RTLH di Mentawai Rampung, Satgas TNI AD Siapkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Mentawai – Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Nina Anthi di Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, memasuki tahap akhir. Menjelang penyelesaian pekerjaan, personel Satgas Karya Bakti...

Mentawai – Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Nina Anthi di Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, memasuki tahap akhir.
Menjelang penyelesaian pekerjaan, personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 melakukan pembersihan menyeluruh di area rumah yang telah direhabilitasi, Jumat (12/6/2026), sebagai bagian dari proses finishing sebelum rumah diserahkan kepada penerima manfaat.
Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting dalam rangka memastikan rumah yang telah diperbaiki tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga siap ditempati dalam kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Personel Satgas bersama-sama membersihkan sisa material bangunan, merapikan halaman rumah, serta menata area sekitar agar terbebas dari limbah konstruksi yang berpotensi mengganggu kenyamanan penghuni.
Program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran dalam Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga melalui penyediaan tempat tinggal yang aman dan sehat.
Komandan Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat mengatakan bahwa kegiatan pembersihan merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan secara menyeluruh.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik rumah, tetapi juga dari kesiapan lingkungan sekitar yang mendukung kenyamanan penerima manfaat.
“Pengerjaan RTLH milik Ibu Nina Anthi saat ini telah memasuki tahap finishing. Selain menyelesaikan pekerjaan konstruksi, personel Satgas juga melaksanakan pembersihan area sekitar rumah agar rumah tersebut dapat langsung ditempati dengan nyaman dan sehat,” kata Dansatgas dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, setiap tahapan rehabilitasi dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kualitas bangunan dan kelayakan lingkungan.
Karena itu, sebelum proses serah terima dilakukan, personel Satgas memastikan seluruh pekerjaan telah diselesaikan sesuai target yang ditetapkan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai utama dalam program Karya Bakti TNI AD.
Selain melibatkan personel TNI, sejumlah warga turut memberikan dukungan selama proses rehabilitasi berlangsung, mulai dari tahap pembangunan hingga penataan lingkungan sekitar rumah.
Kondisi geografis Kepulauan Mentawai yang terdiri atas wilayah kepulauan dan memiliki tantangan akses transportasi tersendiri membuat pelaksanaan pembangunan membutuhkan koordinasi yang baik antara berbagai pihak.
Meski demikian, program rehabilitasi RTLH tetap dapat berjalan sesuai rencana berkat dukungan masyarakat dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat.
Program Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Keberadaan program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Program tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga, terutama keluarga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.
Bagi penerima manfaat, rehabilitasi rumah tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Rumah yang layak huni menjadi salah satu kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas masyarakat.
Selain membantu penyediaan hunian yang lebih layak, program ini juga dinilai memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Keterlibatan personel TNI dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di daerah menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dibangun melalui berbagai program teritorial.
Pembersihan area rumah yang dilakukan menjelang penyelesaian rehabilitasi menunjukkan perhatian terhadap detail pekerjaan dan kepedulian terhadap kenyamanan penerima manfaat.
Langkah tersebut sekaligus memastikan rumah yang telah selesai direhabilitasi dapat segera dimanfaatkan tanpa harus melalui proses penataan tambahan yang memakan waktu.
Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kepulauan Mentawai diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur dan rehabilitasi rumah, tetapi juga melalui tumbuhnya semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan selesainya rehabilitasi RTLH milik Nina Anthi, warga setempat berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap hunian yang layak, sehat, dan aman.
Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terluar.**/Fais









