TNI Perkuat Pencegahan Karhutla Bersama Warga di Sambas
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 22 menit yang lalu
- print Cetak

Sambas – TNI memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penyuluhan kepada masyarakat Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Tim Penyuluhan Pencegahan Karhutla Mabes TNI menggelar kegiatan tersebut di Posko Karhutla, Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur.
Kegiatan berlangsung Senin (7/9/2026) dan dipimpin Brigjen TNI Dr. Budi Santoso, S.I.P., M.H., selaku Koordinator Penyuluhan Pencegahan Karhutla Mabes TNI.
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari agenda pencegahan karhutla yang menyasar masyarakat di lima kecamatan Kabupaten Sambas.
Kelima wilayah tersebut meliputi Kecamatan Pemangkat, Semparuk, Salatiga, Selakau, dan Selakau Timur.
Melalui kegiatan itu, TNI mendorong masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran sejak dari lingkungan masing-masing.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Perkuat Peran Masyarakat
TNI menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Sambas.
Karena itu, penyuluhan tidak hanya menyampaikan langkah pencegahan, tetapi juga membangun kerja sama dengan masyarakat setempat.
Kehadiran Tim Penyuluhan Pencegahan Karhutla Mabes TNI di Desa Selakau Tua menjadi bagian dari upaya tersebut.
Melalui komunikasi langsung, tim mendorong masyarakat memahami pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
Selain itu, sinergi masyarakat dan unsur terkait diperlukan agar pencegahan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena masyarakat berada paling dekat dengan lingkungan yang berpotensi terdampak kebakaran.
Dengan demikian, kepedulian dan kewaspadaan masyarakat dapat mendukung upaya pencegahan sejak dini.
Sinergi Tekan Risiko Karhutla
TNI terus mendorong sinergi bersama masyarakat dan unsur terkait dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga lingkungan sekaligus meminimalkan risiko karhutla di Kabupaten Sambas.
Brigjen TNI Budi Santoso menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung agenda pencegahan karhutla.
“Pencegahan karhutla membutuhkan sinergi dan keterlibatan masyarakat agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak dini,” ujar Budi.
Penyuluhan di Desa Selakau Tua menjadi salah satu langkah TNI membangun kesadaran bersama menghadapi potensi karhutla.
Selanjutnya, kolaborasi antara masyarakat, TNI, dan unsur terkait diharapkan terus berjalan dalam menjaga kondisi lingkungan.
Dengan penguatan komunikasi dan kepedulian bersama, upaya pencegahan karhutla dapat dilakukan secara lebih terarah.
TNI pun menegaskan dukungannya terhadap langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko kebakaran hutan serta lahan di Kabupaten Sambas.
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

