Seleknas Sepak Takraw Menuju Asian Games 2026
Jakarta – Sebanyak 94 atlet sepak takraw dari berbagai daerah bersaing dalam Seleksi Nasional di Kampus Universitas Negeri Jakarta, Rabu, 11/02/2026.
Sekretaris Jenderal PB PSTI, Prof. Nukrawi, membuka langsung seleknas dan menegaskan pentingnya proses pembinaan menuju Asian Games 2026 di Jepang.
“Seleknas ini bukan sekadar memilih atlet terbaik, tetapi menyiapkan fondasi tim solid agar Indonesia berprestasi di level Asia,” ujarnya.
PB PSTI kemudian menerapkan sistem promosi dan degradasi selama pemusatan latihan nasional dengan evaluasi ketat setiap bulan.
“Kami mengevaluasi fisik, teknik, taktik, dan mental bertanding secara berkala serta mengganti atlet yang tidak menunjukkan peningkatan,” kata Nukrawi.
Selain seleknas, PB PSTI menyiapkan Liga Sepak Takraw Nasional pada April 2026 untuk memperluas pembinaan dan memantau performa atlet.
Sebanyak 94 peserta berasal dari hasil pemantauan daerah dan menjalani uji teknik dasar, strategi, kondisi fisik, serta simulasi pertandingan.
PB PSTI menargetkan komposisi tim nasional yang kompetitif dan siap menjalani program pelatnas terukur menuju Asian Games 2026.
Kampus UNJ menyediakan fasilitas olahraga memadai dan akses mudah sehingga mendukung kelancaran seleksi atlet dari berbagai wilayah.
Momentum seleknas ini diharapkan mendorong kebangkitan prestasi sepak takraw Indonesia sekaligus memperkuat regenerasi atlet nasional secara berkelanjutan.

Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi






