14 Tiang Dicoret Jadi Mural, Kolong Flyover Cipendawa Bersolek Jelang Porprov
- account_circle Firman Ugm
- calendar_month 50 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOTA BEKASI – Kawasan kolong Flyover Cipendawa, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, mulai bertransformasi menjadi ruang publik yang lebih artistik.
Sebanyak 14 tiang flyover disulap menjadi media lukisan mural melalui lomba bertajuk WALKER (Wall Keren), yang melibatkan masyarakat setempat menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, dan Nippon Paint untuk mempercantik lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan ruang di bawah infrastruktur jalan layang.
Sebanyak 14 tim ambil bagian dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 13 tim perwakilan rukun warga (RW) dan satu tim Karang Taruna.
Masing-masing peserta menuangkan gagasan dan kreativitas melalui lukisan mural pada tiang-tiang flyover.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut meninjau sekaligus melakukan penilaian terhadap hasil karya peserta pada Minggu (1/11/2026).
Ia didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi Nadih Arifin serta Lurah Bojong Menteng Kodriana.
Tri mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam penataan kawasan tersebut.
Menurutnya, ruang di bawah jembatan layang yang selama ini kerap dipandang sebagai kawasan kurang tertata dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang memiliki nilai estetika sekaligus fungsi sosial.
“Mindset kita selama ini, kolong jembatan pasti kumuh. Tetapi, kita ingin mengubahnya menjadi kawasan yang indah dan bermanfaat bagi masyarakat. Di bawah flyover ini juga sudah tersedia lapangan basket dan skate park yang dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga,” ujar Tri.
Selain penataan melalui mural, Pemkot Bekasi berencana menambah sejumlah fasilitas pendukung untuk memperluas fungsi kawasan. Fasilitas tersebut antara lain bangku taman serta sarana permainan tradisional dan rekreasi, seperti catur dan ludo.
Pemerintah daerah juga merencanakan kawasan kolong Flyover Cipendawa sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di wilayah Rawalumbu.
Rencana tersebut diarahkan untuk menjadikan kawasan itu sebagai ruang interaksi sosial, olahraga, dan rekreasi masyarakat. Namun, realisasi pengembangan fasilitas dan penyelenggaraan CFD masih memerlukan tindak lanjut dari pemerintah daerah.
Berita lainnya: Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen Achiruddin Resmi Menjabat
Dorong Ruang Publik Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda
Tri menegaskan, pembangunan dan penataan fasilitas publik perlu diikuti dengan pembinaan generasi muda. Menurutnya, keberadaan sarana olahraga dan ruang kreatif harus memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi serta bakat sejak usia dini.
“Kita latih anak-anak kita untuk berprestasi sejak dini. Kota Bekasi sudah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana olahraga bertaraf internasional. Tinggal bagaimana fasilitas ini kita manfaatkan bersama untuk melahirkan generasi yang sehat, aktif, dan berprestasi,” katanya.
Melalui program WALKER, Pemkot Bekasi berharap penataan lingkungan perkotaan tidak selalu bergantung pada pembangunan infrastruktur baru.
Pemanfaatan ruang yang telah tersedia, disertai kreativitas dan partisipasi masyarakat, dinilai dapat menjadi alternatif untuk menghadirkan lingkungan yang lebih menarik dan produktif.
Momentum menjelang Porprov Jawa Barat XV juga menjadi kesempatan bagi Kota Bekasi untuk memperlihatkan kolaborasi antara seni, olahraga, dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ruang publik.
Meski demikian, keberlanjutan program tersebut akan bergantung pada pemeliharaan mural, pengelolaan fasilitas, serta konsistensi keterlibatan warga dan pemerintah dalam menjaga kawasan kolong Flyover Cipendawa agar tetap bersih, aman, dan bermanfaat.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Firman Ugm
Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

