Wali Kota Bekasi Takziah Korban Meninggal Akibat Terseret Arus
Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung meninjau empat titik banjir di Kecamatan Bekasi Timur sekaligus menyampaikan duka cita kepada keluarga korban meninggal.
Pertama, Tri Adhianto mendatangi Underpass Jalan Raya Nonon Sontanie dan menerima laporan kerusakan jalan yang kerap memicu kecelakaan saat banjir melanda.
Gerak Cepat Walikota Bekasi Tangani Sumber Banjir
Di lokasi itu, ia menemukan kebocoran dinding penahan sungai yang memungkinkan air masuk dan menggenangi kawasan Perumahan Duren Jaya.
Selanjutnya, ia langsung menginstruksikan perangkat daerah memperbaiki dinding sungai agar aliran air tidak kembali menyerbu permukiman warga.
Selain itu, ia memerintahkan penerbitan surat peringatan bagi pedagang agar tidak berjualan di tepi sungai dan area underpass demi menjaga kelancaran aliran air.
Kemudian, Tri Adhianto meninjau Polder Air RW 14 Kelurahan Bekasi Jaya dan mengapresiasi warga yang sigap mengoperasikan pompa saat banjir.
Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan warga berperan besar dalam menekan ketinggian genangan dan meminimalkan dampak banjir di lingkungan sekitar.
“Warga yang bergerak cepat seperti ini menjadi pahlawan saat banjir, karena pompa mampu mengurangi dampak genangan,” tegas Tri Adhianto.
Walikota Takziah ke Rumah Duka Korban Banjir
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia juga bertakziah ke rumah duka korban banjir di kawasan Perumnas 3.
Seorang warga, Namat bin Rinin dari Aren Jaya, meninggal akibat terseret arus, sehingga keluarga menyemayamkan jenazah di Masjid Jami Nurul Falah.
Wali Kota menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga korban sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.
Walikota Memastikan Pompa Bekerja di Rumah Pompa Lengkak
Berikutnya, Tri Adhianto bersama Dandim dan Kapolres meninjau banjir di Perumahan Duren Jaya sambil menyapa dan menyemangati anak-anak.
Ia mengingatkan mereka untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan meski berada di tengah situasi banjir.
Akhirnya, Wali Kota menutup peninjauan di Rumah Pompa Lengkak RW 08 dengan memastikan pompa bekerja optimal dan pintu air terbuka maksimal.
Langkah tersebut bertujuan menjaga aliran tetap terkendali agar Perumahan Duren Jaya dan wilayah sekitar terhindar dari genangan yang lebih parah.







