Seru! Danramil Tangerang Adu Panco dengan Polisi Meriahkan HUT RI
Kota Tangerang – Danramil 01/Tangerang Mayor Inf Jefriansen Sipayung beradu panco dengan anggota Polres Metro Tangerang Kota dalam lomba tradisional Forkopimda, Jumat (21/8/2026). Adu kekuatan tersebut berlangsung di Stadion Benteng...

Kota Tangerang – Danramil 01/Tangerang Mayor Inf Jefriansen Sipayung beradu panco dengan anggota Polres Metro Tangerang Kota dalam lomba tradisional Forkopimda, Jumat (21/8/2026).
Adu kekuatan tersebut berlangsung di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momen tersebut langsung menarik perhatian peserta dan tamu undangan karena mempertemukan personel TNI dan Polri dalam suasana santai serta penuh keakraban.
Pertandingan berlangsung kompetitif, namun kedua pihak tetap mengedepankan sportivitas dan menjaga suasana kekeluargaan selama perlombaan.
Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian perlombaan tradisional Forkopimda Kota Tangerang yang mempertemukan berbagai unsur pemerintahan dan aparat.
Selain adu panco, kegiatan juga menghadirkan sejumlah permainan tradisional untuk menyemarakkan momentum peringatan kemerdekaan tahun 2026.
Mayor Jefriansen mengatakan adu panco menghadirkan suasana berbeda karena peserta dapat membangun kedekatan melalui kompetisi yang sehat.
“Adu panco ini berlangsung seru dan mendapat antusiasme peserta serta tamu undangan,” ujar Jefriansen.
Menurutnya, kompetisi tersebut tidak sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga membangun komunikasi dan kebersamaan antarpersonel TNI dan Polri.
Perkuat Sinergi TNI-Polri
Jefriansen menilai kegiatan bersama seperti perlombaan tradisional dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih cair antara unsur Forkopimda.
Melalui suasana informal, personel dapat memperkuat hubungan sekaligus menjaga koordinasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas di wilayah.
“Kegiatan adu panco ini menjadi salah satu rangkaian perlombaan tradisional untuk mempererat silaturahmi dan sinergitas Forkopimda Kota Tangerang,” katanya.
Selain memperkuat hubungan kelembagaan, perlombaan tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya sportivitas dalam membangun kerja sama antarlembaga.
Peserta saling memberikan dukungan selama pertandingan sehingga suasana perlombaan tetap meriah tanpa menghilangkan rasa saling menghormati.
Karena itu, adu panco antara Danramil dan anggota Polres menjadi simbol sederhana tentang kedekatan TNI dan Polri dalam kehidupan bermasyarakat.
Jefriansen menambahkan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme.
“Semangat kebersamaan ini sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat berlangsung melalui aktivitas yang menghibur sekaligus memperkuat hubungan antarelemen pemerintahan.
Di sisi lain, permainan tradisional menjadi sarana untuk mengenalkan kembali nilai kebersamaan dan budaya lokal kepada peserta.
Antusiasme peserta dan tamu undangan membuat suasana Stadion Benteng Reborn semakin semarak selama rangkaian perlombaan berlangsung.
Momen adu panco menjadi salah satu bagian yang paling menarik karena mempertemukan unsur TNI dan Polri dalam kompetisi sederhana.
Meski bersifat perlombaan, kegiatan tetap berlangsung dalam semangat persaudaraan dan tidak mengurangi hubungan kerja sama antara kedua institusi.
Melalui kegiatan tersebut, Forkopimda Kota Tangerang memperkuat semangat kebersamaan sekaligus membangun suasana positif dalam memperingati kemerdekaan.
Sinergi TNI dan Polri juga menjadi modal penting dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Tangerang.
Pada akhirnya, adu panco tersebut bukan sekadar pertandingan kekuatan, tetapi menjadi ruang mempererat silaturahmi, sportivitas, dan semangat persatuan.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun berlangsung semakin meriah dengan kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam satu kegiatan.










