Pemilihan Ketua RT 010 Kirana Cibitung Digelar Layaknya TPS, Warga Antusias Mencoblos

"Transparansi dan integritas panitia menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan."

Pemilihan Ketua RT 010 Kirana Cibitung Digelar Layaknya TPS, Warga Antusias Mencoblos – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 1 Komentar

Bekasi – Warga Perumahan Kirana Cibitung, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, menggelar pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) 010/RW 024 dengan mekanisme menyerupai Tempat Pemungutan Suara (TPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (5/4/2026).

Pemilihan yang berlangsung di aula perumahan tersebut diikuti warga secara antusias sejak pagi hari, dengan sistem pencoblosan langsung, terstruktur, dan melibatkan panitia pelaksana.

Sejak pukul 08.00 WIB, warga mulai berdatangan ke lokasi pemungutan suara dengan membawa undangan.

Setibanya di lokasi, warga terlebih dahulu melakukan registrasi untuk memperoleh surat suara.

Proses kemudian dilanjutkan dengan pencoblosan di bilik suara, sebelum surat suara dimasukkan ke dalam kotak yang dijaga panitia.

Pemilihan ini diikuti oleh tiga kandidat Ketua RT, yakni Riyadi sebagai calon nomor urut satu, Sigit nomor urut dua, dan Muntoha nomor urut tiga.

Ketiganya bersaing secara terbuka dalam proses demokrasi tingkat lingkungan yang dinilai warga berlangsung tertib dan transparan.

Ketua Panitia Pemilihan RT 010, Lambang Dian Utomo, mengatakan pelaksanaan pemilihan dengan sistem TPS ini merupakan pengalaman baru bagi warga setempat.

Ia menyebut, meski pemilihan RT sebelumnya telah beberapa kali dilakukan, metode pencoblosan langsung seperti ini baru pertama kali diterapkan.

“Ini sudah pemilihan yang keempat, namun baru kali ini kami menggunakan sistem seperti TPS. Antusiasme warga cukup tinggi, dan suasana berjalan tertib serta kondusif,” ujar Lambang saat ditemui di lokasi.

Ia menegaskan, pemilihan Ketua RT bukan semata ajang kompetisi, melainkan sarana memperkuat kebersamaan dan kedewasaan berdemokrasi di tingkat masyarakat.

Pilihan Editor :  Ditanya Soal Dirut PDAM Tertidur, Ketua DPRD Kota Bekasi: Coba Tanya Pansus

Menurutnya, baik pemilihan secara aklamasi maupun langsung pada prinsipnya tidak berbeda, selama pemimpin yang terpilih mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab.

“Yang terpenting bukan metode pemilihannya, tetapi bagaimana pemimpin yang terpilih dapat menjalankan tugas dengan baik dan membawa lingkungan menjadi lebih harmonis,” katanya.

Selain proses pemungutan suara, panitia juga menyediakan doorprize bagi warga sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Undian doorprize diberikan berdasarkan nomor undangan yang dimiliki warga setelah mengikuti proses pencoblosan.

Foto Istimewa 7

Visi Kandidat dan Harapan Warga

Masing-masing kandidat menyampaikan visi yang berfokus pada penguatan kehidupan sosial warga.

Riyadi, calon nomor urut satu, menekankan pentingnya kerukunan antarwarga sebagai fondasi utama pembangunan lingkungan.

Ia menilai keharmonisan sosial akan berdampak positif pada seluruh aspek kehidupan di tingkat RT.

Sementara itu, Sigit sebagai calon nomor urut dua mengusung visi bertajuk “Semangat Baru RT 10 Ku”. Ia menitikberatkan pada pembangunan keseimbangan rohani dan jasmani warga melalui peningkatan kegiatan sosial dan olahraga.

Dalam misinya, Sigit berencana memaksimalkan fasilitas olahraga seperti bulutangkis, voli, tenis meja, futsal, hingga kegiatan senam warga.

Ia juga menguraikan sejumlah langkah strategis apabila terpilih, antara lain menyusun perencanaan yang matang, membentuk kepengurusan yang solid, bekerja secara ikhlas, serta melakukan pengawasan yang konsisten dalam pelaksanaan program kerja.

Adapun Muntaha, calon nomor urut tiga, mengusung visi menciptakan lingkungan RT 010 yang aman, bersih, rukun, dan transparan.

Ia menekankan pentingnya tata kelola lingkungan yang terbuka serta partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban dan kebersihan.

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan harapan agar pemimpin terpilih nantinya benar-benar amanah dan mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat.

Pilihan Editor :  Rapat Evaluasi Pemilukada Kota Bekasi: Mengulas Kesuksesan dan Menanti Keputusan Akhir

Mereka menilai peran Ketua RT sangat krusial dalam menjaga keharmonisan serta kelancaran urusan administratif warga.

“Kalau pemimpin tidak amanah, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Urusan bisa jadi rumit dan hubungan antarwarga bisa terganggu,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga mengingatkan agar seluruh proses pemilihan tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku di lingkungan setempat.

Transparansi dan integritas panitia menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan.

“Kita menghargai proses musyawarah warga, tetapi panitia harus tetap menjaga aturan. Yang penting pemilihan berjalan kondusif dan menghasilkan pemimpin yang berintegritas,” kata warga lainnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan pemilihan Ketua RT 010 di Perumahan Kirana Cibitung berlangsung tertib, aman, dan partisipatif.

Model pemilihan yang menyerupai sistem TPS dinilai mampu meningkatkan keterlibatan warga sekaligus menjadi sarana edukasi demokrasi di tingkat lingkungan.**/risdy

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

1 Komentar - Lihat semua komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *