Kades Sipora Jaya dan Camat Kompak Siapkan Kebun PKK Hadapi Lomba Sumbar
Mentawai – Desa Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, bergerak cepat mematangkan persiapan menghadapi Lomba PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kepala Desa Sipora Jaya, Lutfi Anto, bersama Camat...

Mentawai – Desa Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, bergerak cepat mematangkan persiapan menghadapi Lomba PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Desa Sipora Jaya, Lutfi Anto, bersama Camat Sipora Utara, Jetro S.Th., M.Ec.Dev., turun langsung memimpin gotong royong masyarakat untuk menata kebun TP PKK Dasawisma Anggrek 6 dan 7 yang akan menjadi wakil daerah pada ajang tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (26/5/2026) itu dipusatkan di area kebun Dasawisma Anggrek 6 dan 7.
Sejumlah warga, kader PKK, perangkat desa, hingga unsur kecamatan tampak terlibat membersihkan lingkungan, merapikan tanaman, memperbaiki fasilitas pendukung, serta menata area kebun agar siap menghadapi proses penilaian tingkat provinsi.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menunjukkan kesiapan Desa Sipora Jaya, tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga dari aspek kebersihan lingkungan, ketahanan pangan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat berbasis Dasawisma.
Kepala Desa Sipora Jaya, Lutfi Anto, menegaskan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat merupakan modal utama dalam mendukung keberhasilan program PKK di tingkat desa.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat mencerminkan adanya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan tetap produktif dan tertata.
Ia menyebut, persiapan lomba bukan semata mengejar prestasi, melainkan juga memperkuat budaya kebersamaan di tengah masyarakat.
“Persiapan ini bukan hanya untuk menghadapi lomba, tetapi juga menjadi wujud semangat kebersamaan masyarakat Desa Sipora Jaya dalam membangun lingkungan yang bersih, tertata, dan produktif,” kata Lutfi Anto.
Ia menambahkan, kebun Dasawisma yang dikelola kader PKK memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.
Selain menghasilkan tanaman produktif, keberadaan kebun juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Sipora Utara, Jetro S.Th., M.Ec.Dev., mengapresiasi konsistensi kader PKK dan masyarakat yang terus menjaga semangat inovasi di tingkat desa.
Ia menilai, keberhasilan sebuah Dasawisma tidak hanya diukur dari penampilan fisik lingkungan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Menurut Jetro, aspek administrasi, kreativitas pengelolaan kebun, hingga partisipasi warga menjadi indikator penting dalam penilaian lomba PKK tingkat provinsi.
“Dasawisma bukan hanya soal lomba atau seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana program ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan menciptakan lingkungan yang sehat,” ujarnya.
Fokus pada Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Warga
Persiapan intensif yang dilakukan di Desa Sipora Jaya juga menjadi bagian dari upaya memperkuat program pemberdayaan keluarga melalui gerakan PKK.
Pemerintah desa bersama kader PKK mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan rumah tangga sekaligus sarana meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Dalam kegiatan gotong royong tersebut, warga terlihat membagi tugas secara bergantian.
Sebagian membersihkan area sekitar kebun, sementara lainnya melakukan penataan tanaman dan memperbaiki sarana pendukung yang dianggap perlu dibenahi sebelum penilaian dilakukan.
Kondisi itu memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat Desa Sipora Jaya.
Kekompakan warga dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung berbagai program pembangunan desa, termasuk program pemberdayaan keluarga melalui TP PKK.
Ajang Lomba PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat sendiri menjadi momentum penting bagi daerah untuk menunjukkan capaian program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan.
Selain menilai administrasi dan inovasi program, tim penilai juga biasanya memperhatikan keberlanjutan kegiatan serta keterlibatan masyarakat secara langsung.
Pemerintah Desa Sipora Jaya optimistis kebun TP PKK Dasawisma Anggrek 6 dan 7 mampu memberikan hasil maksimal dalam penilaian nanti.
Dukungan masyarakat yang solid disebut menjadi faktor penting dalam membangun citra positif Kabupaten Kepulauan Mentawai di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Desa Sipora Jaya berharap dapat tampil optimal sekaligus memperlihatkan bahwa program PKK bukan sekadar agenda perlombaan, melainkan gerakan sosial yang memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan keluarga.**/Fais










