Selasa, 13 Okt 2026
Beranda » EKONOMI » Teddy Indra Wijaya: Produk AS Tetap Wajib Bersertifikat Halal di Indonesia

Teddy Indra Wijaya: Produk AS Tetap Wajib Bersertifikat Halal di Indonesia

  • account_circle Tama
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ekonomi – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kabar yang menyebut produk asal Amerika Serikat (AS) dapat masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal adalah tidak benar.

Pemerintah memastikan seluruh produk yang diwajibkan bersertifikat halal tetap harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan nasional, tanpa pengecualian dalam kerja sama perdagangan Indonesia-AS.

Pernyataan itu disampaikan Teddy dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden pada Minggu (22/2/2026) malam.

Ia merespons beredarnya informasi di ruang publik yang menarasikan adanya kelonggaran terhadap produk AS terkait kewajiban sertifikasi halal.

“Ada yang bilang kalau produk AS masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal? Jadi singkatnya begini: itu tidak benar,” ujar Teddy.

Ia menegaskan, pemerintah tidak pernah menghapus atau melonggarkan kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang memang diwajibkan berdasarkan regulasi nasional.

Ketentuan tersebut tetap berlaku bagi seluruh produk, baik yang diproduksi di dalam negeri maupun yang diimpor, termasuk dari Amerika Serikat.

Menurut Teddy, setiap produk yang termasuk kategori wajib halal harus mencantumkan label halal yang sah.

Sertifikasi dapat diterbitkan oleh lembaga halal di Amerika Serikat yang telah diakui, maupun oleh otoritas halal di Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.

“Produk yang wajib bersertifikasi pasti harus ada label halalnya, baik dari badan halal di AS maupun badan halal di Indonesia,” kata dia.

Di Amerika Serikat, terdapat sejumlah lembaga sertifikasi halal yang diakui secara internasional.

Di antaranya adalah Halal Transactions of Omaha (HTO) dan Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA).

Kedua lembaga tersebut telah memiliki rekam jejak dalam menerbitkan sertifikat halal bagi produk yang dipasarkan secara global.

Sementara di Indonesia, otoritas penyelenggara sertifikasi halal berada di bawah Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Pilihan Editor :  Hutan Mangrove Paloh Digasak Alat Berat, Warga Geram: “Kami Kehilangan Sumber Nafkah!”

Lembaga ini bertugas memastikan proses sertifikasi berjalan sesuai standar nasional dan ketentuan Undang-Undang tentang Jaminan Produk Halal.

Selain kewajiban sertifikasi halal, Teddy juga menegaskan bahwa produk tertentu seperti kosmetik dan alat kesehatan tetap wajib memperoleh izin edar sebelum dipasarkan di Indonesia.

Izin tersebut diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sesuai prosedur yang berlaku.

Dengan demikian, tidak ada relaksasi standar keamanan, mutu, maupun ketentuan halal dalam kebijakan perdagangan Indonesia-AS.

Seluruh produk tetap harus melewati proses verifikasi administratif dan teknis sebelum beredar di pasar domestik.

Pengakuan Sertifikat Melalui MRA

Teddy menjelaskan, Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki Mutual Recognition Agreement (MRA) atau perjanjian saling pengakuan dalam konteks sertifikasi halal.

MRA merupakan mekanisme kerja sama internasional yang memungkinkan pengakuan sertifikat dari lembaga yang telah disepakati kedua negara.

Namun, ia menegaskan bahwa MRA tidak berarti penghapusan kewajiban atau pengabaian regulasi nasional.

Sebaliknya, pengakuan tersebut dilakukan secara terstandar dan tetap berada dalam kerangka hukum Indonesia.

Melalui MRA, sertifikat halal yang diterbitkan lembaga di AS yang telah diakui dapat diterima dalam proses administrasi di Indonesia.

Proses ini bertujuan mempermudah arus perdagangan tanpa mengorbankan prinsip perlindungan konsumen dan kepastian hukum.

“Dengan adanya MRA tersebut, pengakuan sertifikasi dilakukan secara terstandar dan tetap berada dalam kerangka regulasi nasional,” ujar Teddy.

Ia menekankan bahwa kebijakan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak menghapus kewajiban pemenuhan standar nasional.

Prinsip perlindungan konsumen, keamanan produk, serta kepatuhan terhadap ketentuan halal tetap menjadi prioritas pemerintah.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas kekhawatiran sebagian masyarakat yang menilai kerja sama perdagangan berpotensi membuka celah masuknya produk tanpa sertifikasi halal.

Pilihan Editor :  DANA Gratis Rp 1.520.248 Tanpa Aplikasi? Cukup Klik Website Ini Langsung Cair

Pemerintah, kata Teddy, tetap konsisten menjalankan mandat regulasi.

Secara terpisah, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Informasi terkait kebijakan publik, terutama yang menyangkut isu sensitif seperti halal dan perlindungan konsumen, sebaiknya diperoleh dari sumber resmi pemerintah.

Klarifikasi ini menegaskan bahwa aspek halal dan standar mutu produk tetap menjadi instrumen penting dalam tata kelola perdagangan nasional.

Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga kepastian hukum dan kepercayaan publik di tengah dinamika kerja sama ekonomi global.

Dengan penegasan tersebut, pemerintah berharap polemik terkait isu produk AS tanpa sertifikasi halal dapat diluruskan.

Regulasi tetap berlaku, pengawasan tetap berjalan, dan standar nasional tetap menjadi rujukan utama dalam setiap arus barang yang masuk ke Indonesia.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Wapang TNI Dampingi Menhan RI Kunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo

    Wapang TNI Dampingi Menhan RI Kunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sarajevo – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan RI Syafrie Sjamsuddin mengunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, Minggu (11/1/2026). Kunjungan ini mengiringi rangkaian pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina yang secara langsung membahas penguatan kerja sama pertahanan kedua negara. Dalam kunjungan tersebut, Menhan RI bersama Wapres […]

  • Sholat Ghaib, TNI-Polri Satukan Doa untuk Keselamatan Jawa Barat

    Sholat Ghaib, TNI-Polri Satukan Doa untuk Keselamatan Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – Suasana khidmat menyelimuti aula utama Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Senin (1/09/2025). Ratusan prajurit TNI bersama jajaran Polri melaksanakan shalat ghaib sebagai bentuk doa bersama demi keselamatan dan ketentraman masyarakat Jawa Barat. Sholat ghaib ini dipimpin langsung Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi […]

  • GasBuddy : Kenaikan Yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya di Amerika

    GasBuddy : Kenaikan Yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya di Amerika

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Tidak ada akhir yang terlihat untuk ‘kenaikan yang belum pernah terjadi sebelumnya’ harga gas: GasBuddy Gensa – (GasBuddy) Orang Amerika mengalami salah satu minggu terdalam dari kenaikan harga energi, menandai kenaikan mingguan kesepuluh berturut-turut. Harga rata-rata gas negara bagian itu naik 46,5 sen dari minggu lalu dan menjadi $4,06 per galon Senin, menurut data dari GasBuddy […]

  • Prajurit Kodim 1710/Mimika dan Persit KCK Cabang XXXV Ikuti Sosialisasi Penggunaan Gas LPG yang Aman

    Prajurit Kodim 1710/Mimika dan Persit KCK Cabang XXXV Ikuti Sosialisasi Penggunaan Gas LPG yang Aman

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika, 4 Agustus 2025 – Keselamatan dalam penggunaan gas elpiji menjadi perhatian serius Kodim 1710/Mimika. Senin pagi, prajurit Kodim 1710/Mimika bersama Persit KCK Cabang XXXV mengikuti sosialisasi penggunaan gas LPG yang baik dan benar di lapangan upacara Makodim 1710/Mimika. Kegiatan ini menghadirkan Natan Tulak, Supervisor Koperasi Purna Karyawan Pertamina, sebagai pemateri. Ia memaparkan secara rinci […]

  • TNI Gandeng IPB Bangun Kompi Pangan: Dari Latihan Militer ke Ladang Ketahanan

    TNI Gandeng IPB Bangun Kompi Pangan: Dari Latihan Militer ke Ladang Ketahanan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bogor – Ketahanan pangan kini menjadi medan baru bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bersama IPB University, TNI meresmikan program Kompi Produksi Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 yang dibuka oleh Aster Panglima TNI Mayjen TNI Mohammad Naudi Nurdika dan Wakil Rektor IPB Prof. Dr. Ernan Rustiadi, di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Senin […]

  • Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan Serentak di Seluruh Indonesia

    Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan Serentak di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memantau pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI serentak di berbagai wilayah Indonesia melalui konferensi video, Minggu (20/9/2026). Agus mengikuti konferensi video bersama satuan jajaran TNI dari Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, dalam rangkaian HUT ke-81 TNI. Bakti Kesehatan TNI berlangsung sejak 26 Agustus hingga 5 Oktober 2026 dengan menghadirkan […]

expand_less