TMMD Sorong Selatan Perkuat UMKM Warga Kampung Sesor
Sorong Selatan, 31 Juli 2026 – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

Sorong Selatan, 31 Juli 2026 – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Jumat (31/7/2026).
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Letkol Czi Paulus Caesario P.W., S.H. memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Ketua dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Kegiatan berlangsung saat pelaksanaan TMMD memasuki Hari H+15 atau hari ke-16.
Program tersebut menjadi bagian sasaran nonfisik TMMD yang menitikberatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sasaran.
Satgas TMMD mengarahkan kegiatan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis dalam mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pengembangan ekonomi kerakyatan.
Selain membangun infrastruktur, TMMD juga mendorong masyarakat memiliki kemampuan mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Pelaku UMKM
Dansatgas menjelaskan pembangunan desa memerlukan keseimbangan antara pembangunan fisik dan peningkatan kualitas masyarakat.
Karena itu, Satgas TMMD menghadirkan pelatihan yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi warga.
Materi pelatihan membahas pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, pengelolaan usaha, serta pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber pendapatan.
Peserta juga memperoleh motivasi agar mampu membaca peluang usaha sesuai kebutuhan pasar.
Dansatgas menilai keterampilan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat perekonomian desa.
“Melalui penyuluhan dan pelatihan UMKM ini, kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan potensi usaha sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Letkol Czi Paulus Caesario P.W.
Ia menegaskan TMMD tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan fisik.
Namun, program tersebut juga membangun kemandirian masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan.
Persit Perkuat Peran Perempuan Produktif
Persit Kartika Chandra Kirana turut berperan aktif selama pelaksanaan pelatihan.
Kehadiran Persit memperkuat pemberdayaan masyarakat, terutama kaum perempuan di Kampung Sesor.
Persit mendorong peserta memanfaatkan potensi daerah menjadi produk yang memiliki nilai tambah ekonomi.
Selain itu, peserta memperoleh dorongan agar terus meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan usaha rumahan.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu melahirkan pelaku UMKM yang mandiri dan berdaya saing.
Kolaborasi Satgas TMMD dan Persit menunjukkan komitmen bersama dalam memperluas kesempatan ekonomi masyarakat pedesaan.
Pendekatan tersebut juga memperkuat semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa.
Antusiasme Warga Perkuat Semangat TMMD
Warga Kampung Sesor mengikuti pelatihan dengan antusias sejak kegiatan dimulai.
Peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pengalaman mengenai usaha yang telah mereka jalankan.
Mereka juga memanfaatkan kesempatan untuk menggali pengetahuan baru mengenai pengembangan usaha produktif.
Satgas TMMD berharap pelatihan tersebut mampu memunculkan pelaku usaha baru yang kreatif dan inovatif.
Keberhasilan program nonfisik dinilai memiliki dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kodim 1807/Sorong Selatan terus mengoptimalkan seluruh rangkaian TMMD agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain membangun infrastruktur, TMMD juga memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Melalui sinergi TNI, Persit, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD Ke-129 terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan nyata warga.
Komitmen tersebut sekaligus menegaskan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendorong lahirnya desa yang mandiri, produktif, maju, dan semakin sejahtera.











