Mabes TNI Peringati Hari Anak Nasional Ke-42
Jakarta Timur – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Gedung B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur,...

Jakarta Timur – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Gedung B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 23 Juli 2026. Upacara tersebut menguatkan komitmen mendukung pemenuhan hak, perlindungan, dan pembangunan masa depan anak Indonesia.
Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi, L.H., S.H., Pa Sahli Tk. II Was. Afrika dan Timur Tengah Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI, memimpin jalannya upacara.
Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi.
Menteri PPPA mengangkat tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” sebagai ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk memenuhi hak anak sekaligus memberikan perlindungan secara menyeluruh.
Pemerintah juga mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa.
Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat kepedulian bersama terhadap hak anak serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya perlindungan sejak usia dini.
“Setiap anak adalah pribadi yang berharga, harus dihormati, didengar pendapatnya, serta memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya,” demikian amanat Menteri PPPA yang dibacakan Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi.
Dorong Pemenuhan Hak Anak
Dalam amanatnya, Menteri PPPA menegaskan pemenuhan hak anak membutuhkan keterlibatan seluruh unsur bangsa, mulai dari keluarga, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah.
Menurutnya, anak memiliki hak memperoleh pengasuhan yang layak, pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan mengembangkan potensi secara optimal.
Karena itu, setiap pihak perlu menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, maupun berbagai bentuk perlakuan yang menghambat tumbuh kembang anak.
Pemerintah juga melaksanakan peringatan Hari Anak Nasional secara serentak di berbagai daerah dengan melibatkan anak-anak dari beragam latar belakang.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus sebagai bagian dari komitmen menghadirkan ruang yang inklusif bagi seluruh anak Indonesia.
Melalui momentum tersebut, pemerintah ingin memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Perkuat Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045
Menteri PPPA juga mengusung tagline “Sayang Anak Sayang Indonesia” sebagai pengingat bahwa perlindungan anak menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa.
Menurutnya, Indonesia memerlukan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki keberanian menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab.
Karena itu, pemerintah mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Menteri PPPA juga mengingatkan anak-anak agar tidak takut melaporkan setiap bentuk kekerasan yang mereka alami maupun saksikan.
“Kalian berhak hidup aman dan bahagia. Apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan, jangan diam. Negara akan selalu hadir untuk melindungi kalian,” demikian pesan Menteri PPPA.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional Ke-42, Mabes TNI menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah memperkuat perlindungan anak sekaligus membangun generasi yang sehat, tangguh, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.









