Selasa, 20 Okt 2026
Beranda » BERITA » Polri Gandeng P2TP2A Berikan Penanganan Khusus Kepada Korban Pelecehan di Tangerang

Polri Gandeng P2TP2A Berikan Penanganan Khusus Kepada Korban Pelecehan di Tangerang

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Polri telah berhasil menyelamatkan anak-anak Yayasan Panti Asuhan yang mengalami tindakan pelecehan seksual di Tangerang, Hal ini merupakan komitmen Polri dalam melayani masyarakat.

“Ini merupakan bukti nyata komitmen dan konsistensi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya kaum rentan, dalam hal ini anak-anak,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mabes Polri, Rabu (9/10/2024).

Ia menegaskan, pelayanan terhadap kaum rentan khususnya anak menjadi perhatian khusus Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hingga dibentuk Direktorat PPP dan PPO yang baru.

“Untuk memaksimalkan pelayanan Polri terhadap kasus-kasus yang berkaitan dengan kaum rentan dan anak, Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk direktorat PPA dan PPO yang baru sebagai langkah strategis dan kolaboratif,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual terhadap belasan anak di Yayasan Panti Asuhan di Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Dari hasil pengungkapan Polisi menangkap tiga orang pelaku yakni S (49 tahun), yang merupakan ketua yayasan panti asuhan.

S adalah pelaku utama. Kemudian Dua orang rekan S, yaitu YB (30) dan YS (28) alias A, menjadi pengasuh anak-anak. Saat kecil, YB dan YS adalah korban S ketiganya mempunyai penyimpangan seksual sesama jenis, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, kasus itu terungkap saat korban berusia 16 tahun melakukan pelaporan ke Polresta Tangerang, pada 2 Juli 2024.

Korban melaporkan pencabulan yang dilakukan oleh ketua yayasan S di panti asuhan yang telah berdiri sejak 2006.

“Kasus ini terkuak saat kami terima laporan RK pada 2 Juli 2024. Kemudian kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” Ucap Zain dalam konfrensi Pers Di Mapolrestro Tangerang Kota, Selasa, (8/10/2024).

Pilihan Editor :  Dari Tengah Hutan Papua, TNI-Polri Evakuasi Jenazah Korban Kekejaman OPM

Saat membuat Laporan di SPKT Polrestro Tangerang Kota RK didampingi oleh F, kerabatnya.

Atas laporan tersebut kemudian Polisi melakukan pemeriksaan visum di RSU Tangerang didampingi petugas, yang ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan.

“Kita proses dengan melakukan pemeriksaan pada para saksi dengan total 11 orang,” ucapnya.

Sejak laporan 2 Juli 2024, proses hukum pada kasus tersebut terkendala, karena kondisi psikis korban yang tertekan, sehingga Kepolisian dan lembaga terkait menunggu kesiapan korban.

Dalam proses penyelidikan diketahui bahwa Korban ternyata bukan hanya pelapor, namun ada korban lain yang merupakan anak-anak.

“Memang untuk anak perlu penanganan khusus, tidak semudah tiba-tiba periksa, anak tersebut butuh kesiapan, sehingga tanggal 30 September 2024 bisa melakukan pemeriksaan pada yang bersangkutan itu didampingi oleh P2TP2A termasuk dari pelapor saudara RK,” jelasnya.Selanjutnya Polisi melakukan pemanggilan kepada terduga pelaku kemudian menetapkan 3 tersangka yakni S (45) sebagai ketua yayasan, YB (30), YS (28) sebagai pengasuh.

“Dari 3 orang, 2 orang datang yaitu S dan YB, sehingga dari pemeriksaan itu kita tangkap, tetapkan tersangka. Sedangkan YS, DPO setelah pemanggilan dua kali tidak hadir,” ungkapnya.

Zain mengatakan, sampai saat ini 7 laporan sudah diterima sejak 2 Juli 2024 hingga Selasa (8/10), dengan rincian 4 anak dan 3 dewasa.

“Awal kami terima tiga laporan, sekarang total ada tujuh laporan, mereka menjadi korban dengan rincian empat anak dan tiga dewasa,” katanya di Dinas Sosial Pemkot Tangerang, Selasa (8/10).

Dikesempatan yang sama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan kedua tersangka merupakan pemilik dan pengurus yayasan. Kedua tersangka, yakni S dan Y, diduga telah melakukan tindakan pelecehan terhadap 4 orang anak dan 3 orang dewasa, yang semuanya laki-laki.

Pilihan Editor :  Ramadhan 1447 H, Brimob Tangerang Tadarus

Tersangka dijerat dengan Pasal 76E juncto Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pencabulan dimaksud dalam Pasal 289 KUHP.

“Ancaman pidana minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar,” pungkasnya.

(Red/*)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Koops TNI Habema Buka Akses Ugimba Setelah 15 Tahun Terisolasi

    Koops TNI Habema Buka Akses Ugimba Setelah 15 Tahun Terisolasi

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ugimba – Koops TNI Habema menjangkau Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, setelah wilayah itu menghadapi keterisolasian sekitar 15 tahun. Prajurit TNI menembus medan pegunungan ekstrem untuk membuka kembali ruang aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah tersebut. Koops TNI Habema menjalankan operasi pengamanan selama tujuh hari sejak titik pendaratan helikopter hingga mencapai […]

  • Panglima TNI Pimpin Pantukhir Taruna Akademi TNI 2026

    Panglima TNI Pimpin Pantukhir Taruna Akademi TNI 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Magelang, 29 Juli 2026 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Sidang Pantukhir Pusat Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 di Gedung Lily Rochli, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 29 Juli 2026. Sidang tersebut menjadi tahapan akhir penentuan kelulusan calon Taruna Akademi TNI setelah seluruh peserta menyelesaikan rangkaian seleksi berlapis secara nasional. […]

  • Komandan Lanal Sabang Hadiri HUT Ke-79 Hang Tuah

    Komandan Lanal Sabang Hadiri HUT Ke-79 Hang Tuah

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Sabang – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sabang Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla., bersama Ketua Cabang 3 Daerah Kodaeral I Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Widya Sadimin, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Hang Tuah di TK Hang Tuah Sabang, Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Sabtu (17/1/2026). Melalui momentum ini, […]

  • Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Efisiensi Bisnis

    Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Efisiensi Bisnis

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    keberhasilan implementasi AI tidak hanya bergantung pada teknologi itu sendiri, melainkan juga pada kesiapan sumber daya manusia

  • Satgas TMMD ke-126 Kodim 1810/Tambrauw Lanjutkan Perehaban Gereja

    Satgas TMMD ke-126 Kodim 1810/Tambrauw Lanjutkan Perehaban Gereja

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tambrauw — Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus menyala di Kampung Babak, Distrik Bamusbama. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126, Satgas Kodim 1810/Tambrauw kini melanjutkan proses perehaban Gereja Advent yang telah memasuki tahap pengerjaan dinding dan pemasangan keramik, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara prajurit TNI dan warga dalam […]

  • Google Mau Bunuh Universitas ?

    Google Mau Bunuh Universitas ?

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Surat terbuka kepada adik-adik fresh graduate dan abang-abang yang mau cari modal nikah tapi sampai sekarang belum dapat pekerjaan ini dia cara yang patut anda lakukan agar diri anda dinilai kompeten dan berpeluang untuk bekerja di perusahaan startup impian anda. Buat anda yang mau tahu caranya ikuti sampai habis karena ada berita bagus bahwa google […]

expand_less