Babinsa Ciledug Turun ke Pasar, Cek Harga Sembako dan Cegah Lonjakan
Tangerang, 20 Mei 2026 – Babinsa Koramil 04/Ciledug, Kodim 0506/Tgr, turun langsung ke pasar tradisional untuk memantau harga sembako dan mengantisipasi lonjakan harga. Babinsa menyasar pasar di wilayah binaan di...

Tangerang, 20 Mei 2026 – Babinsa Koramil 04/Ciledug, Kodim 0506/Tgr, turun langsung ke pasar tradisional untuk memantau harga sembako dan mengantisipasi lonjakan harga.
Babinsa menyasar pasar di wilayah binaan di Tangerang dengan fokus pada komoditas utama yang mempengaruhi daya beli masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memeriksa harga beras, minyak goreng, gula, telur, dan cabai secara langsung di lapak pedagang.
Selain itu, Babinsa berdialog dengan pedagang guna menggali informasi terkait stok barang dan dinamika harga di lapangan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gejolak harga kebutuhan pokok di tingkat pasar tradisional.
Danramil 04/Ciledug, Saryoto, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga stabilitas harga sembako.
“Babinsa rutin melakukan pemantauan untuk memastikan harga tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Saryoto.
Ia menambahkan, pemantauan langsung di lapangan memungkinkan aparat memperoleh data riil yang akurat dan cepat.
Stabilitas Harga Jadi Fokus Pengawasan
Hasil pengecekan menunjukkan sebagian besar harga sembako masih berada dalam kondisi relatif stabil di pasar tradisional tersebut.
Namun demikian, Babinsa mencatat adanya kenaikan pada beberapa komoditas tertentu yang dipengaruhi faktor distribusi dan kondisi cuaca.
Kondisi tersebut mendorong aparat untuk terus meningkatkan intensitas pemantauan guna mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali.
Selain itu, Danramil mengimbau pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar di tengah kondisi pasar.
“Kami meminta pedagang menjaga harga tetap wajar dan memastikan ketersediaan barang tetap aman,” tegas Saryoto.
Di sisi lain, aparat juga mengingatkan masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Langkah tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar tradisional.
Kegiatan pemantauan ini mendapat respons positif dari pedagang maupun masyarakat yang merasakan langsung manfaat kehadiran Babinsa.
Warga menilai kehadiran aparat mampu memberikan rasa tenang serta menjaga stabilitas harga di tengah dinamika pasar.
Selain itu, pedagang juga merasa terbantu karena aparat memberikan perhatian terhadap kondisi distribusi barang.
Dengan demikian, sinergi antara Babinsa, pedagang, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga sembako.
Ke depan, Koramil 04/Ciledug akan terus mengintensifkan pemantauan rutin guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi.









