Sabtu, 7 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Ekonomi » Realisasi PBB Jatiasih Belum Optimal, Camat Ungkap Sejumlah Kendala

Realisasi PBB Jatiasih Belum Optimal, Camat Ungkap Sejumlah Kendala

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, baru mencapai 71,98 persen hingga pertengahan Oktober 2026.

Tunggakan wajib pajak, persoalan administrasi kepemilikan tanah, serta perbedaan kemampuan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah kendala yang dihadapi pemerintah kecamatan dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.

Camat Jatiasih Dian Herdiana, A.P., M.Si., mengatakan, salah satu persoalan yang kerap ditemukan dalam penagihan PBB-P2 adalah tanah yang telah diperjualbelikan, tetapi masih tercatat dalam satu sertifikat induk karena belum melalui proses pemecahan.

Kondisi tersebut berpotensi menyulitkan penelusuran administrasi kepemilikan dan penanganan kewajiban perpajakan, terutama ketika bidang tanah telah beralih kepada beberapa pihak.

Dian mencontohkan, tanah seluas 1.000 meter persegi yang telah dijual kepada lima orang dengan luas masing-masing 200 meter persegi masih dapat tercatat sebagai satu bidang apabila pemecahan sertifikat belum dilakukan.

“Banyak piutang di Kecamatan Jatiasih ini. Salah satu permasalahannya adalah tanah yang sudah dijual, tetapi masih tercatat sebagai tanah induk dan belum dipecah,” ujar Dian.

Menurut dia, persoalan administrasi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu ditangani dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Pemerintah perlu mendorong penyelesaian administrasi kepemilikan agar pendataan objek pajak dan penagihan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Selain masalah administrasi pertanahan, karakteristik wajib pajak di Jatiasih juga menjadi tantangan. Dian menyebut, sebagian besar potensi penerimaan PBB-P2 di wilayahnya berasal dari wajib pajak perorangan dengan kondisi ekonomi yang beragam.

“Kalau di wilayah yang memiliki kawasan kota mandiri, potensi penerimaannya besar. Sementara di Jatiasih, wajib pajaknya banyak perorangan dengan kemampuan ekonomi yang berbeda-beda,” katanya.

Berita lainnya: Soal Jalan Rusak, Dedi Mulyadi: Jangan Salahkan Gubernur untuk Urusan Bupati

Baca juga :  Waspada Arisan Online: Kisah Tina yang Menjadi Korban Penipuan

Penagihan PBB dan Pendataan Pajak Usaha Diintensifkan

Meski batas waktu pembayaran PBB-P2 telah berakhir pada 9 September 2026, Pemerintah Kecamatan Jatiasih tetap mengintensifkan penagihan untuk mendorong masyarakat menyelesaikan kewajibannya.

Upaya tersebut dilakukan melalui penagihan langsung dari rumah ke rumah atau door to door. Petugas pemantau wilayah (pamor) turut dilibatkan untuk mengingatkan wajib pajak mengenai kewajiban pembayaran yang belum diselesaikan.

Dian juga menjelaskan bahwa capaian penerimaan di sejumlah kelurahan masih bervariasi. Dalam keterangannya, ia menyebut realisasi di beberapa wilayah berada pada kisaran 40 persen hingga mendekati 50 persen.

Namun, angka tersebut berbeda dari capaian agregat Kecamatan Jatiasih sebesar 71,98 persen yang disebutkan pada awal keterangan. Perbedaan cakupan data tersebut perlu diperjelas agar perkembangan penerimaan pajak dapat dipahami secara akurat.

Di luar PBB-P2, pemerintah kecamatan juga berupaya mengidentifikasi potensi penerimaan dari sektor usaha, termasuk restoran, kedai kopi, dan kegiatan usaha lainnya.

Menurut Dian, kepatuhan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan masih beragam. Sebagian telah memenuhi kewajibannya, sedangkan sebagian lainnya masih membutuhkan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah kecamatan juga meningkatkan pendataan reklame yang diduga belum memiliki izin atau belum memenuhi kewajiban sesuai peraturan. Pendataan dilakukan terhadap reklame yang terpasang di lingkungan usaha maupun ruang publik.

Untuk mendukung langkah tersebut, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendapatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), terutama dalam pendataan, pengawasan, dan penindakan terhadap pelanggaran.

“Selain PBB, pajak dari sektor usaha juga harus kita optimalkan. Reklame yang tidak berizin kita intensifkan pendataan dan penindakannya sesuai aturan Pemerintah Kota Bekasi,” tegas Dian.

Dian berharap, intensifikasi penagihan PBB-P2, pembenahan administrasi, pendataan potensi pajak usaha, serta pengawasan reklame dapat membantu meningkatkan penerimaan daerah di Kecamatan Jatiasih.

Baca juga :  a time for businesses to capitalize on the festive spirit and maximize their profits.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, efektivitas upaya tersebut perlu diukur melalui perkembangan realisasi penerimaan, penyelesaian tunggakan, dan hasil pendataan objek pajak. Transparansi data capaian dan tindak lanjut atas kendala administrasi juga menjadi bagian penting dalam evaluasi optimalisasi pendapatan daerah.

FAQ Seputar Realisasi PBB Jatiasih 2026

Berapa realisasi penerimaan PBB-P2 di Kecamatan Jatiasih hingga pertengahan Oktober 2026?

Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dilaporkan mencapai 71,98 persen hingga pertengahan Oktober 2026.

Apa kendala penagihan PBB-P2 di Kecamatan Jatiasih?

Menurut Camat Jatiasih Dian Herdiana, kendala penagihan meliputi tunggakan wajib pajak, administrasi tanah yang telah diperjualbelikan tetapi masih tercatat dalam sertifikat induk, serta perbedaan kemampuan ekonomi masyarakat.

Mengapa sertifikat tanah induk dapat menyulitkan penagihan PBB?

Tanah yang telah dijual kepada beberapa pihak tetapi belum dipecah secara administratif masih dapat tercatat sebagai satu bidang induk. Kondisi ini berpotensi menyulitkan penelusuran administrasi kepemilikan dan penanganan kewajiban perpajakan.

Kapan batas waktu pembayaran PBB-P2 tahun 2026 di Jatiasih?

Menurut keterangan dalam artikel, batas waktu pembayaran PBB-P2 tahun 2026 berakhir pada 9 September 2026.

Bagaimana upaya Kecamatan Jatiasih meningkatkan penerimaan PBB-P2?

Pemerintah Kecamatan Jatiasih mengintensifkan penagihan dari rumah ke rumah dengan melibatkan petugas pemantau wilayah (pamor) untuk mengingatkan wajib pajak agar menyelesaikan kewajibannya.

Sektor apa saja yang turut didata untuk mengoptimalkan pendapatan daerah di Jatiasih?

Selain PBB-P2, pemerintah kecamatan mendata potensi pajak dari sektor usaha, termasuk restoran dan kedai kopi, serta melakukan pendataan dan pengawasan reklame bersama UPTD Pendapatan dan Satpol PP.

Baca juga :  Polda Jabar Panen Raya Serentak, Hasilkan 141 Ton Jagung
Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Hari Pertama TMMD Ke-129, Satgas Kodim 1505/Tidore dan Warga Kompak Bangun Desa Bokimaake

    Hari Pertama TMMD Ke-129, Satgas Kodim 1505/Tidore dan Warga Kompak Bangun Desa Bokimaake

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur, Maluku Utara, 16 Juli 2026 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1505/Tidore memulai pekerjaan fisik di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Kamis (16/7/2026). Pelaksanaan hari pertama ditandai dengan semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa. Program TMMD Tahun Anggaran 2026 itu menargetkan […]

  • Babinsa Kuala Kencana Bakar Semangat Nasionalisme Siswa Baru SMK di Timika

    Babinsa Kuala Kencana Bakar Semangat Nasionalisme Siswa Baru SMK di Timika

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika – Momen istimewa hadir di SMK PK Negeri 1 Timika pada Senin (14/7/2025), saat para siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan sentuhan berbeda. Bukan hanya sekadar pengenalan sekolah, tapi juga penguatan karakter kebangsaan bersama Babinsa Koramil 1710-03/Kuala Kencana, Pelda H. Butarbutar. Dalam balutan semangat merah putih, Babinsa memberikan materi Wawasan Kebangsaan […]

  • Prajurit Hiu Perkasa Perketat Pengamanan Mudik di Pelabuhan Tanjung Priok

    Prajurit Hiu Perkasa Perketat Pengamanan Mudik di Pelabuhan Tanjung Priok

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Prajurit Marinir dikerahkan di Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjaga keamanan arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.

  • TNI AL Dukung Penuh Upaya Pemprov Sumut Perangi Perdagangan Orang

    TNI AL Dukung Penuh Upaya Pemprov Sumut Perangi Perdagangan Orang

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pencegahan dan penanganan TPPO memerlukan koordinasi erat semua pihak. Kami dari Lantamal I siap mendukung segala bentuk langkah

  • Jaga Soliditas, TNI-Polri di Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama

    Jaga Soliditas, TNI-Polri di Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kubu Raya, Kalbar – Dalam semangat kebersamaan dan sinergitas, jajaran TNI-Polri di Kalimantan Barat menggelar buka puasa bersama di Aula Sudirman, Makodam XII/Tanjungpura, pada Jumat (28/3/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarinstansi serta memastikan stabilitas keamanan menjelang Idul Fitri. Hadir dalam acara ini Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael, Kapolda Kalbar Irjen Pol […]

  • Menghidupkan Selera Minum Kucing dengan Kelezatan Carny Cat Drink!

    Menghidupkan Selera Minum Kucing dengan Kelezatan Carny Cat Drink!

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    Kucing yang kurang minum dapat mengalami berbagai masalah kesehatan, itulah mengapa Animonda hadir dengan solusi inovatif: Carny Cat Drink with Chicken 140ml.  Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai produk tersebut, menyajikan informasi komprehensif mulai dari komposisi hingga manfaatnya bagi kesehatan kucing.  Simaklah cerita lezat kaldu ayam fillet yang menjadi daya tarik utama Carny Cat […]

expand_less