Selasa, 8 Sep 2026
Beranda » BUDAYA » 46 Tahun Tradisi 17 Agustus di Kalimalang, Warga Cipinang Melayu Gelar Tiga Lomba

46 Tahun Tradisi 17 Agustus di Kalimalang, Warga Cipinang Melayu Gelar Tiga Lomba

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • print Cetak

JAKARTA – Warga RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kembali menggelar berbagai perlombaan tradisional untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Tradisi yang berlangsung di kawasan Kalimalang itu telah dipertahankan warga sejak 1980.

Tahun ini, warga menggelar tiga jenis perlombaan, yakni gebuk bantal, titian bambu, dan panjat pinang.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi gotong royong yang diwariskan lintas generasi.

Ketua LMK RW 04 Cipinang Melayu, Subagio, mengatakan penyelenggaraan lomba 17 Agustus di wilayah tersebut telah menjadi agenda tahunan warga selama lebih dari empat dekade.

“Untuk 17-an tahun ini kita menyelenggarakan seperti tahun-tahun yang lalu. Penyelenggaraannya sudah dari tahun 1980,” kata Subagio, Senin (17/8/2026).

Menurut Subagio, warga menyiapkan empat sarana perlombaan.

Dua sarana digunakan untuk panjat pinang, sedangkan masing-masing satu sarana dipakai untuk perlombaan titian bambu dan gebuk bantal.

Panjat pinang menjadi salah satu perlombaan yang paling menarik perhatian warga.

Tahun ini, hadiah utama yang disiapkan antara lain satu sepeda listrik dan dua sepeda gunung.

Subagio mengatakan hadiah tersebut merupakan dukungan dan sumbangan dari Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka.

“Kalau tahun kemarin motor listrik, tahun ini kita dapat sepeda listrik dan dua sepeda gunung,” ujarnya.

Sepeda listrik tersebut akan diberikan kepada tim panjat pinang yang berhasil menjadi juara pertama dan mencapai puncak.

Untuk mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan, warga melakukan persiapan selama sekitar dua bulan.

“Persiapan kita selama dua bulan. Kita godok terus menjadikan perlombaan ini menjadi perlombaan yang benar-benar untuk menghibur masyarakat warga Cipinang Melayu,” kata Subagio.

Pilihan Editor :  Ancol Hadirkan Tiket Gratis Selama Ramadhan 2025, Tempat Ideal untuk Ngabuburit

Warga Bersihkan Kali Sebelum Perlombaan

Persiapan tidak hanya dilakukan dengan memasang sarana perlombaan. Warga juga bergotong royong membersihkan kali yang menjadi bagian dari lokasi kegiatan, terutama untuk mengantisipasi risiko keselamatan peserta.

Subagio mengatakan warga terlebih dahulu menyisir area kali untuk memastikan tidak terdapat benda berbahaya yang dapat melukai peserta. Benda seperti paku, pecahan kaca, hingga benda tajam lainnya menjadi perhatian karena sebagian perlombaan berlangsung di atas atau di sekitar aliran air.

“Sebelum kita mengadakan acara ini, kita sisir dulu. Yang kami khawatirkan di dalam air kan kita tidak tahu, ada paku, beling, atau alat-alat tajam yang bisa mencelakakan. Makanya kita sisir, sehingga kalau sudah merasa aman baru kita pasang tiangnya,” tuturnya.

Pemasangan sarana perlombaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Menurut Subagio, pemasangan tiang membutuhkan waktu sekitar dua hari, sedangkan keseluruhan persiapan di lokasi berlangsung selama satu hingga dua minggu.

Antusiasme warga juga terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti setiap perlombaan. Panjat pinang tercatat diikuti sekitar 90 peserta, titian bambu sekitar 60 peserta, sedangkan gebuk bantal diikuti sekitar 20 peserta.

Dengan jumlah tersebut, ratusan warga terlibat langsung dalam rangkaian perlombaan maupun menyaksikan kegiatan dari sekitar lokasi.

Hingga sekitar pukul 13.20 WIB, perlombaan panjat pinang belum dimulai. Subagio mengatakan perlombaan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.

Menurut dia, panjat pinang biasanya menjadi tontonan utama masyarakat. Warga bahkan memenuhi sisi jalan di sekitar lokasi untuk menyaksikan peserta berusaha mencapai puncak dengan mengandalkan kerja sama tim.

Subagio berharap tradisi yang telah berlangsung sejak 1980 tersebut tidak berhenti pada generasi yang saat ini menjadi penyelenggara. Ia ingin kegiatan tersebut terus diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari budaya warga Cipinang Melayu.

Pilihan Editor :  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Istiqlal

“Ini adalah sebuah tradisi di warga kami yang turun-temurun. Kami sebagai generasi penerus yang kedua, mudah-mudahan nanti generasi penerus berikutnya bisa selalu membudayakan tradisi ini,” katanya.

Ia menilai perlombaan 17 Agustus juga memiliki nilai sosial karena mendorong warga untuk bekerja sama dan menjaga kekompakan. Panjat pinang, misalnya, membutuhkan strategi, koordinasi, sportivitas, serta kerja sama seluruh anggota tim untuk mencapai tujuan bersama.

“Seperti panjat pinang, itu adalah suatu contoh untuk kekompakan dan sportivitas supaya bisa meraih ke atas, meraih juara. Dengan kekompakan, insyaallah mereka akan menjadi juara,” ujar Subagio.

Subagio menyebut tradisi perlombaan di kawasan Kalimalang tersebut telah dikenal luas dan menjadi salah satu kegiatan yang melekat dengan warga Cipinang Melayu. Meski digelar di tingkat RW, ia berharap tradisi tersebut tetap dapat dipertahankan sebagai bagian dari kekayaan sosial dan budaya masyarakat Jakarta Timur.

Bagi warga setempat, perayaan kemerdekaan tidak sekadar ditandai dengan perlombaan dan pembagian hadiah. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bergotong royong, menjaga lingkungan, sekaligus meneruskan tradisi yang telah bertahan selama 46 tahun.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Penulis

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • Gratis Layanan Kesehatan! Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan PBI dan Syaratnya

    Gratis Layanan Kesehatan! Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan PBI dan Syaratnya

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Selain itu, kategori “tidak mampu” mencakup mereka yang memiliki penghasilan cukup untuk kebutuhan dasar tetapi tidak mampu membayar

  • Pengamanan Unjuk Rasa di Gold Coast, Polisi Prioritaskan Pendekatan Persuasif dan Kendali Situasi

    Pengamanan Unjuk Rasa di Gold Coast, Polisi Prioritaskan Pendekatan Persuasif dan Kendali Situasi

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, 16 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan menggelar apel pengamanan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa di kawasan Gold Coast Office, Kamal Muara, Kamis pagi. Aparat langsung menyiapkan langkah pengamanan sejak pukul 10.00 WIB di area Gold Coast Office sebagai lokasi utama kegiatan. Wakapolsek Metro Penjaringan, Tomb Pea Indra R.S., memimpin apel sekaligus memberikan […]

  • Menpora Harus Jadi Penyelamat Generasi dan Olahraga, Bukan Sekadar Jabatan

    Menpora Harus Jadi Penyelamat Generasi dan Olahraga, Bukan Sekadar Jabatan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 September 2025 – Pemuda Demokrasi Kebangsaan (PDK) menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar memilih Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang benar-benar mampu menjawab tantangan zaman, bukan sekadar menduduki jabatan. Dalam pernyataan yang ditandatangani Ketua Umum PDK, Reza Fahrur Sam, organisasi ini menekankan pentingnya Menpora yang berintegritas, dekat dengan akar rumput, dan […]

  • Mbelin Brahmana Pimpin PD GPBI Sumut: Siap Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja atau Buruh

    Mbelin Brahmana Pimpin PD GPBI Sumut: Siap Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja atau Buruh

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Dalam organisasi ini, kita tidak boleh mementingkan kepentingan pribadi. Kita harus memperhatikan kesejahteraan para pekerja

  • TNI Manunggal dengan Rakyat, Satgas Yonif 323 Keliling Kampung Mengatasi Kesulitan Masyarakat

    TNI Manunggal dengan Rakyat, Satgas Yonif 323 Keliling Kampung Mengatasi Kesulitan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    GOME, PAPUA TENGAH – Berbagi kasih wujudkan cinta di Papua Tengah dengan TNI manunggal dengan Rakyat, Satgas Yonif 323 Buaya Putih TK Gome Pimpinan Lettu Inf Galang membagikan pakaian dan pelayanan kesehatan Gratis kepada warga di Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (11/10/2024). Dan TK Gome Lettu Inf Galang Mengatakan Kegiatan ini […]

  • Sinergi TNI-Polri di Hari Bhayangkara ke-79, Yonmarhanlan III Bawa Kue ke Polsek Kelapa Gading

    Sinergi TNI-Polri di Hari Bhayangkara ke-79, Yonmarhanlan III Bawa Kue ke Polsek Kelapa Gading

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 jadi momen spesial yang tak hanya dirayakan oleh Polri, tapi juga penuh makna persaudaraan lintas institusi. Salah satunya terlihat saat Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III Jakarta menyambangi Polsek Kelapa Gading, Selasa (1/7/2025), membawa kado istimewa: sebongkah kue ulang tahun dan semangat sinergi yang tulus. Dipimpin oleh Pasi […]

expand_less