Senin, 2 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Izin Lingkungan PT Glow Dipertanyakan, KAPOLSEK: Kita Lidik Lagi

Izin Lingkungan PT Glow Dipertanyakan, KAPOLSEK: Kita Lidik Lagi

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Polemik dugaan belum rampungnya perizinan lingkungan PT Glow Industri Herbal Care kembali mencuat setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi belum memberikan penjelasan tegas dan komprehensif terkait status dokumen lingkungan perusahaan tersebut.

Hingga kini, otoritas teknis yang berwenang dinilai masih membutuhkan waktu untuk memastikan kepatuhan prosedural, sementara aktivitas industri berpotensi berdampak pada lingkungan terus menjadi sorotan publik.

Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menyatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan substantif karena harus melakukan pendalaman internal.

Ia menegaskan posisinya sebagai humas sekaligus Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) membatasi kewenangannya untuk menyampaikan pernyataan teknis tanpa arahan pimpinan.

“Saya butuh waktu lah, saya butuh komunikasi dulu, brarti saya butuh pendalaman di internal kami,” kata Dedi kepada awak media, Selasa (4/2/2026).

Menurut Dedi, untuk menjawab pertanyaan mengenai status perizinan lingkungan PT Glow Industri Herbal Care, diperlukan data yang tervalidasi dan instruksi langsung dari atasan.

Ia menekankan bahwa humas tidak memiliki fungsi pengawasan teknis maupun rekomendasi lapangan.

“Nah itu, untuk menjawab itu, saya kan butuh pendalaman internal, karena saya ini humas bang, humas itu PPID ngerti gak, kalau saya diperintahkan pimpinan untuk jawab ya saya jawab,” ujarnya.

Dedi juga menyebutkan bahwa meskipun komunikasi internal dengan pimpinan dinas berjalan dekat, prosedur birokrasi tetap harus ditempuh.

Ia menegaskan tidak akan menyampaikan informasi sebelum memperoleh arahan resmi dan sumber data yang sah.

“Saya mau minta arahan pimpinan dulu, apabila saya sudah mendapat sumber informasi yang tervalidasi, saat ini belum bisa, kan ente tau kalo saya PPID, bukan nya petugas yang ngawasin, rekomendasiin supaya kelapangan, yang bikin anggaran tetek bengek segala macam,” katanya.

Baca juga :  Prajurit Khusus Pasmar 3 Tunjukkan Keahlian Tempur di Puncak HUT Ke-80 TNI

Di sisi lain, aparat kepolisian mulai merespons pengaduan masyarakat.

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Timur, Kompol Sugiharto, S.H., membenarkan adanya undangan klarifikasi terhadap PT Glow Industri Herbal Care.

Ia menyatakan akan memerintahkan jajarannya untuk mendalami kembali aduan yang masuk.

“Nanti saya kasih informasi ke Reskrim, kira-kira lebih dalam lagi untuk penyelidikannya, gak apa-apa nanti kita lidik lagi, kemaren mungkin kurang tajam penyelidikan nya” ujar Sugiharto kepada media.

Sikap kehati-hatian aparat penegak hukum tersebut menandakan bahwa aduan masyarakat masih terbuka untuk ditindaklanjuti, terutama bila ditemukan indikasi pelanggaran administratif atau lingkungan.

Berdasarkan penelusuran pada laman resmi amdalnet Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PT Glow Industri Herbal Care tercatat sebagai usaha berisiko rendah dengan kewajiban penyusunan dokumen UKL-UPL.

Skema ini menempatkan proses perizinan di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Namun, hingga kini sejumlah tahapan krusial belum tercatat, mulai dari pengumuman kepada masyarakat, penerimaan saran publik, rapat pemeriksaan, hingga penerbitan Persetujuan Kelayakan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PKPLH).

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai transparansi, efektivitas pengawasan, serta kepastian hukum dalam tata kelola lingkungan.

Industri kosmetik dan perawatan tubuh diketahui memiliki potensi menghasilkan limbah cair, padat, dan bahan berbahaya dan beracun (B3) yang memerlukan pengelolaan ketat.

Kewajiban Mutlak Persetujuan Lingkungan

Pengawas dan Penegakan Hukum (Gakkum) DLH Kabupaten Bekasi, Fathia, menegaskan bahwa setiap usaha wajib menuntaskan perizinan lingkungan sebelum beroperasi.

“Secara aturan, perizinan harus diselesaikan terlebih dahulu,” ujarnya.

Izin Lingkungan PT Glow Dipertanyakan, KAPOLSEK: Kita Lidik Lagi

Kewajiban tersebut diatur dalam Pasal 22 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.

Regulasi itu menegaskan UKL-UPL merupakan instrumen pengendalian dampak lingkungan, bukan sekadar formalitas administratif.

Baca juga :  Lanal Banjarmasin Mulai Bedah Rumah Warga Dalam Rangka Karya Bhakti

Tanpa dokumen yang sah dan terverifikasi, suatu usaha secara hukum belum diperbolehkan beroperasi.

Sementara itu, staf Gakkum DLH lainnya, Mujib, menyatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum investigasi lapangan dilakukan.

Perbedaan pernyataan di internal DLH tersebut memperkuat kesan belum adanya kejelasan sikap institusional.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT Glow Industri Herbal Care belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi.

Kepala DLH Kabupaten Bekasi juga belum menyampaikan pernyataan terbuka, sehingga status perizinan lingkungan perusahaan tersebut masih menjadi tanda tanya di ruang publik.**/Tim

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • PMPP TNI Perlihatkan Kesiapan Pasukan Perdamaian kepada Diplomat Delapan Negara

    PMPP TNI Perlihatkan Kesiapan Pasukan Perdamaian kepada Diplomat Delapan Negara

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) memperkenalkan kemampuan Indonesia dalam menyiapkan personel misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kepada diplomat dari delapan negara, Selasa (27/10/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Diplomat Tour Kementerian Luar Negeri RI yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di sejumlah lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Delegasi itu mewakili […]

  • Babinsa Ciledug dan Serpong Bersama Komduk Patroli Malam Jaga Kamtibmas

    Babinsa Ciledug dan Serpong Bersama Komduk Patroli Malam Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Babinsa Koramil 04/Ciledug dan Koramil 03/Serpong bersama Komponen Pendukung (Komduk) menggelar patroli malam untuk menjaga keamanan lingkungan. Patroli berlangsung Minggu malam (13/9/2026) dengan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan serta permukiman warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan. Personel menyisir kawasan permukiman hingga lingkungan […]

  • Atap Rampung, TMMD Kodim Mimika Kebut Penyelesaian 5 Rumah Warga di Keakwa

    Atap Rampung, TMMD Kodim Mimika Kebut Penyelesaian 5 Rumah Warga di Keakwa

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Mimika, 16 Mei 2026 – Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika menuntaskan pemasangan atap lima rumah warga di Kampung Keakwa, sehingga progres pembangunan mencapai 90 persen. Personel TNI bersama masyarakat mempercepat pekerjaan melalui gotong royong intensif sejak tahap rangka hingga penutup atap pada Sabtu. Pencapaian ini menjadi tahap krusial dalam pembangunan karena struktur utama rumah kini […]

  • SAR Brimob B Turun di Longsor Bantar Gebang

    SAR Brimob B Turun di Longsor Bantar Gebang

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Hujan deras berjam-jam mengguyur kawasan TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu malam, lalu memicu longsor besar dari tumpukan sampah setinggi bukit, 08/03/2026. Longsoran itu langsung meluncur deras dan menimbun para pekerja serta pengemudi truk yang tengah beraktivitas di area pengolahan sampah. Laporan awal mencatat sepuluh orang terjebak di bawah timbunan material, terdiri dari […]

  • Lurah Sudah Meninjau, Kapan Kampung Markan Mulai Berbenah?

    Lurah Sudah Meninjau, Kapan Kampung Markan Mulai Berbenah?

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Pemerintah Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, merencanakan penataan lahan di Kampung Markan, RW 003, pascakebakaran sampah. Kawasan tersebut diusulkan menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk olahraga, tempat bermain anak, dan kegiatan berkebun bagi warga. Lurah Bojong Rawalumbu, Warjan, S.AP., bersama staf kelurahan meninjau lokasi pada Senin (19/10/2026). Kunjungan itu sekaligus […]

  • Pj Wali Kota Bekasi Sampaikan Point Penting Presiden RI

    Pj Wali Kota Bekasi Sampaikan Point Penting Presiden RI

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Apel pagi yang dilaksanakan di Plaza Pemkot Bekasi dihadiri oleh PJ Wali Kota Bekasi R. Gani Muhammad, diawali dengan penyampaian poin penting dari pidato presiden terpilih, Prabowo Subianto. Senin (21/10/2024). Mengacu pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia PJ. Wali Kota Bekasi, Gani Muhammad menekankan beberapa poin penting dari pidato presiden. […]

expand_less