Senin, 28 Sep 2026
Beranda » BERITA » Kasus Seksual Disorot, DPRD Kota Bekasi Mulai Godok Raperda Pencegahan

Kasus Seksual Disorot, DPRD Kota Bekasi Mulai Godok Raperda Pencegahan

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • print Cetak

BEKASI – DPRD Kota Bekasi mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanganan Penyimpangan Seksual di tengah sorotan terhadap meningkatnya kasus yang disebut terjadi di masyarakat. Regulasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pencegahan, edukasi, perlindungan anak, serta penanganan persoalan seksual secara lebih terarah di Kota Bekasi.

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tanti Herawati, mengatakan Kota Bekasi hingga kini belum memiliki peraturan daerah yang secara khusus mengatur persoalan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Tanti saat sosialisasi Raperda di Aula Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (13/8/2026). Menurut dia, keberadaan regulasi daerah diperlukan agar pemerintah tidak hanya bertindak setelah kasus terjadi, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

“Di tingkat pusat memang sudah ada aturan, namun di Kota Bekasi belum ada peraturan daerah yang mengatur hal ini secara khusus. Raperda ini kita susun agar nantinya dapat menjadi Perda,” kata Tanti dalam kegiatan tersebut.

Tanti menilai pendekatan pencegahan harus mencakup keluarga, sekolah, lingkungan tempat tinggal, serta masyarakat secara luas. Edukasi dinilai penting agar masyarakat memahami risiko, faktor penyebab, sekaligus langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan maupun penyimpangan seksual.

Dalam sosialisasi itu, Tanti juga menyinggung data penelitian Litbang MUI yang disebut mencatat 544 kasus pada 2023. Angka tersebut, menurut dia, meningkat menjadi 5.632 kasus pada 2024.

Namun, data tersebut belum disertai penjelasan lebih rinci mengenai cakupan wilayah, metode penelitian, kategori kasus, serta definisi kasus yang digunakan. Karena itu, angka tersebut perlu ditempatkan sebagai data yang diklaim dalam sosialisasi dan tetap membutuhkan verifikasi dari sumber resmi yang relevan.

Tanti menyebut peningkatan angka tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa kasus yang tercatat belum tentu menggambarkan seluruh kejadian yang berlangsung di lapangan.

Pilihan Editor :  Batalyon C Pelopor Satbrimob Siaga Amankan Mudik Stasiun Senen

“Ini seperti puncak gunung es. Angka yang tercatat bisa saja hanya sebagian kecil dari kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Perlindungan Anak Jadi Salah Satu Fokus

Selain persoalan penyimpangan seksual, Tanti menyinggung persoalan HIV di Kota Bekasi. Ia menilai edukasi mengenai faktor risiko, pencegahan, dan dampak HIV perlu diperluas agar masyarakat tidak berhenti pada pengetahuan mengenai penyakit tersebut, tetapi juga memahami langkah pencegahannya.

Materi sosialisasi Raperda mencakup dasar hukum, pengertian, jenis persoalan seksual, faktor penyebab, serta langkah pencegahan. Penyampaian materi, kata Tanti, sengaja menggunakan bahasa yang mudah dipahami masyarakat agar substansi regulasi tidak hanya dipahami oleh kalangan tertentu.

“Kami ingin menjelaskan secara lengkap, tetapi tidak dengan bahasa akademis yang kaku. Masyarakat harus mudah memahami sehingga pesan pencegahan benar-benar sampai,” katanya.

Tanti menegaskan Raperda tersebut tidak dimaksudkan untuk menghakimi individu atau kelompok tertentu. Menurut dia, substansi regulasi harus diarahkan pada upaya membangun kesadaran masyarakat dan mencegah terjadinya persoalan sejak awal.

“Bukan untuk menghakimi, tetapi agar kita sadar bersama bahwa pencegahan sangat mendesak dilakukan,” tegasnya.

Perlindungan terhadap anak menjadi salah satu perhatian yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut. Tanti menyebut kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius.

Ia menyebut sejumlah kasus terjadi di beberapa wilayah Kota Bekasi, termasuk Bekasi Timur dan Jatisampurna. Namun, Tanti juga menyampaikan bahwa data resmi Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk periode 2025–2026 masih dalam proses penyusunan.

Kondisi itu menunjukkan pentingnya penggunaan data resmi dan terverifikasi dalam penyusunan kebijakan daerah. Data yang akurat diperlukan agar regulasi yang lahir tidak hanya merespons kekhawatiran publik, tetapi benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Kota Bekasi.

Pilihan Editor :  Ogoh-Ogoh Tikus Iringi Long March LAKI dan MAGSI Sambut Hakordia di Kota Bekasi

Menurut Tanti, perlindungan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah dan pemerintah. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan karakter, membangun komunikasi dengan anak, serta mengawasi lingkungan pergaulan mereka.

“Ini menyangkut regenerasi bangsa. Jangan sampai anak-anak kita salah bergaul atau berada di lingkungan yang tidak tepat. Pengawasan dan pendidikan karakter bukan hanya tugas sekolah, tetapi tanggung jawab utama keluarga,” katanya.

DPRD Kota Bekasi disebut telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Raperda tersebut. Sosialisasi kepada masyarakat juga telah dilakukan sejak pekan sebelumnya di sejumlah daerah pemilihan.

Sosialisasi di Kecamatan Bekasi Timur menjadi bagian dari rangkaian awal sebelum pembahasan Raperda memasuki tahapan berikutnya. Dalam proses legislasi, substansi rancangan aturan masih dapat mengalami perubahan melalui pembahasan antara DPRD dan pemerintah daerah serta masukan masyarakat.

Karena itu, pembahasan Raperda tersebut perlu memastikan definisi, ruang lingkup pengaturan, mekanisme pencegahan, perlindungan korban, penanganan kasus, hingga pembagian kewenangan antarlembaga dirumuskan secara jelas.

DPRD Kota Bekasi juga perlu memastikan regulasi tersebut tidak berhenti sebagai aturan administratif. Efektivitas Perda nantinya akan sangat bergantung pada dukungan anggaran, program edukasi, koordinasi antarinstansi, mekanisme pengaduan, perlindungan korban, serta pengawasan terhadap pelaksanaannya.

Raperda tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen kebijakan yang memperkuat pencegahan, edukasi, perlindungan anak, dan penanganan kasus secara terukur di Kota Bekasi.

Pada saat yang sama, penggunaan data yang valid, definisi yang tidak multitafsir, serta perlindungan terhadap hak korban dan masyarakat menjadi aspek penting agar regulasi yang disusun tidak menimbulkan stigma maupun diskriminasi terhadap pihak tertentu.

Dengan demikian, pembahasan Raperda tidak hanya dituntut menghasilkan aturan baru, tetapi juga memastikan aturan tersebut dapat diterapkan secara efektif, terukur, dan berpihak pada kepentingan perlindungan masyarakat.

Pilihan Editor :  Deteksi Dini Human Metapneumovirus (HMPV) dan Cara Mencegahnya
Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Patroli Gabungan Kodim 0506/Tangerang Perkuat Keamanan Wilayah pada Malam Hari

    Patroli Gabungan Kodim 0506/Tangerang Perkuat Keamanan Wilayah pada Malam Hari

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 7 Juli 2026 – Kodim 0506/Tangerang meningkatkan patroli gabungan di sejumlah titik rawan pada Selasa (7/7/2026) malam. Personel Koramil 04/Ciledug dan Koramil 07/Pondok Aren menyisir permukiman, pertokoan, pusat aktivitas warga, serta objek vital untuk memperkuat keamanan dan mencegah gangguan ketertiban masyarakat. Patroli berlangsung dengan dua metode sekaligus, yakni berjalan kaki dan menggunakan kendaraan dinas. […]

  • Kapolda Jabar Sampaikan Bela Sungkawa Atas Gugurnya Anggota Polisi dan Dua Warga dalam Pesta Rakyat di Garut

    Kapolda Jabar Sampaikan Bela Sungkawa Atas Gugurnya Anggota Polisi dan Dua Warga dalam Pesta Rakyat di Garut

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Garut,- Pesta rakyat yang digelar di Kabupaten Garut, Jumat (18/07/2025) berujung pada insiden tragis yang menelan korban jiwa. Dua warga masyarakat dan satu anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat yang sedang bertugas, meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya […]

  • Evakuasi Dramatis 21 Warga Maybrat dari Hutan Konflik

    Evakuasi Dramatis 21 Warga Maybrat dari Hutan Konflik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Papua – Ketegangan panjang di wilayah Aifat Timur Jauh akhirnya memicu langkah cepat aparat mengevakuasi 21 warga dari hutan perbatasan Maybrat dan Teluk Bintuni, Selasa, 17/03/2026. Tim gabungan TNI bersama pemerintah daerah langsung menyusun strategi penjemputan setelah menerima laporan kondisi pengungsi yang semakin rentan. Selanjutnya, aparat bergerak menyusuri medan berat menuju Dusun Topo, Kampung Ainesra, […]

  • PKB Bidik Kursi Wali Kota Bekasi 2029, Sudjatmiko Kritik Koordinasi Eksekutif Legislatif

    PKB Bidik Kursi Wali Kota Bekasi 2029, Sudjatmiko Kritik Koordinasi Eksekutif Legislatif

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    “PKB, sebagai partai yang tidak hanya aktif dalam wacana politik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat”

  • Bupati Dony Lantik 118 Pejabat Administrator, Dorong Kinerja Cepat, Inovatif, dan Berdampak

    Bupati Dony Lantik 118 Pejabat Administrator, Dorong Kinerja Cepat, Inovatif, dan Berdampak

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Suasana Gedung Negara Sumedang, Jumat (8/08/2025) siang, terasa penuh semangat. Sebanyak 118 Pejabat Administrator (Eselon III) resmi dilantik oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Momen ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi titik awal amanah baru yang sarat pesan penting dari sang pemimpin daerah. Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Bupati Dony […]

  • Alutsista Korps Marinir Memukau Warga Aimas di Tanah Papua Dalam HUT ke-80 TNI

    Alutsista Korps Marinir Memukau Warga Aimas di Tanah Papua Dalam HUT ke-80 TNI

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong – Alun-Alun Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, dipenuhi sorak-sorai ribuan warga yang antusias menyaksikan pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Korps Marinir dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Minggu (5/10/2025). Beragam kendaraan tempur dan perlengkapan perang modern milik Korps Marinir TNI Angkatan Laut dipajang mengundang decak kagum. Di […]

expand_less