Teras Jatiasih Diluncurkan, Pelayanan Publik Kini Terintegrasi dengan UMKM dan Seni

BEKASI – Pemerintah Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, meluncurkan Teras Jatiasih, sebuah ruang pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan layanan administrasi, kesehatan, seni budaya, serta promosi usaha mikro, kecil, dan menengah...

Teras Jatiasih Diluncurkan, Pelayanan Publik Kini Terintegrasi dengan UMKM dan Seni – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

BEKASI – Pemerintah Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, meluncurkan Teras Jatiasih, sebuah ruang pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan layanan administrasi, kesehatan, seni budaya, serta promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Peluncuran Teras Jatiasih dihadiri Camat Jatiasih Dian Herdiana, A.P., M.Si., Sekretaris Kecamatan Jatiasih Engkos Koswara, S.AP., M.Si., Danramil Mayor Kav. Su’ud Mulyadi, dan Kapolsek AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H. Sejumlah tokoh masyarakat, penggerak PKK, dan pelaku UMKM juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Pemerintah Kecamatan Jatiasih menyebut Teras Jatiasih dirancang sebagai ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat.

Konsep tersebut tidak hanya menempatkan pelayanan administrasi sebagai fungsi utama, tetapi juga menyediakan ruang untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan warga.

Nama Teras Jatiasih merupakan akronim dari Terpadu, Responsif, Amanah, dan Solutif.

Konsep itu menjadi dasar pengembangan ruang pelayanan yang diharapkan dapat memperpendek jarak interaksi antara pemerintah kecamatan dan masyarakat.

Selain pelayanan administrasi, Teras Jatiasih menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, ruang pertunjukan seni dan budaya lokal, serta sarana promosi bagi produk UMKM masyarakat Jatiasih.

Camat Jatiasih Dian Herdiana mengatakan inovasi tersebut dibangun berdasarkan kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses masyarakat.

Menurut Dian, pelayanan publik perlu menyesuaikan diri dengan kebutuhan warga yang menginginkan proses pelayanan yang cepat, terbuka, dan memberikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

“Teras Jatiasih hadir dari semangat bahwa pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan kebutuhan warga yang ingin serba cepat, terbuka, dan solutif,” kata Dian dalam kegiatan peluncuran, Sabtu 08/8/2026.

Pilihan Editor :  Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Pertalite di SPBU 34.171.46 Bekasi

Ia mengatakan Teras Jatiasih tidak hanya diarahkan sebagai tempat pengurusan administrasi.

Ruang tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengakses kegiatan seni, layanan kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal melalui UMKM.

Tantangan Ada pada Konsistensi Pelayanan

Dian menekankan keberadaan Teras Jatiasih membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Pemerintah kecamatan membuka ruang kolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta warga.

“Kami membuka pintu seluas-luasnya untuk masukan dan kolaborasi agar Jatiasih semakin maju, nyaman, dan berdaya saing,” ujarnya.

Konsep tersebut menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima layanan, tetapi juga sebagai pihak yang dapat terlibat dalam pengembangan berbagai kegiatan di Teras Jatiasih.

Kehadiran ruang terpadu semacam ini sekaligus menempatkan kualitas pelayanan sebagai aspek yang perlu terus diuji melalui pelaksanaan di lapangan.

Penyediaan fasilitas tidak dengan sendirinya menjamin pelayanan menjadi lebih efektif. Konsistensi, keterbukaan informasi, aksesibilitas, serta kemampuan petugas merespons kebutuhan warga akan menjadi bagian penting dalam mengukur keberhasilan inovasi tersebut.

Bagi pelaku UMKM, fasilitas promosi juga perlu diarahkan pada manfaat yang konkret. Tidak cukup hanya menyediakan ruang untuk memajang produk.

Pendampingan, perluasan akses pasar, informasi usaha, dan kesinambungan kegiatan menjadi faktor yang dapat menentukan seberapa besar fasilitas tersebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Begitu pula dengan layanan kesehatan gratis dan kegiatan seni budaya.

Keberlanjutan program, jadwal pelayanan yang jelas, serta informasi yang mudah diakses masyarakat akan menjadi penentu agar fasilitas tidak berhenti sebagai simbol inovasi pelayanan publik.

Pemerintah Kecamatan Jatiasih menyatakan Teras Jatiasih akan dibuka sebagai ruang bersama bagi masyarakat.

Pilihan Editor :  Lanal Sabang Mantapkan Profesionalisme Prajurit Lewat Latihan Menembak

Pemerintah berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memperkuat interaksi antara aparatur dan warga sekaligus mendukung kegiatan sosial, kesehatan, seni budaya, dan ekonomi masyarakat.

Dengan peluncuran tersebut, Teras Jatiasih kini memasuki tahap pelaksanaan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan konsep Terpadu, Responsif, Amanah, dan Solutif benar-benar terlihat dalam praktik pelayanan sehari-hari dan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Jatiasih.**/Ihwan

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *