Wakapolres Bekasi Kota Tinjau Pos Pam, Tekankan Pelayanan Humanis Mudik
"Pengawasan langsung oleh pimpinan diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan dan motivasi personel, sekaligus memastikan standar pelayanan"

Bekasi – Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara turun langsung melakukan monitoring Pos Pengamanan (Pos Pam) arus mudik Lebaran di Pos Lantas Tol Bekasi Timur, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 H/2026.
Monitoring diawali dengan apel bersama yang diikuti jajaran pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota, Kapolsek Rawalumbu, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan arus mudik.
Dalam kesempatan tersebut, Davis menegaskan pentingnya kehadiran Polri yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas menjelang Lebaran.
“Menjelang Idulfitri, mobilitas masyarakat meningkat. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan, berikan pelayanan yang maksimal dan tetap jaga sikap serta penampilan di lapangan,” ujar Davis dalam arahannya kepada personel.
Ia menekankan bahwa tugas pengamanan arus mudik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Oleh karena itu, setiap personel diminta menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi serta menjunjung sikap humanis dalam setiap interaksi dengan masyarakat.
Selain itu, Davis mengingatkan bahwa peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus diwujudkan secara konkret di lapangan.
Sikap ramah, responsif, dan sigap dalam menangani situasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Tampilkan sikap humanis dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, aspek internal juga menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut.
Seluruh personel diminta menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama bertugas, mengingat tingginya intensitas kerja selama periode arus mudik.
Kekompakan tim dan koordinasi antarpetugas juga ditekankan sebagai faktor penting dalam mendukung kelancaran operasi pengamanan.
Davis turut mengingatkan agar tidak ada pelanggaran sekecil apa pun selama pelaksanaan tugas.
Ia menegaskan bahwa setiap tindakan yang menyimpang berpotensi merusak citra institusi Polri di mata masyarakat.
“Jaga kesehatan, kekompakan, dan hindari pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merusak citra institusi,” tegasnya.
Fokus Kesiapan Personel dan Pelayanan Publik
Lebih lanjut, Davis menekankan pentingnya disiplin dalam menjalankan pembagian tugas yang telah ditentukan.
Ia meminta seluruh personel mematuhi prosedur operasional serta bertindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna menghindari kesalahan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Monitoring ini menjadi bagian dari upaya Polres Metro Bekasi Kota dalam memastikan seluruh personel siap menghadapi lonjakan arus kendaraan yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pos Pam di titik strategis seperti Tol Bekasi Timur dinilai memiliki peran krusial dalam mengurai kepadatan serta memberikan bantuan cepat kepada pemudik.
Pengawasan langsung oleh pimpinan diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan dan motivasi personel, sekaligus memastikan standar pelayanan tetap terjaga.
Hal ini penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal, khususnya pada momentum tahunan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Dengan kesiapan personel dan pengawasan yang berkelanjutan, Polres Metro Bekasi Kota berharap pelaksanaan arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
“Polri hadir untuk masyarakat, demi mudik yang aman dan keluarga yang bahagia,” pungkas Davis.**/frm










