Rabu, 4 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Ekonomi » Teddy Indra Wijaya: Produk AS Tetap Wajib Bersertifikat Halal di Indonesia

Teddy Indra Wijaya: Produk AS Tetap Wajib Bersertifikat Halal di Indonesia

  • account_circle Tama
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ekonomi – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kabar yang menyebut produk asal Amerika Serikat (AS) dapat masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal adalah tidak benar.

Pemerintah memastikan seluruh produk yang diwajibkan bersertifikat halal tetap harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan nasional, tanpa pengecualian dalam kerja sama perdagangan Indonesia-AS.

Pernyataan itu disampaikan Teddy dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden pada Minggu (22/2/2026) malam.

Ia merespons beredarnya informasi di ruang publik yang menarasikan adanya kelonggaran terhadap produk AS terkait kewajiban sertifikasi halal.

“Ada yang bilang kalau produk AS masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal? Jadi singkatnya begini: itu tidak benar,” ujar Teddy.

Ia menegaskan, pemerintah tidak pernah menghapus atau melonggarkan kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang memang diwajibkan berdasarkan regulasi nasional.

Ketentuan tersebut tetap berlaku bagi seluruh produk, baik yang diproduksi di dalam negeri maupun yang diimpor, termasuk dari Amerika Serikat.

Menurut Teddy, setiap produk yang termasuk kategori wajib halal harus mencantumkan label halal yang sah.

Sertifikasi dapat diterbitkan oleh lembaga halal di Amerika Serikat yang telah diakui, maupun oleh otoritas halal di Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.

“Produk yang wajib bersertifikasi pasti harus ada label halalnya, baik dari badan halal di AS maupun badan halal di Indonesia,” kata dia.

Di Amerika Serikat, terdapat sejumlah lembaga sertifikasi halal yang diakui secara internasional.

Di antaranya adalah Halal Transactions of Omaha (HTO) dan Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA).

Kedua lembaga tersebut telah memiliki rekam jejak dalam menerbitkan sertifikat halal bagi produk yang dipasarkan secara global.

Sementara di Indonesia, otoritas penyelenggara sertifikasi halal berada di bawah Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Baca juga :  Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Buyback, dan Harga per Gram

Lembaga ini bertugas memastikan proses sertifikasi berjalan sesuai standar nasional dan ketentuan Undang-Undang tentang Jaminan Produk Halal.

Selain kewajiban sertifikasi halal, Teddy juga menegaskan bahwa produk tertentu seperti kosmetik dan alat kesehatan tetap wajib memperoleh izin edar sebelum dipasarkan di Indonesia.

Izin tersebut diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sesuai prosedur yang berlaku.

Dengan demikian, tidak ada relaksasi standar keamanan, mutu, maupun ketentuan halal dalam kebijakan perdagangan Indonesia-AS.

Seluruh produk tetap harus melewati proses verifikasi administratif dan teknis sebelum beredar di pasar domestik.

Pengakuan Sertifikat Melalui MRA

Teddy menjelaskan, Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki Mutual Recognition Agreement (MRA) atau perjanjian saling pengakuan dalam konteks sertifikasi halal.

MRA merupakan mekanisme kerja sama internasional yang memungkinkan pengakuan sertifikat dari lembaga yang telah disepakati kedua negara.

Namun, ia menegaskan bahwa MRA tidak berarti penghapusan kewajiban atau pengabaian regulasi nasional.

Sebaliknya, pengakuan tersebut dilakukan secara terstandar dan tetap berada dalam kerangka hukum Indonesia.

Melalui MRA, sertifikat halal yang diterbitkan lembaga di AS yang telah diakui dapat diterima dalam proses administrasi di Indonesia.

Proses ini bertujuan mempermudah arus perdagangan tanpa mengorbankan prinsip perlindungan konsumen dan kepastian hukum.

“Dengan adanya MRA tersebut, pengakuan sertifikasi dilakukan secara terstandar dan tetap berada dalam kerangka regulasi nasional,” ujar Teddy.

Ia menekankan bahwa kebijakan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak menghapus kewajiban pemenuhan standar nasional.

Prinsip perlindungan konsumen, keamanan produk, serta kepatuhan terhadap ketentuan halal tetap menjadi prioritas pemerintah.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas kekhawatiran sebagian masyarakat yang menilai kerja sama perdagangan berpotensi membuka celah masuknya produk tanpa sertifikasi halal.

Baca juga :  Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun, Program Baru Prabowo Mulai Februari 2025

Pemerintah, kata Teddy, tetap konsisten menjalankan mandat regulasi.

Secara terpisah, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Informasi terkait kebijakan publik, terutama yang menyangkut isu sensitif seperti halal dan perlindungan konsumen, sebaiknya diperoleh dari sumber resmi pemerintah.

Klarifikasi ini menegaskan bahwa aspek halal dan standar mutu produk tetap menjadi instrumen penting dalam tata kelola perdagangan nasional.

Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga kepastian hukum dan kepercayaan publik di tengah dinamika kerja sama ekonomi global.

Dengan penegasan tersebut, pemerintah berharap polemik terkait isu produk AS tanpa sertifikasi halal dapat diluruskan.

Regulasi tetap berlaku, pengawasan tetap berjalan, dan standar nasional tetap menjadi rujukan utama dalam setiap arus barang yang masuk ke Indonesia.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Kecurangan Pemilu Menurut Pengamat Politik

    Kecurangan Pemilu Menurut Pengamat Politik

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kita bisa lihat, bagaimana dukungan terhadap 02 itu terus meningkat, akhirnya ya menang. Jangan sampai buruk muka cermin dibelah,

  • Ide Bisnis Untung Besar Dengan Modal Kecil Selama Bulan Ramadhan

    Ide Bisnis Untung Besar Dengan Modal Kecil Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Gensa – Ramadhan adalah bulan yang baik untuk semua orang. Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momen kebahagiaan bagi umat Islam yang berpuasa, tetapi juga bagi para pebisnis. Pasalnya, banyak pelaku usaha yang mengaku bisa mendapatkan untung hingga 2-3 kali lipat dibandingkan bulan-bulan biasa. Bagi Anda yang ingin merasakan nikmatnya Ramadhan dalam berbisnis, Anda bisa mulai mempersiapkannya […]

  • Danlanal Bandung Ajak Mahasiswa UNHAN RI Untuk Peduli Laut

    Danlanal Bandung Ajak Mahasiswa UNHAN RI Untuk Peduli Laut

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung, Kolonel Laut (P) Muhammad Taufik, M.Tr.Hanla., M.M., mengajak mahasiswa S2 Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan RI (UNHAN RI) untuk membuka mata terhadap realitas maritim Indonesia, khususnya di wilayah pesisir Jawa Barat. Ajakan itu disampaikan saat memberikan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) kepada mahasiswa Program Studi Keamanan […]

  • Danlanal Bintan dan Prajurit TNI AL Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Tanjungpinang

    Danlanal Bintan dan Prajurit TNI AL Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Tanjungpinang

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tanjungpinang – Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan, Kolonel Laut (P) DR. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., bersama prajurit Lanal Bintan ikut serta dalam kegiatan penanaman 5.000 pohon mangrove dalam rangka penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Laboratorium Mangrove Alami SMP Negeri 10, Tanjung Unggat, Tanjungpinang, Sabtu (24/5/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI […]

  • KSBSI Apresiasi Kehadiran Presiden Prabowo Dalam May Day 2026 di Monas

    KSBSI Apresiasi Kehadiran Presiden Prabowo Dalam May Day 2026 di Monas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    pemerintah melalui sejumlah pejabat telah melakukan komunikasi awal dengan pimpinan serikat buruh menjelang pelaksanaan May Day

  • 5 Alasan Anda Perlu Bekerja Dengan Pesaing Anda

    5 Alasan Anda Perlu Bekerja Dengan Pesaing Anda

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Diterbitkan oleh : icuen WhatsApp :  0838 3347 4553 Gensa – Tampaknya berlawanan dengan intuisi dalam kehidupan apa pun untuk membantu pesaing. Namun, dalam dunia wirausaha, ada sejumlah cara yang membantu orang lain dapat menghasilkan lebih banyak uang di kantong Anda sendiri dan menghasilkan praktik yang lebih baik untuk bisnis Anda. Gensa Club – 5 Alasan […]

expand_less