Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi Garuda XX-V MONUSCO
Jakarta Timur, 6 Agustus 2026 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyambut kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO melalui Komandan PMPP TNI Mayor Jenderal TNI Iwan Bambang...

Jakarta Timur, 6 Agustus 2026 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyambut kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO melalui Komandan PMPP TNI Mayor Jenderal TNI Iwan Bambang Setiawan.
Upacara penyambutan berlangsung di Lapangan Apel B-3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (6/8), sebagai penghormatan atas keberhasilan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sebanyak 175 prajurit kembali ke Indonesia setelah menuntaskan penugasan dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo selama 2025–2026.
Penyambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, profesionalisme, serta kontribusi nyata prajurit TNI dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional.
Keberhasilan Satgas Kizi sekaligus mempertegas komitmen Indonesia melalui TNI untuk terus berperan aktif mendukung agenda perdamaian dunia di bawah mandat PBB.
Mayor Jenderal TNI Iwan Bambang Setiawan membacakan amanat Panglima TNI di hadapan seluruh peserta upacara dan tamu undangan.
Menurut Panglima TNI, Satgas Kizi berhasil melaksanakan seluruh mandat yang diberikan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan capaian kinerja yang terus meningkat.
Keberhasilan tersebut menunjukkan kesiapan prajurit TNI menjalankan tugas internasional secara profesional, adaptif, dan bertanggung jawab dalam berbagai situasi penugasan.
Profesionalisme Perkuat Diplomasi Militer
Panglima TNI menegaskan keberhasilan misi mencerminkan komitmen TNI menghadirkan prajurit profesional sekaligus memperkuat diplomasi militer Indonesia di tingkat global.
Kontribusi Satgas Kizi juga memperlihatkan konsistensi Indonesia dalam mendukung upaya penyelesaian konflik melalui mekanisme pemeliharaan perdamaian internasional.
“Satgas Kizi TNI berhasil melaksanakan seluruh mandat PBB dengan capaian kinerja yang terus meningkat. Keberhasilan itu mencerminkan komitmen TNI menghadirkan prajurit profesional,” demikian amanat Panglima TNI.
Selain memberikan apresiasi, Panglima TNI menginstruksikan seluruh personel segera melaksanakan konsolidasi setelah menyelesaikan penugasan di luar negeri.
Setiap prajurit juga wajib mengikuti ketentuan karantina kesehatan sesuai prosedur yang berlaku sebelum kembali menjalankan tugas di satuan masing-masing.
Panglima TNI turut mendorong seluruh personel mengimplementasikan pengalaman penugasan sebagai bekal meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pada masa mendatang.
Pengalaman selama bertugas di wilayah konflik diharapkan memperkuat kemampuan teknis, kepemimpinan, serta kerja sama lintas negara dalam setiap operasi.
Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga kesiapan operasional sekaligus meningkatkan kapasitas prajurit menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
Upacara penyambutan turut dihadiri Wakil Inspektur Jenderal TNI, para pejabat Mabes TNI, pejabat PMPP TNI, serta sejumlah pejabat terkait.
Kehadiran para pejabat menunjukkan penghargaan institusi terhadap pengabdian personel Satgas Kizi selama menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Selama penugasan, Satgas Kizi mengemban tanggung jawab mendukung misi pemeliharaan perdamaian melalui kemampuan zeni militer sesuai mandat MONUSCO.
Keberhasilan itu semakin memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap kualitas prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian multinasional.
Melalui kontribusi tersebut, Indonesia kembali menegaskan politik luar negeri bebas aktif yang diwujudkan melalui partisipasi nyata dalam menjaga perdamaian dunia.
Penyambutan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO menjadi penanda berakhirnya satu siklus penugasan sekaligus awal pemanfaatan pengalaman mereka untuk memperkuat kesiapan operasional TNI di masa depan.









