Jumat, 2 Okt 2026
Beranda » BERITA » Polisi Selidiki Kasus Dosen Diduga Lecehkan 15 Mahasiswa di NTB

Polisi Selidiki Kasus Dosen Diduga Lecehkan 15 Mahasiswa di NTB

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
  • print Cetak

Mataram – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen pria terhadap 15 mahasiswa di Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan masyarakat luas.

Pelaku, yang diidentifikasi sebagai LR, diduga memiliki orientasi seksual sesama jenis dan menggunakan berbagai cara untuk mendekati serta melakukan tindakan tidak pantas terhadap para korbannya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa penyelidikan intensif tengah dilakukan untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, LR adalah seorang dosen yang mengajar di beberapa perguruan tinggi di NTB. Ia diketahui memiliki akses langsung ke banyak mahasiswa, yang kemudian dimanfaatkan untuk mendekati korban.

Selain itu, Koalisi Stop Kekerasan Seksual NTB telah terlibat aktif dalam mendampingi korban. Perwakilan koalisi, Joko Jumadi, mengungkapkan bahwa mereka saat ini sedang memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada 15 korban yang telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Semua korban yang sudah teridentifikasi adalah mahasiswa. Kami pastikan bahwa nama-nama mereka dan kronologi kejadian telah disampaikan kepada penyidik untuk ditindaklanjuti,” ujar Joko.

LR diduga menggunakan berbagai modus operandi untuk melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswa.

Salah satu modus yang paling mencolok adalah mengajak korban melakukan ‘ritual mandi suci’ dan ‘transfer ilmu’, yang dikemas dengan dalih kegiatan spiritual dan bimbingan akademik. LR juga disebut-sebut mengutip ayat-ayat suci untuk membangun kepercayaan korban sebelum melakukan pelecehan.

Aksi pelecehan ini sebagian besar terjadi di lingkungan kampus, yang seharusnya menjadi tempat aman bagi para mahasiswa untuk belajar.

Dengan memanfaatkan otoritasnya sebagai dosen, pelaku berhasil menciptakan situasi di mana korban merasa sulit untuk menolak atau melaporkan tindakan yang dialaminya.

Pilihan Editor :  KRI Bung Karno-369 Tarik Antusiasme Warga Nias

Kasus ini mulai terungkap pada akhir Desember 2024, setelah seorang korban berani melaporkan pelecehan yang dialaminya ke Polda NTB.

Penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Selasa, 31 Desember 2024, dan menemukan indikasi kuat yang mengarah pada sistematisnya tindakan pelecehan ini.

“Saat olah TKP, kami menemukan kejanggalan berupa perkumpulan para pria yang tidur bersama di lokasi tersebut. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya praktik pelecehan yang dilakukan secara terencana,” ungkap Kombes Syarif dilansir dari news.detik.com. Penyelidikan ini juga mengarah pada pengumpulan bukti lain yang memperkuat laporan para korban.

Menurut Joko Jumadi, kasus ini mencerminkan lemahnya perlindungan terhadap mahasiswa dari tindakan pelecehan seksual di lingkungan akademik.

Ia menegaskan pentingnya perhatian lebih terhadap keamanan dan kenyamanan mahasiswa dalam menjalani kegiatan belajar-mengajar.

“Kami berharap kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa pelecehan seksual adalah masalah serius yang tidak bisa dianggap remeh,” tambahnya.

Lebih jauh, modus operandi yang digunakan oleh LR mengindikasikan adanya penyalahgunaan otoritas untuk mengeksploitasi mahasiswa.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa mungkin ada korban lain yang belum melapor karena merasa takut atau malu.

Penyidik kepolisian kini fokus menggali lebih banyak bukti untuk memperkuat kasus ini. Salah satu langkah yang diambil adalah menelusuri isi percakapan antara pelaku dan korban melalui ponsel.

“Kami sedang mendalami data dari ponsel korban untuk melihat isi chat dan kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor,” ujar Kombes Syarif.

Selain itu, Polda NTB bekerja sama dengan berbagai organisasi, termasuk Koalisi Stop Kekerasan Seksual NTB, untuk memberikan pendampingan yang komprehensif bagi korban.

Penyelidikan juga diarahkan untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum teridentifikasi. Upaya ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban dan mencegah kasus serupa di masa mendatang.

Pilihan Editor :  Kapolri Pimpin Pelantikan Sejumlah Kapolda dan Pengukuhan 2 Jabatan Baru di Polri

Kasus ini telah memicu gelombang keprihatinan di kalangan masyarakat, terutama dari kalangan akademisi dan aktivis.

Banyak pihak menyerukan perlunya reformasi sistem pengawasan di lingkungan kampus untuk memastikan tidak ada lagi celah bagi pelaku kekerasan seksual.

Selain itu, masyarakat menuntut adanya mekanisme pelaporan yang lebih ramah terhadap korban agar mereka tidak ragu untuk menyampaikan pengalaman mereka.

Reformasi ini mencakup edukasi tentang pelecehan seksual, pelatihan untuk dosen dan staf kampus, serta kebijakan yang tegas untuk menangani pelaku pelecehan.

“Kita perlu menciptakan budaya di mana korban merasa aman untuk melapor dan pelaku tahu bahwa tindakan mereka tidak akan ditoleransi,” kata seorang aktivis yang enggan disebutkan namanya.

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh LR menyoroti tantangan besar dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Diharapkan, kolaborasi antara aparat kepolisian, organisasi masyarakat, dan institusi akademik dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan kasus ini dengan tuntas.

Masyarakat pun memiliki peran penting untuk mendukung para korban, mendorong perubahan budaya, dan memastikan keadilan ditegakkan.

Dengan langkah yang tepat, lingkungan kampus dapat menjadi tempat yang benar-benar aman bagi semua pihak untuk belajar dan berkembang.**/red

(bang tama)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Bupati Sumedang Ajak Mahasiswa Baru Berani Bermimpi dan Berkembang

    Bupati Sumedang Ajak Mahasiswa Baru Berani Bermimpi dan Berkembang

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang, – Ratusan mahasiswa baru UPI Kampus Daerah Sumedang mendapatkan motivasi langsung dari Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dalam kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKA-KU) 2025 di Kampus 2 UPI Sumedang, Senin (25/08/2025) Bupati Dony menekankan pentingnya berani bermimpi besar. Ia mencontohkan Abraham Lincoln, yang lahir dari keluarga miskin namun berhasil menjadi Presiden […]

  • Lanal Nias Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa kepada Taruna Hang Tuah Teluk Dalam

    Lanal Nias Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa kepada Taruna Hang Tuah Teluk Dalam

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nias Selatan, 12 Juni 2026 – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nias membina siswa SMA Taruna Hang Tuah Teluk Dalam melalui pelatihan disiplin dan jiwa korsa. Perwira Staf Operasi Lanal Nias, Kapten Laut (P) Didik Pratikno, memimpin langsung kegiatan pembinaan bersama tim pelatih prajurit TNI AL. Kegiatan ini menargetkan pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, […]

  • Bertahun-tahun Hadapi Tantangan, Rumah Pemulasaran, Resmi Hadir DiKota Tasikmalaya

    Bertahun-tahun Hadapi Tantangan, Rumah Pemulasaran, Resmi Hadir DiKota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Tasikmalaya – Polda Jabar mengapresiasi sebesar-besarnya atas peran Kapolres Tasikmalaya Kota yang telah berhasil menginisiasi peresmian pemulasaran jenasah yang telah lama mangkrak. Setelah melalui proses panjang dan berbagai tantangan bertahun-tahun, rumah pemulasaran TMC Eternal Home akhirnya diresmikan pada Sabtu (12/07/2025) di Kota Tasikmalaya. Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra […]

  • Langkah Penuh Makna: Danlanal Simeulue Kukuhkan Kenaikan Pangkat Prajurit

    Langkah Penuh Makna: Danlanal Simeulue Kukuhkan Kenaikan Pangkat Prajurit

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Simeulue — Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan simbol di pundak, tetapi sebuah pengakuan atas dedikasi dan komitmen tanpa henti. Itulah yang tergambar dalam Upacara Kenaikan Pangkat di Pangkalan TNI AL Simeulue yang berlangsung penuh khidmat, Selasa (8/4). Dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Simeulue, Letkol Laut (P) Oyu Mulia Sukmana, S.T., M.T., M.Tr. Opsla., upacara ini […]

  • Tadarus Ramadan Perkuat Mental Personel Brimob

    Tadarus Ramadan Perkuat Mental Personel Brimob

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Suasana pagi Ramadan di Mako Batalyon A Pelopor terasa khusyuk ketika personel Satbrimob Polda Metro Jaya memulai tadarus Al-Qur’an, Jumat, 13/03/2026 Setelah apel pagi, para personel yang tidak menjalankan penugasan segera berkumpul di Masjid At-Taubah untuk mengikuti pembacaan ayat suci. Mereka membaca Al-Qur’an secara bergantian mulai dari Surat Al-Baqarah Juz 2 hingga Juz […]

  • Kapuspen TNI Buka Penataran Penerangan Terintegrasi Era Digital

    Kapuspen TNI Buka Penataran Penerangan Terintegrasi Era Digital

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi resmi membuka Penataran Penerangan Terintegrasi Puspen TNI TA 2025 di Aula SBI Satkomlek TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (25/8/2025). Kegiatan ini diikuti para insan penerangan dari seluruh matra TNI, mulai dari Kapendam, Kadispen Kotama, Kadispen Kodaeral, hingga Kapen Lanud. Dalam arahannya, Kapuspen […]

expand_less