Senin, 26 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Pemkot Bekasi Tertibkan 53 Lapak PKL untuk Pulihkan Fungsi Fasilitas Publik

Pemkot Bekasi Tertibkan 53 Lapak PKL untuk Pulihkan Fungsi Fasilitas Publik

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menertibkan 53 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di kawasan belakang Pasar Bantargebang, Jumat (10/7/2026).

Penertiban dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi trotoar, saluran drainase, dan badan jalan yang selama ini digunakan untuk aktivitas berdagang sehingga mengganggu kepentingan umum.

Operasi penertiban melibatkan personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Kecamatan Bantargebang, serta didukung jajaran Polsek Bantargebang dan Koramil 05/Bantargebang.

Sebanyak 53 lapak yang terdiri atas pedagang sayuran, ayam potong, dan berbagai jenis usaha lainnya dibongkar karena menempati fasilitas publik.

Seluruh bangunan tersebut diketahui berdiri di atas trotoar, saluran air, maupun badan jalan yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sistem drainase, dan kelancaran arus lalu lintas.

Proses penertiban berlangsung sejak siang hingga malam hari.

Petugas membongkar lapak secara bertahap dengan tetap mengedepankan koordinasi antarinstansi agar kegiatan berjalan tertib dan aman.

Camat Bantargebang Achmad Shovie Adi Samabta Bhakti mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengembalikan fungsi fasilitas umum sesuai peruntukannya.

“Kami ingin mengembalikan fungsi fasilitas publik yang memang disiapkan pemerintah untuk masyarakat,” kata Achmad.

Menurutnya, keberadaan lapak yang menempati trotoar, saluran air, dan badan jalan telah mengurangi kenyamanan masyarakat serta menghambat fungsi infrastruktur yang dibangun pemerintah.

Ia menjelaskan, trotoar seharusnya menjadi ruang yang aman bagi pejalan kaki, sedangkan saluran air harus tetap terbuka agar mampu mengalirkan air hujan secara optimal dan mengurangi potensi genangan.

Sementara itu, badan jalan harus terbebas dari aktivitas berdagang agar lalu lintas tetap lancar dan aman bagi pengguna jalan.

Baca juga :  Batalyon A Pelopor Brimob Perkuat Patroli Sasar Tawuran dan Geng Motor di Jakarta

Achmad menilai hasil penertiban mulai terlihat tidak lama setelah seluruh lapak dibongkar.

Kawasan belakang Pasar Bantargebang kini tampak lebih tertata, sementara fasilitas publik kembali dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya.

“Trotoar kembali digunakan pejalan kaki, saluran air dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dan arus kendaraan menjadi lebih lancar karena tidak lagi terhalang aktivitas perdagangan di badan jalan,” ujarnya.

Pengawasan Disiapkan Agar Lapak Liar Tidak Kembali

Selain melakukan pembongkaran, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mencegah munculnya kembali lapak liar di lokasi tersebut.

Salah satunya dengan mendirikan posko pengawasan berupa tenda yang akan ditempati petugas gabungan.

Posko tersebut akan menjadi pusat pemantauan sekaligus bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga kawasan belakang Pasar Bantargebang agar tetap tertib.

Pengawasan dilakukan secara berkala melalui sinergi lintas perangkat daerah bersama unsur TNI dan Polri.

Menurut Achmad, keberhasilan penataan kawasan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan penertiban, tetapi juga konsistensi pengawasan setelah kegiatan selesai dilaksanakan.

Ia menegaskan, fasilitas publik merupakan aset yang dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat luas sehingga pemanfaatannya harus sesuai dengan fungsi yang telah ditetapkan.

Pemerintah, lanjutnya, berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan dan tidak kembali memanfaatkan trotoar maupun badan jalan sebagai lokasi berjualan.

Achmad juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang telah berkolaborasi selama proses penertiban berlangsung.

“Kami mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Ke depan, pengawasan akan terus dilakukan agar fasilitas publik tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai fungsinya,” ujarnya.

Penertiban terhadap PKL yang menempati ruang publik menjadi bagian dari upaya penataan kawasan perkotaan yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi.

Baca juga :  Prabowo Terima Denda Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan, Negara Perkuat Penertiban Hutan

Selain menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan bersih, langkah tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, memperlancar arus lalu lintas, menjaga fungsi drainase, serta mendukung terciptanya ruang publik yang aman dan layak dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

Meski demikian, penataan kawasan yang melibatkan aktivitas ekonomi masyarakat pada prinsipnya juga memerlukan solusi jangka panjang, termasuk penyediaan lokasi usaha yang sesuai ketentuan.

Dengan demikian, kepentingan penegakan aturan terhadap pemanfaatan fasilitas umum dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi para pedagang sesuai regulasi yang berlaku.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Lanal Dumai Sambut  KRI Lambung Mangkurat-374, di Bumi Lancang Kuning

    Lanal Dumai Sambut KRI Lambung Mangkurat-374, di Bumi Lancang Kuning

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Gemuruh langkah prajurit dan kibaran bendera TNI AL menyambut kedatangan KRI Lambung Mangkurat-374, sang penjaga samudera, di Dermaga TNI AL Bangsal Aceh, Kota Dumai, Jumat (8/8/2025). Di bawah komando Palaksa Lanal Dumai Mayor Laut (P) Darmawan Wicaksono, prajurit Lanal berdiri tegap memberi penghormatan. Suasana semakin khidmat saat kapal perang kebanggaan Satuan Kapal Eskorta […]

  • Satgas Yonif 715/Mtl Jadi Sandaran Harapan Warga Korban Konflik

    Satgas Yonif 715/Mtl Jadi Sandaran Harapan Warga Korban Konflik

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya — Di tengah udara dingin Pegunungan Papua, kehangatan justru datang dari Pos Satgas Yonif 715/Motuliato yang kini menjadi tempat bernaung, bukan hanya secara fisik tapi juga secara emosional, bagi warga Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Suasana penuh haru terjadi saat sejumlah warga Kampung Pagaleme mendatangi Pos Pruleme, membawa cerita duka akibat konflik pasca-Pilkada. […]

  • Yudo Margono Perkuat Sinergi PPAL, PIPAL, dan HW ALRI

    Yudo Margono Perkuat Sinergi PPAL, PIPAL, dan HW ALRI

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Juli 2026 – Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono bersama Ketua Paguyuban Istri Purnawirawan Angkatan Laut (PIPAL) Ny. Vero Yudo Margono melaksanakan anjangsana ke kediaman Ketua Himpunan Wanita Angkatan Laut Republik Indonesia (HW ALRI), Dra. Hj. Siswartuti M. Romli, di Jalan Punak Nomor 8, Kavling TNI AL […]

  • Rehab MCK TMMD Sorong Selatan Hampir Rampung

    Rehab MCK TMMD Sorong Selatan Hampir Rampung

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan hampir menuntaskan rehabilitasi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Minggu (2/8/2026). Memasuki H+17 atau hari ke-18 pelaksanaan TMMD, pekerjaan telah mencapai tahap akhir. Rehabilitasi MCK menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 […]

  • Kodaeral IX Meriahkan Jelang HUT Armada RI 2025 dengan Olahraga Bersama Penuh Kekompakan

    Kodaeral IX Meriahkan Jelang HUT Armada RI 2025 dengan Olahraga Bersama Penuh Kekompakan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Ambon – Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai Mako Kodaeral IX saat Keluarga Besar Kodaeral IX melaksanakan olahraga bersama dalam rangka menyambut HUT Armada RI Tahun 2025, Kamis (04/12/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Kodaeral IX, Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi, M.Si. (Han)., M.Tr. Opsla. Kegiatan yang diikuti prajurit, PNS, hingga […]

  • Satgas Karhutla TNI Memediasi Warga dan PT. RKA di Melawi

    Satgas Karhutla TNI Memediasi Warga dan PT. RKA di Melawi

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Melawi – Satgas Karhutla Mabes TNI Wilayah Melawi memediasi masyarakat dan PT. Rafi Kamajaya Abadi terkait dampak kebakaran hutan dan lahan. Mediasi tersebut berlangsung di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (9/9/2026), dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Satgas Karhutla Mabes TNI Wilayah Melawi memimpin proses tersebut di bawah pimpinan Brigjen TNI Luqman Arief. Pertemuan mempertemukan Pemerintah […]

expand_less