Beranda Berita Kerugian Korban Indra Kenz Hingga Penyitaan Aset
Berita

Kerugian Korban Indra Kenz Hingga Penyitaan Aset

Waaaah Muraaah Bangeeeettt,  Gensa – Itulah slogan nya sultan medan yang […]

Kerugian Korban Indra Kenz Hingga Penyitaan Aset

Waaaah Muraaah Bangeeeettt, 

Gensa – Itulah slogan nya sultan medan yang satu ini. Hingga menimbulkan dampak yang luarbiasa dalam kehidupannya hingga ditangkap polisi, karena dianggap telah merugikan banyak orang.

Dibawah ini mimin akan sajikan beberapa dampak dan kerugian yang telah ditimbulkan dari Indra Kenz seoarang afiliator BINOMO, yang saat ini telah resmi ditangkap kepolisan.

Baca juga : Asal Usul Doni Salmanan Hingga Ditangkap Polisi

Polisi Mengatakan Kerugian 14 Korban Kasus Indra Kenz Binomo Lebih dari Rp 25 Miliar.

Bareskrim Polri mengungkapkan kerugian korban dalam kasus penipuan aplikasi Binomo dengan pelapor Indra Kesuma alias Indra Kenz sebesar Rp 25.620.605.124. Kepala Bagian Penerangan Masyarakat (Kabag Penum) Departemen Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, penyidik ​​memperoleh jumlah korban yang diperiksa sebanyak 14 orang.

“Pemberitahuan yang kami terima dari penyidik, total kerugian 14 korban yang diperiksa adalah Rp 25.620.605.124,” kata Gatot dalam konferensi pers virtual, Rabu (9/3).

Gatot menambahkan, total ada 19 saksi yang diperiksa. Rinciannya, ada 17 saksi dan 2 saksi ahli. Sejauh ini, polisi telah menyita mobil Tesla, ponsel, akun YouTube dan beberapa bukti transfer kawat ke rekening Indra Kenz.

“Bukti transfer, ringkasan setoran, penarikan di Binomo, lalu konten video dan YouTube dari Brother IK, kemudian legalisir print out akun YouTube IK, satu mobil Tesla dan satu ponsel,” ujarnya.

Indra Kenz telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perjudian online dan/atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan/atau penipuan, tindakan penipuan dan/atau pencucian uang (TPPU) terkait dengan aplikasi Binomo. Setelah Indra ditahan, penyidik ​​langsung melakukan pelacakan dan akan menyita aset Indra Kenz.

Baca juga :  Yusuf Mansur Ngacir ke Mesir, Wirda Mansur Berangkat ke Cirebon Mau Jumpa Fans

Sebelum melanjutkan pembahasan diatas, kami ingin memperkenalkan produk Baju Lingerie Wanita Sexy Set Setelan Baju Tidur Cewek Piyama Hot Cosplay Cantik Menarik Lingeria Lingerie Lengerie Lingerin Lingeri Pyama Baju Tidur Wanita Sexy Premium Terbaru VS17 yang bisa kamu temukan disini.

Penyidik ​​juga akan menyita barang milik pacar dan keluarga Indra Kenz jika terbukti menerima uang hasil tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Indra Kenz. “Kita cek. Kalau pacarnya juga dapat uang, kita kejar dia, keluarganya punya uang, kita kejar dia. Itu namanya money laundering,” kata Brigjen Whisnu Hermawan, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Nasional Bareskrim Polri, Selasa (1/3).

Penyidik ​​Bareskrim juga mengajukan surat persetujuan penyitaan aset Indra Kenz kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Korlantas Polri, dan pengadilan pada 4 Maret 2022.

Menurut Brigjen Whisnu, daftar aset Indra Kenz yang akan disita penyidik ​​antara lain sebuah rumah senilai miliaran rupiah, sejumlah mobil bermerek dan faktur dari Indra Kenz. Selain itu, di Medan juga ada apartemen dengan harga sekitar Rp 800 juta, serta beberapa lembar pecahan Indra Kesuma.

“Ada mobil listrik Tesla Model 3 warna biru, mobil Ferrari California 2012, rumah di Deli Serdang, Sumatera Utara sekitar Rp 6 miliar, rumah di Medan sekitar Rp 1,7 miliar, rumah di Tangerang,” kata Whisnu. mengatakan pada hari Jumat. berita lengkapnya bisa kalian liat di kontan.co.id 

Rumah Indra Kenz Senilai Rp30 Miliar Disita Polisi

Pada Rabu (9 Maret), Bareskrim Mabes Polri menyita aset Indra Kenz, tersangka kasus penipuan, dengan dalih telah berinvestasi di Medan dengan memperdagangkan opsi biner (Binomo). Di antara aset yang disita adalah sebuah rumah mewah milik Indra dan orang tuanya.

Baca juga :  Cara Lapor Pajak Online Dan Fitur Canggih Terbaru Nya

Rumah Indra Kenz yang terletak di Kompleks Cemara Asri, Jalan Seroja, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, langsung disegel dengan spanduk. Rumah bercat putih itu bernilai 30 miliar rupee.

Rumah tampak megah dengan pilar-pilar besar yang menopang setiap sudut pondasi bangunan. Warnanya serba putih dan terlihat cerah di siang hari. Dindingnya dipenuhi ukiran.

Sejumlah tanaman tertata rapi di sekeliling rumah, membuat bangunan hunian berlantai dua itu terlihat semakin asri.

Kemudian tim dari Mabes Polri mengunjungi rumah masa kecil Indra Kenz di Jalan Blueberry. Rumah itu berada di kompleks yang sama dengan rumah Indra Kenz. Rumah berlantai dua itu terlihat sepi. Polisi kemudian menyegel rumah mewah yang diperkirakan bernilai Rp 5 miliar itu.

Spanduk tersebut berbunyi: “Rumah ini berada di bawah pengawasan Dit Tipideksus Bareskrim Polri terkait laporan polisi dengan nomor perkara: LP/B/0058/II/2022/SPKT/Bareskrim Polri pada 3 Februari 2022”.

Namun, petugas polisi yang menyegel itu enggan memberi tahu wartawan berapa total aset Indra Kenz yang disita Polres Medan.

“Masih mencari kami,” kata polisi itu sambil berjalan pergi.

Sementara itu, Akil, lurah tempat tinggal Indra Kenz, yang menyaksikan penyegelan polisi, mengatakan hanya dua aset Indra Kenz di kompleks Cemara Asri yang disita.

“Ada dua di Jalan Bluberry dan Seroja,” katanya.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol mengatakan. Hadi Wahyudi, Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk menyita aset tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz.

“Bareskrim Polri berkoordinasi dengan kami (Polda Sumut) untuk menyita aset. Bareskrim Polri juga berkoordinasi dengan PN Medan,” jelasnya.

Hadi mengatakan penyitaan aset Crazy Rich yang berbasis di Medan itu untuk kepentingan penyidikan.

Baca juga :  The Tragic Story of a Belgian Man Who Took His Life After Discussing Climate Change with an AI Chatbot

“Penyitaan ini untuk kepentingan penyidikan. Saya belum menerima data aset apa saja yang disita,” jelasnya.

Indra Kenz diketahui merupakan anak perusahaan Binomo yang kerap mempromosikan platform investasi gelap tersebut di media sosial. Setelah diinterogasi pada 24 Februari, penyidik ​​menetapkan Indra sebagai tersangka.^^*

Indra diduga melakukan tindak pidana perjudian online dan/atau menyebarkan berita bohong melalui media elektronik dan/atau penipuan, penipuan, dan/atau pencucian uang (TPPU). berita selengkapnya di sini: CNN Indonesia

Sebelumnya

Asal Usul Doni Salmanan Hingga Ditangkap Polisi

Selanjutnya

Pemecahan Saham Amazon dan Rencana Pembelian Kembali $10 miliar

Gensa Club
advertisement
advertisement