Polsek Penjaringan Kerahkan 31 Personel KRYD dalam Patroli

Jakarta Utara, 18 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan mengerahkan 31 personel dalam patroli KRYD untuk menekan tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah pesisir utara Jakarta. Petugas memulai patroli pada...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta Utara, 18 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan mengerahkan 31 personel dalam patroli KRYD untuk menekan tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah pesisir utara Jakarta.

Petugas memulai patroli pada pukul 23.00 WIB dengan fokus pada titik rawan yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

Kanit Propam Polsek Metro Penjaringan Iptu Maryadi memimpin langsung kegiatan sebagai Perwira Pengawas di lapangan.

Tim menyasar Pos Pam Muara Baru, Rusun Muara Baru, Pasar Ikan, hingga kawasan Jembatan Tiga dan Kertajaya.

Selain itu, petugas juga memantau jalur strategis seperti Jalan T. Gong Raya dan Jalan Raya Jembatan Tiga.

Petugas mengerahkan tiga unit mobil patroli serta sepeda motor dinas untuk mendukung mobilitas di lapangan.

Tim menjalankan patroli secara mobile dengan metode hunting system guna mengantisipasi potensi gangguan secara cepat.

Rute patroli mencakup Muara Baru Raya, Pluit Timur, Pluit Raya, Bandengan Utara, hingga Pluit Raya Selatan.

Fokus Pencegahan dan Pengawasan Intensif

Petugas mengarahkan patroli pada lokasi yang sering menjadi titik kumpul remaja pada malam hari.

Selain itu, petugas juga mengawasi jalur rawan balap liar serta aktivitas geng motor yang berpotensi memicu konflik.

Tim turut memantau titik penjualan minuman keras yang sering berkaitan dengan potensi gangguan keamanan.

Pendekatan ini bertujuan mencegah gangguan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.

Selama kegiatan berlangsung, petugas tidak menemukan gangguan menonjol di wilayah Penjaringan.

Situasi keamanan tetap terkendali hingga patroli berakhir pada dini hari.

Strategi Preventif Jaga Stabilitas Wilayah

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menegaskan patroli KRYD menjadi langkah konkret menjaga keamanan.

Pilihan Editor :  Kenapa Permendikbud 30 Mendapatkan Banyak Penolakan

“Kami tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan maupun aksi tawuran di wilayah Penjaringan,” kata Agta, Sabtu (18/4/2026).

Ia menilai kehadiran anggota di lapangan memberikan efek pencegah terhadap potensi pelaku kejahatan.

Selain itu, patroli intensif juga bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Agta menambahkan pendekatan preventif menjadi strategi utama dalam menekan angka kejahatan jalanan.

Polsek Penjaringan juga mendorong masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Sinergi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Dengan demikian, Polsek Metro Penjaringan terus memperkuat patroli malam guna menjaga stabilitas wilayah secara berkelanjutan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *