Senin, 19 Okt 2026
Beranda » Produk » Kolak Singkong: Tips Membuatnya Tetap Empuk untuk Sajian Manis Berbuka Puasa

Kolak Singkong: Tips Membuatnya Tetap Empuk untuk Sajian Manis Berbuka Puasa

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cara – Kolak singkong merupakan salah satu hidangan manis yang banyak digemari masyarakat Indonesia.

Cita rasanya yang lezat dan menggugah selera menjadikannya pilihan favorit, terutama sebagai takjil berbuka puasa.

Namun, berbeda dengan kolak pisang yang mudah ditemukan di berbagai penjaja takjil saat bulan Ramadan, kolak singkong justru lebih jarang dijual di pinggir jalan.

Hal ini membuat banyak orang lebih memilih untuk membuatnya sendiri di rumah.

Kolak singkong tidak sepopuler kolak pisang di kalangan pedagang kaki lima karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu lebih lama.

Tekstur singkong yang keras jika tidak dimasak dengan benar membuat banyak orang menghindari menyajikannya secara komersial.

Selain itu, singkong perlu diolah dengan teknik khusus agar tetap empuk dan memiliki rasa yang legit.

Tips Membuat Kolak Singkong Tetap Empuk

Banyak orang mengalami kendala dalam memasak kolak singkong karena teksturnya yang sering kali kurang empuk.

Beberapa orang mencoba merebusnya berulang kali agar lebih lembut.

Menariknya, seorang YouTuber kuliner dengan kanal Resep Bunda Yustin membagikan trik sederhana agar singkong tetap empuk tanpa perlu direbus dua kali, sehingga proses memasak menjadi lebih praktis dengan hasil yang tetap memuaskan.

Berikut adalah langkah-langkah membuat kolak singkong empuk yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (13/2/2025):

  1. Siapkan bahan-bahan:
    • 1 kg singkong, dikupas, dicuci bersih, dan dipotong kecil-kecil.
    • 200 gram gula merah.
    • 50 gram atau setara 3 sdm gula pasir.
    • 250 ml air.
    • 1 liter santan.
    • 3 lembar daun pandan.
    • 1/4 sdt garam.

  2. Panaskan panci, lalu masukkan 200 gram gula merah dan 50 gram gula pasir bersama 250 ml air. Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga gula larut dan tercampur rata.

  3. Setelah larut, rebusan gula merah akan berbusa dan berubah warna menjadi merah kecoklatan. Matikan api dan sisihkan.

  4. Rebus potongan singkong dalam air mendidih. Tambahkan 3 lembar daun pandan untuk memberikan aroma harum.

  5. Tuangkan saringan rebusan gula merah ke dalam air rebusan singkong untuk menghindari kotoran atau pasir yang mungkin tertinggal dalam gula merah.

  6. Tunggu hingga air rebusan menyusut, yang menandakan bahwa singkong telah matang dan cukup empuk.

  7. Masukkan 1 liter santan dan 1/4 sdt garam. Aduk perlahan hingga santan tercampur sempurna dan kuah mendidih.

  8. Setelah matang, angkat kolak singkong dan sajikan dalam mangkuk.
Pilihan Editor :  Polisi Sahabat Anak, Strategi Humanis Polsek Penjaringan Bangun Disiplin Sejak Usia Dini

Sajian Takjil yang Lezat dan Kaya Manfaat

Kolak singkong yang empuk, manis, dan legit kini siap disantap sebagai takjil berbuka puasa. Sajikan dalam keadaan hangat agar rasanya semakin nikmat.

Selain rasanya yang lezat, kolak singkong juga memiliki berbagai manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisi dalam singkong.

Kolak singkong adalah hidangan tradisional Indonesia yang terdiri dari singkong yang direbus dalam kuah manis berbahan dasar gula merah, santan, dan daun pandan.

Teksturnya yang lembut dan rasa manisnya yang khas menjadikan kolak singkong sebagai hidangan yang digemari banyak orang.

Singkong mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa manfaat kesehatan singkong meliputi:

  • Menjaga kesehatan pencernaan: Kandungan serat dalam singkong membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit.

  • Mengurangi peradangan: Singkong mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

  • Mengontrol kadar gula darah: Karbohidrat kompleks dalam singkong dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kolak dapat dipanaskan kembali dengan cara memasaknya di atas api sedang tanpa perlu memisahkan bahan-bahannya.

Memanaskan kolak secara perlahan akan menjaga tekstur dan rasa tetap enak.

Kolak singkong sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara dan diletakkan di dalam lemari es agar tetap segar.

Kolak dapat bertahan hingga tiga hari dalam kondisi penyimpanan yang baik.

Kolak termasuk dalam kategori makanan manis khas Indonesia yang berbahan dasar santan, gula merah, dan daun pandan.

Hidangan ini sering disajikan saat bulan Ramadan sebagai takjil berbuka puasa, namun juga dapat dinikmati kapan saja sebagai camilan atau hidangan penutup.

Kesimpulan

Kolak singkong adalah hidangan tradisional yang memiliki rasa manis dan lezat, meski jarang ditemukan di penjaja takjil pinggir jalan, kolak singkong tetap menjadi favorit banyak orang.

Pilihan Editor :  Dentuman Mortir Warnai Latgabma SGS 2026 di Pesawaran

Dengan mengikuti tips dari kanal Resep Bunda Yustin, kita dapat membuat kolak singkong yang empuk tanpa perlu merebusnya berulang kali.

Selain menjadi sajian lezat, singkong juga kaya akan manfaat kesehatan.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya mencoba resep ini untuk menyajikan takjil istimewa di rumah selama Ramadan.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • TNI Kirim 175 Prajurit Zeni ke Kongo, Satgas Kizi Konga XX-V Siap Jaga Perdamaian Dunia

    TNI Kirim 175 Prajurit Zeni ke Kongo, Satgas Kizi Konga XX-V Siap Jaga Perdamaian Dunia

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Komitmen Indonesia untuk menjaga perdamaian dunia kembali ditunjukkan melalui kehadiran prajurit TNI dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo. Sebanyak 175 prajurit dari Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V/MONUSCO TA 2025 resmi diberangkatkan dari Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (19/6/2025). Upacara pemberangkatan dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen […]

  • “BELIEVE” Tayang Perdana, Panglima TNI “Ini Film yang Patut Ditonton Anak Muda Indonesia”

    “BELIEVE” Tayang Perdana, Panglima TNI “Ini Film yang Patut Ditonton Anak Muda Indonesia”

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Sorotan lampu, karpet merah, dan tepuk tangan meriah mewarnai malam gala premiere film BELIEVE, Jumat (18/7/2025) di XXI Plaza Senayan, Jakarta. Di tengah gemerlap suasana, hadir sosok yang menjadi inspirasi utama film ini: Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang ikut menyaksikan langsung kisah hidupnya diangkat ke layar lebar. Film BELIEVE bukan sekadar tontonan. […]

  • Teknologi Pendidikan: Bagaimana Menggunakannya untuk Meningkatkan Pembelajaran Pelajar dan Mahasiswa di Sekolah

    Teknologi Pendidikan: Bagaimana Menggunakannya untuk Meningkatkan Pembelajaran Pelajar dan Mahasiswa di Sekolah

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Hai sobat gensa, teknologi pendidikan telah menjadi salah satu hal yang penting dalam meningkatkan pembelajaran pelajar dan mahasiswa di sekolah. Teknologi yang digunakan dalam pendidikan dapat menyediakan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif.  Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana menggunakan teknologi pendidikan untuk meningkatkan pembelajaran pelajar dan mahasiswa di sekolah. Pertama, gunakan teknologi […]

  • Gedong Tinggi Tambun Diserbu, Bara Revolusi Menyala Dua Hari Setelah Proklamasi

    Gedong Tinggi Tambun Diserbu, Bara Revolusi Menyala Dua Hari Setelah Proklamasi

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    BEKASI – Gedong Tinggi Tambun menjadi salah satu titik penting dalam pergolakan awal Revolusi Kemerdekaan di wilayah Bekasi. Pada 19 Agustus 1945, dua hari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, massa pejuang dan pemuda di Tambun bergerak menyerang Gedong Tinggi, bangunan yang sebelumnya menjadi pusat kekuasaan administrasi perkebunan dan simbol dominasi kolonial di wilayah tersebut. Penyerangan itu […]

  • Danlanal Sibolga Tandatangani Pakta Integritas Seleksi Caba dan Cata PK TNI AL Gelombang I TA 2026

    Danlanal Sibolga Tandatangani Pakta Integritas Seleksi Caba dan Cata PK TNI AL Gelombang I TA 2026

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Sibolga – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha, M.Tr.Opsla., memimpin langsung Upacara Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Penerimaan Calon Bintara PK dan Calon Tamtama PK TNI AL Gelombang I TA 2026 Sub Panda Sibolga di Lapangan Trisila Mako Lanal Sibolga, Senin (12/01/2026). Sejak awal kegiatan, Danlanal Sibolga mengarahkan seluruh […]

  • Ekspresikan Seni Musik, Satgas Yonif 323 Buaya Putih Adakan Pelatihan Alat Musik Kepada Anak Papua

    Ekspresikan Seni Musik, Satgas Yonif 323 Buaya Putih Adakan Pelatihan Alat Musik Kepada Anak Papua

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    ILAGA, PAPUA – Disamping melaksanakan tugas pokok mengamankan wilayah Papua Pegunungan dari teror dan ancaman Organisasi Papua Merdeka (OPM) Satgas Yonif 323 Buaya Putih, melaksanakan perannya dalam membantu dan mengayomi masyarakat melalui berbagai program kreatif, salah satunya berupa pelatihan alat musik kepada anak sekolah SMA N 1 Ilaga, bertempat di ruang kelas SMA N 1 […]

expand_less