Senin, 19 Okt 2026
Beranda » HUKUM » DPP LAKI Serukan Reformasi Hukum dan Edukasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi

DPP LAKI Serukan Reformasi Hukum dan Edukasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Dewan Pimpinan Pusat Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPP LAKI) menyerukan reformasi menyeluruh dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, melalui pengetatan sanksi hukum dan peningkatan edukasi publik.

Seruan ini mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke 18 LAKI yang digelar pada 17 – 20 Mei 2025 di Grand Kamala Lagoon, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Rakernas bertema “Indonesia Bangkit Melawan Korupsi Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka” ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang disusun oleh tiga komisi internal, yaitu Komisi A, B, dan C.

Salah satu poin utama adalah usulan revisi terhadap Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), yang dinilai masih lemah dalam memberikan efek jera kepada pelaku korupsi.

Ketua Umum DPP LAKI, Burhanuddin Abdullah, dalam keterangannya kepada awak media pada Senin (19/5/2025), menjelaskan bahwa sanksi pidana yang berlaku saat ini tidak cukup memberikan tekanan moral maupun hukum kepada para koruptor.

“Hukuman minimal satu tahun penjara dalam UU Tipikor terlalu ringan. Kami mengusulkan agar sanksi pidana diperberat, minimal 10 hingga 15 tahun. Selain itu, kami mendorong adanya sanksi sosial, seperti pembangunan museum koruptor, guna menumbuhkan budaya malu di tengah masyarakat,” ujar Burhanuddin.

Rakernas ini dihadiri oleh sekitar 300 peserta, yang terdiri atas perwakilan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LAKI dari berbagai provinsi.

Selain sebagai forum konsolidasi dan evaluasi kinerja organisasi, Rakernas juga menjadi ajang peneguhan komitmen untuk menjalin sinergi lebih kuat dengan pemerintah dan aparat penegak hukum.

Burhanuddin menegaskan bahwa LAKI ingin tetap menjadi organisasi yang solid dan relevan, serta konsisten dalam mendukung agenda nasional pemberantasan korupsi.

“Pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama antarlembaga dan partisipasi masyarakat luas. Kami ingin memastikan bahwa LAKI tetap eksis sebagai mitra strategis yang kredibel,” tegasnya.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 17 hingga 20 Mei 2025, bertempat di Grand Kamala Lagoon di Kota Bekasi.

Pilihan Editor :  Eksekusi Lahan di Bekasi Cacat Prosedur, Menteri ATR BPN Angkat Bicara

Menurut DPP LAKI, korupsi telah menjadi bahaya laten yang terus menggerogoti sistem pemerintahan dan kepercayaan publik.

Reformasi sistem hukum dan peningkatan kesadaran publik dipandang sebagai dua strategi penting dalam membangun ekosistem antikorupsi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Masyarakat perlu diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya korupsi. Edukasi publik merupakan fondasi utama untuk menciptakan generasi antikorupsi,” ujar Burhanuddin.

DPP LAKI menilai bahwa pendekatan represif semata tidak cukup efektif jika tidak diimbangi dengan pembentukan karakter antikorupsi sejak dini, melalui pendidikan dan kampanye publik yang berkelanjutan.

Langkah Konkret

Selain mengusulkan revisi hukum dan penguatan edukasi, DPP LAKI juga merencanakan pengajuan resmi kepada pemerintah untuk menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Anti Korupsi Indonesia.

Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, yang dinilai memiliki nilai simbolis dalam menggelorakan semangat perjuangan melawan korupsi.

“Kami akan segera mengajukan usulan tersebut secara tertulis kepada pemerintah. Diharapkan, peringatan tahunan ini dapat menjadi momentum nasional untuk menyatukan langkah dalam melawan korupsi,” jelas Burhanuddin.

Di sisi internal, LAKI juga menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan organisasi agar semakin profesional dan adaptif.

Langkah ini dianggap penting agar organisasi dapat bekerja lebih efektif dan terpercaya dalam menjalankan fungsi pengawasan sosial.

Harapan dan Tindak Lanjut

DPP LAKI berharap agar hasil Rakernas ke 18 ini tidak hanya menjadi rekomendasi semata, tetapi dapat diadopsi dan diimplementasikan oleh pemerintah.

Burhanuddin menekankan pentingnya respons serius dari pemangku kebijakan, terutama dalam momentum menjelang 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

“Kami ingin Indonesia bebas dari belenggu korupsi saat menyambut usia satu abad kemerdekaan. Itu cita-cita besar yang hanya bisa terwujud jika ada komitmen bersama dari semua elemen bangsa,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Rakernas, DPP LAKI juga menyatakan kesiapan untuk mendampingi proses advokasi kebijakan, termasuk melalui dialog dengan kementerian terkait, lembaga legislatif, dan aparat penegak hukum.

Pilihan Editor :  Lanud Halim Perdanakusuma Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kebersamaan TNI AU dan Warga

Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) adalah organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pengawasan dan advokasi antikorupsi.

DPP LAKI telah menyelenggarakan delapan belas kali Rakernas sebagai bagian dari upaya konsolidasi nasional dalam melawan praktik korupsi di berbagai sektor.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • HABEMA’S SOCIAL COMMUNICATION ROUSED THE ENTHUSIASM OF KAGO YOUTH TO PRACTICE MUSIC

    HABEMA’S SOCIAL COMMUNICATION ROUSED THE ENTHUSIASM OF KAGO YOUTH TO PRACTICE MUSIC

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Ilaga Puncak, Papua – One of the military units under the command of the Indonesian Armed Forces Operational Command HABEMA, the Task Forces of the Raider Infantry Battalion 323/Buaya Putih Kostrad, is currently conducting mobile security at the border of Indonesia and Papua New Guinea, especially in the Puncak Regency, Papua Tengah Province. Monday, (14/10/2024). […]

  • 8 Pembunuh Vina Sempat Cabut Keterangan di Polda Jabar

    8 Pembunuh Vina Sempat Cabut Keterangan di Polda Jabar

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Polda Jabar akan melakukan pemeriksaan ulang terhadap delapan tersangka guna mengetahui alasan mereka mencabut keterangan tersebut

  • TNI, Polri, dan Pemda Puncak Jaya Perkuat Sinergi Lewat Senam Jumat Sehat

    TNI, Polri, dan Pemda Puncak Jaya Perkuat Sinergi Lewat Senam Jumat Sehat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya, 26 Juni 2026 – TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya memperkuat sinergi antarlembaga melalui Senam Jumat Sehat Gabungan di halaman Polres Puncak Jaya, Jumat. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat koordinasi antarunsur pemerintah dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Polres Puncak Jaya menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang melibatkan berbagai elemen […]

  • Atur Lalin di GT Pasteur–Gunung Batu, Ditlantas Polda Jabar Gencarkan Operasi Patuh Lodaya 2025

    Atur Lalin di GT Pasteur–Gunung Batu, Ditlantas Polda Jabar Gencarkan Operasi Patuh Lodaya 2025

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – Kemacetan di Kota Bandung kembali jadi sorotan, Untuk mengatasinya, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat turun langsung ke lapangan, Rabu (16/07/2025) Personel Ditlantas terlihat aktif mengatur arus kendaraan di kawasan Gerbang Tol (GT) Pasteur hingga Gunung Batu, yang dikenal sebagai salah satu titik padat kendaraan di Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi […]

  • Bakamla RI & Korea Coast Guard Selamatkan 8 ABK WNI dari Dugaan TPPO di Korsel

    Bakamla RI & Korea Coast Guard Selamatkan 8 ABK WNI dari Dugaan TPPO di Korsel

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Agustus 2025 – Kolaborasi cepat dan tepat antara Bakamla RI, KBRI Seoul, dan Korea Coast Guard (KCG) membuahkan hasil manis: delapan Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia berhasil diselamatkan dari dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di perairan Korea Selatan. Aksi penyelamatan ini bermula dari laporan AD, keluarga salah satu korban, kepada Bagian […]

  • Pangandaran Run 2026 Diikuti 5.070 Peserta, TNI Gelar Bakti Kesehatan dan Bansos

    Pangandaran Run 2026 Diikuti 5.070 Peserta, TNI Gelar Bakti Kesehatan dan Bansos

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pangandaran – Sebanyak 5.070 peserta mengikuti Pangandaran Run 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI di Lapangan Bandara Nusawiru, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). Kegiatan lari kategori 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K) tersebut mempertemukan prajurit TNI, anggota Polri, dan masyarakat sipil melalui olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat. Asisten Operasi (Asops) […]

expand_less