Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Tes Urine Mendadak, Tegaskan Perang terhadap Narkoba di Internal Prajurit
Makassar, 17 Mei 2026 – Pangkalan TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin menggelar apel malam dan tes urine mendadak bagi prajurit bujangan guna mencegah penyalahgunaan narkoba serta pelanggaran disiplin. Kegiatan berlangsung...

Makassar, 17 Mei 2026 – Pangkalan TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin menggelar apel malam dan tes urine mendadak bagi prajurit bujangan guna mencegah penyalahgunaan narkoba serta pelanggaran disiplin.
Kegiatan berlangsung di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, Minggu malam, sebagai langkah konkret pengawasan internal sekaligus penguatan moral prajurit di lingkungan satuan.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Arifaini Nur Dwiyanto, menginstruksikan langsung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan personel berkelanjutan.
Seluruh prajurit bujangan mengikuti apel malam dengan tertib, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap disiplin, loyalitas, dan integritas sebagai anggota TNI Angkatan Udara.
Kadispers Lanud Sultan Hasanuddin memimpin jalannya apel didampingi pejabat utama, lalu menegaskan pentingnya menjaga perilaku sesuai norma keprajuritan.
Ia menyatakan, “Setiap prajurit wajib menjauhi narkoba dan perilaku menyimpang karena hal tersebut merusak kehormatan diri serta mencoreng institusi.
”Menurutnya, satuan tidak memberi ruang bagi pelanggaran serius yang bertentangan dengan nilai dasar TNI AU dan prinsip profesionalisme prajurit.
Selain itu, ia menekankan pentingnya deteksi dini melalui langkah nyata agar potensi pelanggaran dapat dicegah sejak awal secara sistematis.
Tes Mendadak Perkuat Pengawasan Internal
Usai apel, petugas langsung menggelar tes urine secara mendadak terhadap seluruh prajurit bujangan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada prajurit yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal satuan.
Petugas melaksanakan pemeriksaan secara transparan dan terukur, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara institusional.
Lanud Sultan Hasanuddin menempatkan upaya ini sebagai bagian dari strategi menjaga lingkungan kerja yang sehat, disiplin, dan profesional.
Selain itu, kegiatan tersebut mempertegas komitmen satuan dalam membangun budaya organisasi yang bersih dari pelanggaran hukum maupun etika.
Pimpinan Lanud juga mendorong seluruh prajurit agar terus memegang teguh nilai-nilai TNI Angkatan Udara dalam setiap aspek kehidupan.
Mereka menekankan implementasi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dan etika prajurit.
Lebih lanjut, satuan mengajak prajurit untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan dinas dan sosial agar tetap berada dalam koridor norma yang berlaku.
Lanud Sultan Hasanuddin menilai pembinaan rutin seperti ini mampu membentuk karakter prajurit yang tangguh, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, pimpinan berharap prajurit meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga nama baik satuan dan institusi TNI AU.
Dengan demikian, langkah preventif tersebut diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran serta memperkuat citra profesionalisme prajurit di mata masyarakat.









