Jumat, 30 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Dua Labu Siam Berujung Maut, Lansia Tewas Dianiaya di Cugenang

Dua Labu Siam Berujung Maut, Lansia Tewas Dianiaya di Cugenang

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cugenang – Insiden tragis terjadi di wilayah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Seorang pria lanjut usia berinisial M meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan berat yang diduga dipicu persoalan pengambilan dua buah labu siam.

Korban sempat menjalani perawatan selama dua hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya.

Peristiwa tersebut kini ditangani jajaran Polsek Cugenang di bawah naungan Polres Cianjur.

Aparat telah mengamankan seorang pria berinisial U yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.

Kanit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Muslikan, menjelaskan korban mengalami luka berat di bagian wajah, leher, dan dada akibat pukulan berulang.

“Luka yang diderita korban cukup serius pada bagian wajah, leher, dan dada akibat pukulan berulang yang dilayangkan oleh pelaku agar korban mengakui perbuatannya,” ujar Muslikan, Selasa (3/3/2026).

Menurut keterangan kepolisian, insiden bermula ketika pelaku menduga korban mengambil dua buah labu siam dari kebun yang digarapnya tanpa izin.

Pelaku mengaku emosi karena sebelumnya kerap kehilangan hasil kebun.

Saat mengetahui ada seseorang yang memetik labu, pelaku langsung melakukan pengejaran hingga terjadi aksi kekerasan.

Korban sempat mendapat perawatan medis.

Namun, kondisi kesehatannya terus memburuk akibat dampak penganiayaan tersebut.

Setelah dua hari dirawat, korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 458 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Penyidik masih melengkapi berkas perkara dan mendalami unsur-unsur pidana dalam kasus tersebut untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Faktor Ekonomi dan Ledakan Emosi

Di sisi lain, keluarga korban menyampaikan versi mereka terkait latar belakang peristiwa itu.

Cucum Suhenda, adik korban, mengatakan kakaknya diduga mengambil labu siam tersebut untuk dimasak sebagai menu berbuka puasa.

Baca juga :  Irjen Pol Dedi Prasetyo, Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Ia menyebut korban bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak tetap dan hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Keterangan keluarga ini menambah dimensi sosial dalam peristiwa tersebut.

Dugaan pengambilan dua buah labu siam, yang secara nilai ekonomi relatif kecil, berujung pada tindak kekerasan yang merenggut nyawa.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan lebih luas mengenai tekanan ekonomi masyarakat dan pengendalian emosi dalam menyelesaikan persoalan.

Meski demikian, aparat penegak hukum menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan objektif berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada penyidik.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Serahkan proses hukum kepada pihak kepolisian agar keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarganya,” kata Muslikan.

Kasus ini menambah daftar tindak kekerasan yang dipicu persoalan sepele namun berujung fatal.

Aparat menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur komunikasi dan hukum, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Hingga kini, tersangka U masih menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat konstruksi perkara.

Proses penyidikan terus berjalan guna memastikan seluruh fakta terungkap secara terang dan akuntabel.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa persoalan kecil dapat berubah menjadi tragedi ketika emosi tak terkendali dan penyelesaian masalah tidak ditempuh melalui mekanisme yang benar.

Aparat berkomitmen menuntaskan perkara tersebut secara profesional sesuai hukum yang berlaku.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Interesting

  • Bento, Warga Jatibening Baru Laksanakan Kurban Mandiri

    Bento, Warga Jatibening Baru Laksanakan Kurban Mandiri

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Ini adalah cara kami untuk tetap menjaga tradisi dan memastikan bahwa semua orang bisa merasakan kebahagiaan Idul Adha

  • TNI Intensifkan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Melawi

    TNI Intensifkan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Melawi

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Melawi – TNI mengintensifkan penyuluhan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Tim Penyuluh Pencegahan Karhutla TNI melaksanakan kegiatan secara serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Melawi, Sabtu (12/9/2026). Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman Karhutla sekaligus memperkuat upaya pencegahan di tingkat desa. Penyuluhan menjangkau sejumlah desa […]

  • Dankodaeral IX Didampingi Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI

    Dankodaeral IX Didampingi Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ambon,- Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., didampingi Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Inca Hanarko Djodi P., melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di wilayah kerja Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Saumlaki, Rabu (05/11/2025). Dankodaeral IX beserta rombongan tiba di Bandar Udara Mathilda Batlayeri pada pukul […]

  • Jungle FTX SGS 2026 Uji Kemampuan Tempur 347 Prajurit Multinasional

    Jungle FTX SGS 2026 Uji Kemampuan Tempur 347 Prajurit Multinasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Martapura, Sumatera Selatan – Sebanyak 347 personel dari lima negara menguji kemampuan tempur dalam Jungle Field Training Exercise (Jungle FTX) SGS 2026. Latihan berlangsung di Area Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Sabtu (5/9/2026). Jungle FTX melibatkan 107 personel Indonesia, 141 personel US Army, 49 personel Australia, 40 personel India, dan 10 […]

  • Lanal Dumai Panen Sayur Segar dari Kebun Ketahanan Pangan

    Lanal Dumai Panen Sayur Segar dari Kebun Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Hamparan hijau kebun sayur di Markas Komando Lanal Dumai pagi itu tampak ramai. Senyum para prajurit dan keluarga besar TNI AL tersungging saat mereka memetik hasil panen aneka sayur segar, Selasa (28/7/2025). Panen ini dipimpin langsung Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S. bersama Ketua Jalasenastri Cabang 4 Korcab I […]

  • Satgas Sampah Koramil 01 Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Gempol Raya

    Satgas Sampah Koramil 01 Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Gempol Raya

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Satgas Sampah Koramil 01/Tangerang bersama masyarakat membersihkan tumpukan sampah di Jalan Gempol Raya, Kelurahan Kunciran, Kota Tangerang. Kegiatan berlangsung di RT 04/RW 02, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (19/8/2026). Personel gabungan turun langsung mengangkat sampah yang menumpuk di sepanjang jalan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut juga bertujuan mengurangi potensi gangguan […]

expand_less