Senin, 26 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Petani Garam Kertawinangun, Luput dari Perhatian Pemerintah Pusat

Petani Garam Kertawinangun, Luput dari Perhatian Pemerintah Pusat

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Indramayu – Petani garam di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menghadapi berbagai tantangan serius akibat minimnya dukungan infrastruktur dari pemerintah pusat. Sejak bertahun-tahun, para petani garam di wilayah ini berjuang untuk mengelola lahan dengan fasilitas yang terbatas, meskipun memiliki potensi besar untuk memproduksi garam berkualitas.

Situasi ini semakin disorot publik, terutama di media sosial, karena kurangnya perhatian dari pemerintah yang dinilai memperburuk kondisi ekonomi petani.

Musim panen garam yang berlangsung pada Agustus hingga September 2024 seharusnya menjadi momen yang menggembirakan bagi para petani, berkat cuaca yang cukup mendukung. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal sebaliknya.

Minimnya sarana penunjang seperti geomembran, yang seharusnya digunakan untuk mempermudah pengelolaan air asin, membuat proses produksi garam kurang maksimal. Banyak petani terpaksa menggunakan geomembran lama yang sudah tidak layak, sehingga kualitas dan kuantitas garam yang dihasilkan jauh dari harapan.

Kendala Bendungan Kali Perawan dan Krisis Air Asin

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi petani garam di Kertawinangun adalah pembangunan Bendungan Kali Perawan yang ironisnya justru menjadi sumber masalah. Alih-alih memperlancar distribusi air asin ke lahan-lahan garam, bendungan tersebut menyebabkan air tawar masuk dan mencampuri air asin.

Hal ini membuat proses pengendapan air tua, yang merupakan salah satu tahap penting dalam produksi garam, menjadi lebih sulit dan memakan waktu lebih lama. Akibatnya, produktivitas menurun drastis dan banyak petani kesulitan memanen garam dalam jumlah yang memadai.

Permasalahan air asin yang tercampur ini juga berimplikasi pada kualitas garam yang dihasilkan. Garam yang kurang bersih dan tidak maksimal kualitasnya menjadi tantangan tersendiri bagi para petani, terutama di tengah persaingan harga di pasar lokal.

Baca juga :  TNI-Polri Jaga Damai Jumat Agung di Puncak Jaya

Para petani berharap agar pemerintah dapat segera memberikan solusi konkret terkait masalah bendungan ini, baik melalui perbaikan infrastruktur maupun pengaturan ulang aliran air asin yang lebih efektif.

Kurangnya Bantuan Pemerintah dan Hambatan Komunikasi

Kendala lain yang dihadapi petani garam di Kertawinangun adalah minimnya bantuan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Menurut Syakroni, S.H., seorang advokat dan pendamping petani garam dari SNPLawfirm Jakarta, miskomunikasi antara petani dan pemerintah desa menjadi salah satu faktor utama terhambatnya bantuan yang seharusnya mereka terima.

Setiap kali petani mengajukan permintaan sarana dan prasarana ke dinas terkait, seringkali terjadi ketidaksesuaian atau bahkan penolakan yang mengakibatkan proses pengajuan berlarut-larut.

Padahal, jika infrastruktur seperti geomembran dan sistem aliran air yang memadai disediakan, hasil panen garam bisa meningkat secara signifikan. Tidak hanya itu, kesejahteraan para petani pun dapat terangkat, mengingat produksi garam yang lebih maksimal akan mendatangkan penghasilan lebih besar bagi keluarga petani.

Petani Garam Kertawinangun, Luput dari Perhatian Pemerintah Pusat
Syakroni, S.H., Advokat dan Mediator Non Hakim di SNPLawfirm Jakarta, Pendamping petani garam blok desa Kertawinangun Kandanghaur Indramayu Jawa barat – Foto oleh Syakroni

Seruan untuk Pemerintah Pusat

Syakroni mengungkapkan bahwa petani garam di Kertawinangun sangat berharap agar pemerintah pusat, terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), segera turun tangan untuk memberikan solusi. Dengan memberikan perhatian lebih pada sarana penunjang yang diperlukan petani, diharapkan mereka bisa meningkatkan hasil produksi garam sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi.

“Kami selaku pendamping petani garam berharap pemerintah pusat segera memberikan solusi nyata agar para petani garam di Kertawinangun dapat lebih bersemangat dan sejahtera bersama keluarganya,” ujar Syakroni.

Dengan kondisi yang semakin mendesak, perhatian pemerintah sangat diperlukan agar petani garam Kertawinangun tidak terus-menerus terpinggirkan. Bantuan berupa perbaikan infrastruktur dan komunikasi yang lebih baik antara petani dan pemerintah sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan sektor garam yang vital bagi perekonomian lokal.(Red/*)

Baca juga :  Maknai Hari Pahlawan, Danlanal Sabang Pimpin Tabur Bunga di Teluk Sabang

SYAKRONI, S.H.,
Whatsapp/Seluler : 0812 9915 3444
Advokat dan Mediator Non Hakim di SNPLawfirm Jakarta (Pendamping petani garam blok desa Kertawinangun Kandanghaur Indramayu Jawa barat)

(rn – ic)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Brimob Polda Metro Jaya Kawal Aksi Solidaritas Palestina di Kedubes AS

    Brimob Polda Metro Jaya Kawal Aksi Solidaritas Palestina di Kedubes AS

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Kawasan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Minggu (27/7/2025), menjadi pusat perhatian publik saat ratusan massa menggelar aksi solidaritas untuk Palestina. Di balik riuhnya orasi dan poster-poster dukungan, pasukan Brimob Polda Metro Jaya hadir mengawal jalannya demonstrasi dengan pendekatan yang berbeda: humanis dan tanpa senjata api. Sejak pagi, Kompi 1 Yon A Pelopor […]

  • Koramil 02/Matraman Gelar Bakti Kesehatan Teritorial, Warga Utan Kayu Utara Nikmati Layanan Gratis

    Koramil 02/Matraman Gelar Bakti Kesehatan Teritorial, Warga Utan Kayu Utara Nikmati Layanan Gratis

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    JAKARTA TIMUR – Koramil 02/Matraman, Kodim 0505/Jakarta Timur, menggelar Bakti Kesehatan Teritorial di Kantor RW 02, Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kesehatan warga. Sekitar 50 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan tanpa dipungut biaya. […]

  • Danlantamal IX Ambon Sambut Danguspurla Koarmada III

    Danlantamal IX Ambon Sambut Danguspurla Koarmada III

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ambon – Suasana hangat terasa di Lobby Markas Komando Lantamal IX Ambon, Desa Halong, Kecamatan Baguala, Selasa (29/7/2025). Komandan Lantamal IX Ambon, Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., menyambut kunjungan kehormatan (Courtesy Call) Danguspurla Koarmada III, Laksma TNI Andri Kristianto, M.Han. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga momen strategis memperkuat sinergitas antara Lantamal IX […]

  • Lanal Dabo Singkep Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    Lanal Dabo Singkep Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dabo Singkep – Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut Hendro Wicaksono memimpin peringatan Isra Mi’raj di Masjid Nurul Iman Mako Lanal Dabo Singkep. Kegiatan ini berlangsung Rabu 21 Januari 2026 bersama Ketua Cabang 7 Jalasenastri Ny. Tiara Hendro Wicaksono. Peringatan mengusung tema meneladani akhlak Rasulullah guna membentuk karakter prajurit yang prima menuju Indonesia Maju. […]

  • Target 8 Kursi DPRD, PAN Kota Bekasi Mulai Merawat Basis Politik

    Target 8 Kursi DPRD, PAN Kota Bekasi Mulai Merawat Basis Politik

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi mulai memperkuat konsolidasi organisasi untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 dengan membidik posisi tiga besar kekuatan politik di Kota Bekasi dan menargetkan perolehan delapan kursi DPRD. Strategi tersebut disiapkan melalui pembenahan struktur organisasi hingga tingkat ranting, penguatan loyalitas kader, serta perluasan komunikasi dengan masyarakat. Ketua Dewan […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Ball Press di Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Ball Press di Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kronologi penggagalan bermula ketika Danpos Bukit Keramat, Lettu Ctp Andarias Lepong, menerima laporan dari seorang warga yang melihat Orang Tidak Dikenal

expand_less