Balqis Nur Afiati Rebut Emas di Qatar, Taklukkan Atlet Bahrain dan Uzbekistan
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 58 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Doha – Atlet taekwondo Indonesia, Balqis Nur Afiati, meraih medali emas kategori Cadet U47 Putri pada 6th Qatar Taekwondo International Open Championship 2026 di Doha, Qatar, Senin (19/10/2026).
Balqis memastikan gelar juara setelah memenangi empat pertandingan, mulai dari babak 16 besar hingga final, dengan menghadapi atlet Bahrain dan Uzbekistan.
Turnamen yang berlangsung pada 19–21 Oktober 2026 di Ladies’ Sports Hall, Doha, itu diikuti sekitar 1.500 atlet dari 46 negara.
Kejuaraan tersebut berstatus G-1 World Taekwondo (WT), yang berkaitan dengan sistem pemeringkatan internasional cabang olahraga taekwondo.
Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengirimkan sembilan atlet untuk bersaing dalam kejuaraan yang mempertandingkan nomor Kyorugi atau tarung tersebut.
Keberhasilan Balqis menjadi salah satu hasil yang dicatat kontingen Indonesia dalam persaingan internasional di Qatar.
Empat Pertandingan Mengantar Balqis ke Podium Tertinggi
Balqis mengawali perjuangannya pada babak 16 besar dengan menghadapi Eman Binthani dari Bahrain.
Dalam pertandingan itu, Balqis langsung mengamankan kemenangan dua ronde dengan skor masing-masing 19–4 dan 17–4.
Hasil tersebut memastikan Balqis melangkah ke perempat final untuk menghadapi Ezoza Shoniyozova dari Uzbekistan.
Pertandingan perempat final berlangsung lebih ketat karena kedua atlet saling merebut kemenangan dalam tiga ronde.
Balqis membuka pertandingan dengan keunggulan 6–0 pada ronde pertama.
Namun, Shoniyozova membalas dengan kemenangan 13–0 pada ronde kedua sehingga pertandingan berlanjut ke ronde penentuan.
Pada ronde ketiga, Balqis menang tipis 6–5 dan memastikan kemenangan pertandingan dengan skor 2–1.
Kemenangan itu mengantarkannya ke semifinal untuk menghadapi atlet Uzbekistan lainnya, Violeta Chernova.
Balqis kembali menunjukkan hasil positif dengan memenangi dua ronde langsung, masing-masing dengan skor 3–0 dan 4–2.
Kemenangan 2–0 tersebut memastikan tempat Balqis di partai final kategori Cadet U47 Putri.
Pada pertandingan penentu, Balqis menghadapi Farogat Khodijayeva, atlet Uzbekistan yang menjadi lawannya dalam perebutan medali emas.
Balqis menutup final dengan kemenangan dua ronde langsung setelah mencatat skor 14–8 pada ronde pertama.
Ia kemudian memastikan kemenangan dengan skor 18–8 pada ronde kedua.
Hasil akhir 2–0 mengantarkan Balqis ke podium tertinggi setelah melewati empat pertandingan sepanjang hari pertama kejuaraan.
Rangkaian skor tersebut menunjukkan perjalanan kompetitif Balqis, termasuk saat menghadapi tekanan pada perempat final sebelum kembali meraih kemenangan di semifinal dan final.
Ketua Umum PBTI Apresiasi Prestasi Balqis
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, Jenderal TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan atlet Indonesia tersebut.
Saat dikonfirmasi pada Selasa (20/10/2026), Richard mengucapkan terima kasih kepada atlet yang berhasil meraih medali emas.
Ia juga menekankan pentingnya pengalaman bertanding melawan atlet dari negara lain bagi perkembangan kemampuan atlet Indonesia.
“Meski target medali menjadi salah satu sasaran, kesempatan menghadapi lawan Internasional juga penting bagi perkembangan atlet Indonesia,” ungkap Richard.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa PBTI memandang kompetisi internasional tidak semata-mata sebagai ajang mengejar medali.
Pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda juga menjadi bagian dari proses pengembangan atlet.
Meski demikian, hasil pertandingan tetap menjadi catatan penting untuk melihat capaian atlet dalam persaingan di tingkat internasional.
Sembilan Atlet Indonesia Ikuti Kejuaraan
PBTI mengikutsertakan sembilan atlet dalam 6th Qatar Taekwondo International Open Championship 2026.
Kontingen tersebut terdiri atas tujuh atlet putra dan dua atlet putri yang turun pada nomor Kyorugi.
Di kelompok putra, Daveigh Angelo Y bertanding pada kelas junior -55 kilogram.
Selanjutnya, T Zio Javiero A mengikuti kelas junior -59 kilogram, sedangkan Audrey Davin Fulvian R turun pada kelas junior -51 kilogram.
Ariqfallah Rasyid I bertanding di kelas -58 kilogram, sementara Kavka Zhafif Putrawitama mengikuti kelas -63 kilogram.
Dua atlet putra lainnya ialah Arya Danu S pada kelas -74 kilogram dan Muhammad Raihan Fadhila pada kelas -80 kilogram.
Sementara itu, kelompok putri diwakili Balqis Nur Afiati pada kelas Cadet U47 atau -47 kilogram.
Atlet putri lainnya, Nafisa Anindya K, mengikuti pertandingan pada kelas senior -53 kilogram.
Dengan komposisi tersebut, Indonesia mengirimkan atlet untuk bersaing dalam sejumlah kelas berat dan kelompok usia.
Namun, keterangan PBTI yang tersedia belum memuat hasil lengkap seluruh atlet Indonesia maupun jumlah medali akhir kontingen dalam kejuaraan tersebut.
Karena itu, capaian Balqis menjadi hasil yang dapat dipastikan dari informasi pertandingan yang disampaikan.
Kejuaraan Internasional Berlangsung Tiga Hari
Qatar Taekwondo, Judo and Karate Federation menyelenggarakan turnamen yang berlangsung selama tiga hari di Doha.
Penyelenggara membagi pertandingan Kyorugi ke dalam tiga kelompok usia, yakni kadet, junior, dan senior.
Kategori kadet berlangsung pada 19 Oktober 2026, kategori junior pada 20 Oktober, sedangkan kategori senior dijadwalkan pada 21 Oktober 2026.
Status G-1 World Taekwondo menempatkan kejuaraan ini dalam rangkaian kompetisi yang berkaitan dengan sistem pemeringkatan taekwondo internasional.
Dengan partisipasi sekitar 1.500 atlet dari 46 negara, turnamen tersebut mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam persaingan lintas kategori.
Bagi Indonesia, kemenangan Balqis memberikan hasil konkret pada kategori kadet putri sekaligus menambah pengalaman bertanding atlet nasional di panggung internasional.
PBTI juga menyoroti pentingnya kesempatan menghadapi lawan internasional sebagai bagian dari perkembangan atlet, di samping sasaran perolehan medali.
Adapun capaian akhir kontingen Indonesia secara keseluruhan masih memerlukan data hasil pertandingan seluruh atlet untuk memberikan gambaran lengkap mengenai performa tim di Qatar.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

