Rabu, 28 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Mengawasi Penggunaan Dana Desa, Masyarakat Kabupaten Bekasi Diminta Aktif

Mengawasi Penggunaan Dana Desa, Masyarakat Kabupaten Bekasi Diminta Aktif

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Senin, 30 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk secara aktif mengawasi penggunaan dana desa melalui kontrol sosial yang efektif, demi menciptakan transparansi dan akuntabilitas.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, terutama dalam aspek pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap penggunaan dana desa telah dilakukan pemerintah melalui berbagai mekanisme administratif, namun pengawasan yang lebih mendalam memerlukan peran aktif dari masyarakat.

Menurut Rahmat, meskipun pemerintah daerah turut berperan dalam pengawasan melalui dokumentasi administrasi, kebijakan sepenuhnya tetap berada di tangan kepala desa. Kebijakan ini dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), yang disusun berdasarkan janji politik kepala desa pada saat pemilihan.

“Kebijakan yang berkaitan dengan penggunaan dana desa sepenuhnya ditentukan oleh kepala desa, sesuai dengan komitmen yang tertuang dalam RPJMDes. Hal ini sangat penting untuk memastikan dana desa digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembangunan desa yang telah disepakati,” jelas Rahmat Atong saat memberikan keterangan di Cikarang pada Minggu (29/12/2024).

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan bahwa penggunaan dana desa tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa adanya perencanaan yang matang.

Proses perencanaan penggunaan dana desa harus dimulai dari musyawarah tingkat dusun, yang kemudian dilanjutkan dengan musyawarah desa.

Dengan cara ini, seluruh elemen masyarakat di desa dapat terlibat dalam menentukan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Pengaturan penggunaan dana desa dimulai dari musyawarah desa yang bertujuan untuk menciptakan transparansi dalam pengelolaan anggaran. Melalui proses ini, masyarakat bisa mengetahui dan mengawal langsung bagaimana dana desa digunakan untuk pembangunan infrastruktur maupun pengembangan SDM,” kata Rahmat, seperti dilansir dari laman jabar.antaranews.com.

Baca juga :  Danlanal Sabang Tanamkan Jiwa Nasionalisme dan Disiplin pada Taruna Poltekpel Malahayati Aceh

Pemerintah daerah berharap agar seluruh unsur masyarakat desa dapat hadir dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan di desa.

Partisipasi aktif dari masyarakat, menurut Rahmat, sangat penting agar mereka bisa mengawasi jalannya pembangunan serta memberikan masukan yang berguna demi kemajuan desa.

Selain itu, Rahmat juga mengungkapkan bahwa pemerintah Kabupaten Bekasi telah memberikan pembinaan kepada aparat desa melalui pelatihan dan bimbingan teknis terkait pengelolaan dana desa.

Tujuan dari pembinaan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perangkat desa dalam merencanakan, mengelola, serta mempertanggungjawabkan penggunaan dana desa dengan benar.

“Kami juga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri untuk meningkatkan sosialisasi tentang penggunaan dana desa. Kejaksaan selaku jaksa pengacara negara berperan penting dalam memberikan edukasi kepada perangkat desa mengenai aturan dan cara yang tepat dalam menggunakan dana desa agar dapat digunakan secara maksimal dan menghindari potensi penyalahgunaan,” ujar Rahmat.

Sekretaris Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Abenk Arif, menambahkan bahwa di desanya, pengalokasian dana desa dilakukan dengan komposisi yang sangat hati-hati dan ideal.

Menurut Abenk, sebanyak 70 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) yang mencapai Rp6 miliar tahun ini dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM.

Hal ini menjadi prioritas utama untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Sebagian besar dana desa kami alokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti jalan, saluran air, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, kami juga fokus pada pengembangan SDM agar masyarakat memiliki keterampilan yang dapat menunjang kesejahteraan mereka,” jelas Abenk.

Untuk menjaga transparansi, lanjut Abenk, rencana keuangan desa Sukadami telah dipampang di kantor desa. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran desa.

Baca juga :  Dirresnarkoba Polda Jabar Kunjungi Panti Disabilitas Bhakti Luhur

Setiap minggu, pihak desa mengadakan rapat evaluasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti Ketua RT, RW, perangkat desa, dusun, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dalam rapat tersebut, masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan masukan serta mengawasi jalannya program yang sudah atau sedang dilaksanakan.

“Melalui rapat evaluasi mingguan ini, kami mengundang masyarakat untuk ikut serta dalam setiap keputusan yang diambil. Ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mempercepat proses pembangunan di Desa Sukadami,” tambah Abenk.

Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap perencanaan dan pengawasan pembangunan desa diharapkan dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan dana desa.

Pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat secara langsung di lapangan akan menjadi langkah preventif yang efektif untuk menjaga agar dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Dengan adanya upaya ini, pemerintah Kabupaten Bekasi berharap pembangunan di desa dapat lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Masyarakat pun diharapkan untuk terus berperan aktif dalam mengawal jalannya pembangunan di desa agar terhindar dari penyalahgunaan dana desa dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

(Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Polisi Tindaklanjuti Laporan KDRT di Kelapa Gading

    Polisi Tindaklanjuti Laporan KDRT di Kelapa Gading

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara — Kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diterima melalui layanan darurat 110 pada Selasa (28/10/2025) pagi. Laporan tersebut datang dari seorang perempuan berinisial FM, yang melapor karena merasa terancam oleh kehadiran suaminya di tempat ia bekerja di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Menurut Kanit Reskrim Polsek […]

  • Babinsa Koramil 08/Duren Sawit Bersama Komduk dan FKDM Intensifkan Patroli Malam Cegah Tawuran

    Babinsa Koramil 08/Duren Sawit Bersama Komduk dan FKDM Intensifkan Patroli Malam Cegah Tawuran

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 29 Juni 2026 – Babinsa Koramil 08/Duren Sawit bersama Komponen Pendukung (Komduk), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan warga menggelar patroli malam untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Duren Sawit. Patroli berlangsung pada Senin (29/6/2026) dengan titik kumpul di Jalan Bunga Rampai Raya RT 016 RW 09, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan […]

  • Kapolres Jakut Lantik Kasatreskrim Baru

    Kapolres Jakut Lantik Kasatreskrim Baru

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Kapolres Metro Jakarta Utara Erick Frendriz memimpin pelantikan Kepala Satuan Reserse Kriminal baru di Aula Wira Satya, Senin pagi, 16/03/2026. Upacara berlangsung di lantai enam markas Polres Metro Jakarta Utara dengan suasana khidmat serta dihadiri jajaran pejabat kepolisian. Dalam prosesi tersebut, jabatan Kasatreskrim resmi beralih kepada Awaludin Kanur yang kini memimpin satuan […]

  • Warga dan Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Bakti Teritorial Bersihkan Lingkungan

    Warga dan Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Bakti Teritorial Bersihkan Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar — Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Lanud Sultan Hasanuddin menggelar kegiatan Bakti Teritorial Prima di Jalan Poros Borongloe, Desa Bontomatene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Jumat (12/9/2025). Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat bersama prajurit Lanud Sultan Hasanuddin. Fokus utama bakti teritorial adalah membersihkan saluran air, mengangkut […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bakti Pembersihan Jalan di Desa Aji Kuning

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bakti Pembersihan Jalan di Desa Aji Kuning

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Nunukan – Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan serta memperlancar aliran drainase air, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning melaksanakan kegiatan karya bakti di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Minggu (20/10/2024). Kegiatan ini dipusatkan di area Jalan Kampung Rambutan dengan tujuan membersihkan sampah dan sedimen yang menghambat drainase, serta memperbaiki kondisi […]

  • Janji Pemecatan Lima ASN Dishub Bekasi Belum Berujung Keputusan

    Janji Pemecatan Lima ASN Dishub Bekasi Belum Berujung Keputusan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan lima aparatur sipil negara (ASN) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi belum sampai pada tahap penjatuhan sanksi, meski tim pemeriksa menyatakan telah menemukan pelanggaran disiplin. Hingga Sabtu (15/8/2026), Pemerintah Kota Bekasi masih menunggu penyusunan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sebagai dasar pertimbangan hukuman disiplin. Lima ASN berinisial […]

expand_less