Sabtu, 7 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Hukum » Bisnis Gelap Obat Keras Daftar G di Jagakarsa Diduga Dilindungi Oknum Aparat

Bisnis Gelap Obat Keras Daftar G di Jagakarsa Diduga Dilindungi Oknum Aparat

  • account_circle Tama
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta Selatan – Praktik ilegal jual beli obat keras tanpa izin resmi kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Jakarta Selatan.

Di balik warung kelontong sederhana di kawasan Jagakarsa, tersimpan bisnis gelap penjualan Tramadol dan Hexymer yang dijual bebas kepada masyarakat tanpa resep dokter.

Kegiatan ini terungkap setelah tim media melakukan investigasi langsung ke lokasi.

Penjaga toko bernama Reja (nama samaran) mengaku telah bekerja di tempat tersebut selama dua bulan terakhir.

Ia menyebut hanya sebagai pekerja dengan upah Rp1 juta per bulan, termasuk uang makan.

“Minimal udah dua bulan. Saya cuma kerja di sini, gajinya satu juta sebulan sama uang makan,” ujar Reja saat ditemui tim media.

Harga yang dipatok pun tergolong murah.

Satu klip Excimer berisi enam butir dijual Rp7.000, sementara satu lempeng Tramadol dilepas Rp30.000.

Dalam sehari, omzet toko diperkirakan mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta, terutama pada akhir pekan.

Lebih mengejutkan, Reja mengungkap bahwa praktik tersebut diketahui oleh lingkungan sekitar, bahkan diduga mendapat “perlindungan” dari oknum aparat kepolisian dan pejabat lain.

“Dari RT-nya, RW-nya itu tahu. Ada inisial IM oknum dari Polres Jakarta Selatan. Saya sudah kordi, bang,” ungkapnya.

Reja juga menyebut adanya oknum dari Dinas Kesehatan yang kerap datang setiap bulan dan menerima “uang rokok” sebesar Rp100 ribu.

“Sebulan sekali datang, pakai baju batik. Dikasih seratus ribu,” tambahnya.

Lebih jauh, Reja mengaku pernah diamankan oleh pihak Polsek Jagakarsa,

namun dilepaskan kembali tanpa proses hukum.

Ia menduga ada campur tangan dari atasannya yang disebut bernama Bang Damar, warga asal Aceh, yang diduga mengendalikan beberapa titik penjualan obat keras di wilayah tersebut.

“Bosnya Bang Damar, orang Aceh. Banyak toko lain juga, beda-beda tempat,” jelasnya.

Praktik penjualan obat keras tanpa izin jelas melanggar Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 196 dan 197, yang menyatakan bahwa setiap orang yang memperjualbelikan obat keras tanpa izin edar dapat dipidana hingga 15 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.

Baca juga :  Iwan Fals Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus OI, Berharap Segera Tuntas

Selain itu, kegiatan tersebut juga melanggar Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2017 yang menegaskan bahwa obat keras hanya boleh dijual di apotek dengan resep dokter dan di bawah pengawasan tenaga farmasi.

Apabila benar ada keterlibatan oknum aparat, maka hal itu merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menegaskan bahwa tugas polisi adalah melindungi, mengayomi, dan menegakkan hukum, bukan melindungi pelaku kejahatan.

Keterlibatan aparat semacam itu juga dapat dijerat dengan Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang oleh pejabat yang melakukan tindakan melawan hukum demi keuntungan pribadi atau pihak lain.

Kasus ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan dugaan praktik “main mata” antara oknum aparat, pejabat dinas, dan pelaku lapangan.

Alih-alih diberantas, bisnis obat keras ilegal justru terus tumbuh di tengah masyarakat.

Tim media berkomitmen menelusuri lebih jauh jaringan di balik praktik ini dan akan meminta Polda Metro Jaya, Mabes Polri, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, serta BPOM untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut demi melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan obat keras.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • TNI AL Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit di Ambon

    TNI AL Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit di Ambon

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ambon – Kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali terlihat nyata di Rumkital dr. F.X. Suhardjo Kodaeral IX Ambon. Dalam rangka HUT ke-80 TNI, Rumkital menggelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit, Jumat (3/10/2025), menghadirkan layanan medis gratis bagi pasien dari berbagai wilayah. Selama tiga hari kegiatan, mulai 2 hingga 4 Oktober, 28 pasien mendapatkan operasi: […]

  • Cara Cek Penerima BSU 2025 dan Informasi Lengkap Terkait BPJS Ketenagakerjaan

    Cara Cek Penerima BSU 2025 dan Informasi Lengkap Terkait BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memastikan status sebagai penerima dan mengetahui cara cek penerima

  • TNI dan Komponen Masyarakat Perkuat Patroli Malam, Jaga Keamanan Tangerang dan Tangsel

    TNI dan Komponen Masyarakat Perkuat Patroli Malam, Jaga Keamanan Tangerang dan Tangsel

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 22 Mei 2026 – TNI bersama komponen masyarakat menggelar patroli malam terpadu untuk menjaga keamanan dan memperkuat kebersamaan di wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Kodim 0506/Tangerang mengerahkan Babinsa Koramil 01/Tgr dan Koramil 05/Ciputat dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam. Patroli melibatkan unsur Komponen Pendukung (Komduk), Satuan Perlindungan Masyarakat, organisasi masyarakat, serta warga […]

  • Jembatan Garuda Hampir Rampung, Akses Warga Panunggangan Utara Segera Terbuka

    Jembatan Garuda Hampir Rampung, Akses Warga Panunggangan Utara Segera Terbuka

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 28 April 2026 – Pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, memasuki tahap akhir dan segera difungsikan untuk mendukung mobilitas warga. Proyek infrastruktur tersebut menjawab kebutuhan akses yang selama ini terbatas di wilayah tersebut. Kodim 0506/Tangerang melalui Koramil 01/Tgr mengakselerasi pembangunan bersama masyarakat setempat. Personel TNI dan warga bekerja intensif […]

  • Rudal Mistral dan Stinger Uji Kesiapan Pertahanan Udara SGS 2026

    Rudal Mistral dan Stinger Uji Kesiapan Pertahanan Udara SGS 2026

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Martapura – Prajurit Arhanud TNI AD bersama personel Air Defense US Army menguji kesiapan pertahanan udara melalui latihan penembakan sasaran tanpa awak. Latihan tersebut berlangsung dalam Latgabma Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Lapangan Tembak Staling Armed Puslatpur Kodiklat TNI AD. Kegiatan berlangsung di Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (9/9/2026), dengan melibatkan unsur pertahanan udara […]

  • Lanal Batuporon Gelar Sosialisasi dan Bakti Sosial

    Lanal Batuporon Gelar Sosialisasi dan Bakti Sosial

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sumenep — Pulau Gili Genteng dipenuhi antusiasme nelayan Sabtu (20/9/2025), saat Lanal Batuporon bekerja sama dengan Husky CNOOC Madura (HCML) menggelar sosialisasi dan bakti sosial. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang alat tangkap ramah lingkungan dan larangan beraktivitas di zona objek vital nasional (Obvitnas). Dengan tema “Sosialisasi Bakti Teritorial Prima: Komsos Alat Tangkap Ramah Lingkungan, […]

expand_less