Aksi Maling di Jatiasih Bekasi Gagal, Pelaku Diduga Santri

"Saya kaget saat membuka mata karena melihat ada bayangan orang berdiri di dalam rumah. Karena kondisi gelap, awalnya saya mengira itu hantu"

Aksi Maling di Jatiasih Bekasi Gagal, Pelaku Diduga Santri – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

BEKASI – Seorang pemuda yang diketahui berstatus santri di Pondok Pesantren Al Fatah, Jatiasih, Kota Bekasi, diduga melakukan percobaan pencurian di sebuah rumah warga di kawasan Cluster Bali 2, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Senin (15/6/2026) dini hari.

Aksi tersebut gagal setelah pemilik rumah terbangun dan memergoki pelaku yang telah berada di dalam rumah.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di sebuah rumah yang berlokasi di Cluster Bali 2 Blok BI5 Nomor 12.

Pemilik rumah, Ihwan, mengaku terkejut saat mendapati seorang pria asing berada di dalam rumah ketika dirinya terbangun dari tidur.

Menurut keterangan Ihwan, saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan gelap.

Ia yang sedang beristirahat di ruang tengah mendadak terbangun dan melihat sosok pria berdiri tidak jauh darinya.

“Saya kaget saat membuka mata karena melihat ada bayangan orang berdiri di dalam rumah. Karena kondisi gelap, awalnya saya mengira itu makhluk halus. Setelah saya perhatikan, ternyata manusia. Saya langsung berteriak dan orang tersebut panik,” ujar Ihwan kepada wartawan, Senin (15/6/2026).

Teriakan Ihwan membuat pelaku tidak sempat menjalankan aksinya.

Warga dan petugas keamanan lingkungan kemudian bergerak cepat mengamankan pria tersebut untuk menghindari kemungkinan tindakan main hakim sendiri.

Ihwan menyampaikan, pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui jendela kamar bagian bawah yang tidak tertutup rapat.

Celah tersebut diduga dimanfaatkan untuk membuka akses masuk ke dalam rumah secara perlahan tanpa diketahui penghuni.

Setelah diamankan, pemilik rumah segera berkoordinasi dengan petugas keamanan kompleks serta pengurus lingkungan setempat.

Pilihan Editor :  Sense Laundry Bekasi Buang Air ke Selokan, Pak RT : Kata Mereka Sudah Aman

Informasi mengenai identitas pelaku kemudian diteruskan kepada Ketua RT dan pengurus RW untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Hasil pendalaman awal di lingkungan setempat mengungkap bahwa pria tersebut diduga merupakan salah satu santri dari Pondok Pesantren Al Fatah yang berada di wilayah RW yang sama.

Ketua RW setempat, Udi, mengatakan pihaknya langsung memanggil pengurus pondok pesantren untuk meminta klarifikasi dan mencari solusi atas kejadian tersebut.

Menurutnya, warga menginginkan lingkungan tetap aman dan kondusif.

Udi mengungkapkan bahwa kejadian serupa disebut telah beberapa kali menjadi keluhan warga sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan Cluster Bali 2.

“Kami ingin wilayah tetap aman dan nyaman bagi warga. Kejadian seperti ini sudah beberapa kali menjadi perhatian masyarakat dan menimbulkan keresahan. Karena itu kami meminta pihak pesantren mengambil langkah tegas terhadap anak didik yang terbukti melakukan pelanggaran,” kata Udi.

Warga Minta Langkah Tegas, Pesantren Janji Tindak Lanjuti

Menanggapi tuntutan warga, pihak pengurus pesantren disebut telah melakukan komunikasi dengan pengurus lingkungan.

Berdasarkan hasil pembahasan awal, pengelola pesantren berkomitmen menindaklanjuti kasus tersebut bersama wali santri yang bersangkutan.

Pengurus pesantren juga disebut akan melakukan pembinaan dan evaluasi internal guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.

Selain itu, terdapat rencana untuk mengembalikan santri yang diduga terlibat kepada orang tua atau wali di daerah asalnya setelah proses internal selesai dilakukan.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis upaya konfirmasi telah dilakukan belum terdapat keterangan resmi dari pihak Pondok Pesantren Al Fatah terkait kronologi, status santri yang bersangkutan, maupun langkah yang akan ditempuh secara kelembagaan.

Pilihan Editor :  Stasiun Bekasi Timur Kembali Beroperasi, Layanan KRL Bekasi-Cikarang Mulai Normal

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada pihak kepolisian terkait kemungkinan penanganan hukum atas dugaan percobaan pencurian tersebut, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi yang diberikan aparat kepolisian.**/Red

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *