PPAL Ikut Gerakan Tanam Tebu Nasional di Subang, Perkuat Target Swasembada Gula 2027
Subang, 3 Juni 2026 – Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) terlibat langsung dalam Gerakan Tanam Tebu Serentak Nasional untuk mempercepat swasembada gula. Kegiatan berlangsung di Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten...

Subang, 3 Juni 2026 – Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) terlibat langsung dalam Gerakan Tanam Tebu Serentak Nasional untuk mempercepat swasembada gula.
Kegiatan berlangsung di Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang.
Pemerintah menjalankan program ini sebagai bagian strategi ketahanan pangan nasional.
Program ini mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian.
Pemerintah menargetkan peningkatan produksi gula nasional secara terukur hingga 2027.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut dari unsur pemerintah dan BUMN.
Mereka antara lain Dirjen Perkebunan Ali Jamil dan Dirut SGN Mahmudi.
Selain itu, Dirut PG Rajawali II Ardian Wijanarko turut menghadiri kegiatan.
Kelompok tani setempat juga berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program.
Direktur Utama SGN Mahmudi memaparkan kondisi industri gula nasional. Ia menyebut SGN mengelola 39 pabrik gula di berbagai daerah.
Mahmudi menjelaskan luas areal tebu mencapai 97.097 hektare saat ini.
Ia menargetkan produksi gula nasional mencapai 5 juta ton pada 2027.
“Program ini kami dorong untuk meningkatkan produksi gula nasional,” ujar Mahmudi.
Ia menekankan peran petani dalam mendukung industri gula nasional.
Mahmudi menyebut sekitar 600 ribu petani terlibat dalam sektor tersebut.
Ia menilai keterlibatan petani menjadi kunci peningkatan produksi nasional.
Percepatan Hilirisasi dan Dukungan Pemerintah
Dirjen Perkebunan Ali Jamil menjelaskan cakupan pelaksanaan program nasional ini.
Ia menyebut kegiatan tanam tebu berlangsung serentak di 30 titik.
Ali menegaskan program ini mempercepat hilirisasi sektor perkebunan nasional. Ia juga menyoroti pentingnya peran daerah dalam pencapaian target produksi.
Jawa Barat mendapat target penanaman seluas 8.000 hektare. Kabupaten Subang menerima target khusus sebesar 2.000 hektare.
Pemerintah menyediakan dukungan bibit unggul dan pupuk bersubsidi. Langkah ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya tebu.
Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono menyampaikan dukungan tegas. Ia menilai program ini sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan nasional.
“PPAL mendukung penuh swasembada pangan, termasuk swasembada gula,” ujar Yudo.
Ia menekankan keterkaitan erat antara ketahanan pangan dan ketahanan negara.
Yudo menilai keterlibatan seluruh elemen bangsa menjadi faktor penentu keberhasilan. Ia menyebut peran purnawirawan dapat memperkuat implementasi program nasional.
“Keterlibatan semua pihak akan meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.
Ia juga menilai program ini mampu menekan ketergantungan impor gula.
Peserta kemudian melakukan penanaman tebu secara simbolis di lokasi kegiatan.
Aksi tersebut menunjukkan komitmen bersama mendukung program pemerintah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar di lapangan. Peserta menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat.
Program ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian swasembada gula nasional.
Selain itu, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.









