Sabtu, 17 Okt 2026
Beranda » EKONOMI » Korea Selatan Siapkan 130,000 Kuota Untuk Pekerja Asing

Korea Selatan Siapkan 130,000 Kuota Untuk Pekerja Asing

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ekonomi – Korea Selatan mengambil langkah besar untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang semakin akut di berbagai sektor industri. Pada 20 Desember 2024, Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja mengumumkan rencana mengizinkan 130,000 pekerja asing masuk ke negara tersebut pada tahun 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari program yang telah berjalan sejak 2004, dirancang untuk membantu majikan lokal yang kesulitan mencari tenaga kerja di sektor-sektor tertentu.

Program ini melibatkan kolaborasi antara Korea Selatan dan 17 negara mitra. Mulai tahun depan, Tajikistan juga akan bergabung sebagai mitra baru dalam program ini.

Para pekerja asing yang datang akan mendapatkan akses ke beberapa jenis visa kerja, seperti visa E-9, E-8, dan E-10, masing-masing disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sektor tertentu.

Kuota pekerja asing yang ditetapkan untuk tahun 2025 adalah 130,000, sedikit lebih rendah dibandingkan kuota tahun ini yang mencapai 165,000.

Namun, angka ini tetap mencerminkan upaya serius pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar tenaga kerja. Berikut rincian distribusi kuota pekerja asing :

  • Manufaktur: hingga 72,000 pekerja
  • Pertanian dan peternakan: maksimum 10,000 pekerja
  • Layanan: 3,000 pekerja
  • Pembangunan kapal: 2,500 pekerja
  • Konstruksi: 2,000 pekerja

Sisa kuota sebanyak 32,000 akan dialokasikan berdasarkan permintaan tambahan dari berbagai industri. Selain itu, pemerintah berencana menerbitkan 75,000 visa E-8 untuk pekerja musiman, naik dari 68,000 pada tahun ini.

Visa E-8 memungkinkan pekerja asing bekerja selama periode sibuk hingga delapan bulan. Untuk visa E-10, yang khusus bagi kru kapal, kuotanya diperkirakan mencapai 2,100 pekerja.

Para pekerja asing akan ditempatkan di sektor-sektor yang paling membutuhkan tenaga kerja. Visa E-9 memberi kesempatan kepada pekerja asing untuk bekerja di berbagai industri seperti manufaktur, pertanian, dan layanan.

Pilihan Editor :  Babinsa Koramil 01/Tgr Dukung Layanan Kesehatan Warga Sukasari

Sementara itu, visa E-8 dirancang khusus untuk kebutuhan musiman, seperti masa panen di sektor pertanian. Alokasi kuota untuk setiap sektor dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan industri dan permintaan pasar.

Kekurangan tenaga kerja telah menjadi salah satu tantangan utama bagi Korea Selatan, terutama di sektor manufaktur, pertanian, dan layanan. Dengan populasi yang menua dan tingkat kelahiran yang rendah, negara ini menghadapi kesenjangan tenaga kerja yang signifikan.

Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya membantu menstabilkan ekonomi, tetapi juga mendukung majikan dalam mempertahankan produktivitas.

Penurunan kuota pekerja asing dibandingkan tahun lalu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi, termasuk potensi resesi global.

Namun, langkah ini tetap memberikan peluang besar bagi pekerja asing untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Korea Selatan, sekaligus membuka pintu bagi hubungan kerja sama internasional yang lebih erat.

Dengan kebijakan ini, Korea Selatan menunjukkan komitmennya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi krisis tenaga kerja yang selama ini membayangi berbagai sektor industri.

Selain itu, kebijakan ini menciptakan peluang kerja bagi pekerja asing yang ingin mencari penghidupan lebih baik, sambil membantu memperkuat hubungan bilateral antara Korea Selatan dan negara-negara mitra.

Namun, tantangan tetap ada. Pemerintah Korea Selatan perlu memastikan bahwa masuknya pekerja asing ini tidak memengaruhi kesempatan kerja tenaga kerja lokal.

Selain itu, perlindungan hak-hak pekerja asing juga harus menjadi prioritas utama untuk menghindari potensi eksploitasi.

Keputusan Korea Selatan untuk membuka pintu bagi 130,000 pekerja asing pada tahun 2025 adalah langkah strategis yang berani. Dengan kebijakan ini, negara tersebut tidak hanya berupaya mengatasi tantangan internal tetapi juga mempererat hubungan internasional dengan negara-negara mitra.

Pilihan Editor :  Panik Motor Hilang? Begini Cara Melacaknya Pakai HP dengan Mudah dan Cepat!

Apakah langkah ini akan berhasil mengatasi krisis tenaga kerja di Korea Selatan? Waktu yang akan membuktikan.

Dalam dunia yang semakin terhubung, kebijakan seperti ini menunjukkan bagaimana kerja sama internasional dapat menjadi solusi bagi masalah domestik.

Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi pekerja asing untuk berkontribusi dalam ekonomi global, menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk semua pihak yang terlibat.

(Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Satgas Pamtas TNI Gagalkan Keberangkatan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia

    Satgas Pamtas TNI Gagalkan Keberangkatan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nunukan – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia dari Yonkav 8/NSW/2 Kostrad menggagalkan dugaan pemberangkatan empat calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal menuju Tawau, Malaysia, Senin (12/10/2026). Personel Satgas Pamtas Wilayah Kalimantan Utara Sektor Timur menemukan keempat calon PMI tersebut saat memeriksa kendaraan travel Daihatsu Terios berwarna cokelat bernomor polisi KU 1807 NB di kawasan perbatasan […]

  • Satgas TMMD ke-129 Tuntaskan Pembersihan Lingkungan Kampung Sesor

    Satgas TMMD ke-129 Tuntaskan Pembersihan Lingkungan Kampung Sesor

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan – Satgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan menuntaskan pembersihan lingkungan Kampung Sesor, Distrik Wayer, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut memasuki hari ke-28 atau H+27 pelaksanaan TMMD ke-129 TA 2026 di Kabupaten Sorong Selatan. Personel Satgas membersihkan sejumlah area sekitar fasilitas yang telah mereka bangun selama pelaksanaan program TMMD di Kampung Sesor. Mereka mengangkat sisa […]

  • Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan Gratis Sambut HUT Brimob ke-80

    Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan Gratis Sambut HUT Brimob ke-80

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob Polri ke-80, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Bakti Kesehatan gratis bagi masyarakat di Aula Hartoyo, Mako Batalyon B Pelopor, Cipinang. Sejak pagi, masyarakat sekitar terlihat antusias memanfaatkan kesempatan […]

  • Lapor Ahmadi Madong Melaju Pesat, Respons Wali Kota Justru Berbelok

    Lapor Ahmadi Madong Melaju Pesat, Respons Wali Kota Justru Berbelok

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi, Senin (01/12/2025) – Di tengah situasi darurat yang menimpa pasangan muda di Jatibening, program “Lapor Gerak Cepat” yang digagas anggota DPRD Kota Bekasi Komisi II, Ahmadi (Madong), menunjukkan kelasnya; cepat, tanggap, dan langsung ke inti masalah. Sementara ditempat lain, penanganan keluhan publik di tingkat kota justru menuai sorotan karena dianggap tidak responsif. Nuraini Putri […]

  • Danlanal Bintan Dampingi Menpar RI Kunjungi Pulau Penyengat

    Danlanal Bintan Dampingi Menpar RI Kunjungi Pulau Penyengat

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan, Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis (16/10/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Kepulauan Riau, karena Pulau Penyengat tengah diajukan dalam proses penilaian PATA Gold Award, […]

  • Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Upacara HUT ke-80 TNI AU

    Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Upacara HUT ke-80 TNI AU

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto memimpin upacara HUT ke-80 TNI Angkatan Udara di Apron Base Ops, Kamis, 9 April 2026. Upacara berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh personel Lanud Sultan Hasanuddin serta satuan jajaran yang berada di bawah koordinasi operasional. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas delapan dekade pengabdian TNI […]

expand_less