Hot Tags
Trending Tags
Beranda » BERITA » Pemerintah Hormati Putusan MK Soal UU Cipta Kerja, Siap Tindak Lanjuti dengan Hati-hati

Pemerintah Hormati Putusan MK Soal UU Cipta Kerja, Siap Tindak Lanjuti dengan Hati-hati

  • account_circle Gensa Media
  • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
  • print Cetak

Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan sikap hormat dan komitmen untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pengujian Undang-Undang (UU) No.6 Tahun 2023, yang menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No.2 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja sebagai undang-undang.

Putusan ini adalah hasil dari judicial review yang diajukan oleh sejumlah serikat pekerja yang menuntut peninjauan kembali pasal-pasal yang dianggap kurang berpihak pada kepentingan pekerja.

Sebagai negara hukum, pemerintah menyatakan tunduk pada putusan tersebut dan siap mengambil langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti keputusan MK. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen ini dalam sebuah pernyataan pers di Jakarta pada Jumat, 1 November 2024.

“Sebagai negara hukum, pemerintah tentunya tunduk dan patuh atas putusan Mahkamah Konstitusi. Kami akan segera melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, serta membuka dialog dengan berbagai pihak terkait ketenagakerjaan,” ujarnya.

Dalam putusan MK dengan nomor 168/PUU-XXI/2023, MK mengabulkan sebagian dari permohonan judicial review yang diajukan oleh Partai Buruh, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan beberapa organisasi serikat buruh lainnya.

Permohonan ini meminta pengujian materiil konstitusionalitas pasal-pasal terkait ketenagakerjaan, yang mencakup tujuh poin utama. Poin-poin tersebut meliputi ketentuan penggunaan tenaga kerja asing (TKA), Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), pekerja alih daya (outsourcing), cuti, upah, pemutusan hubungan kerja (PHK), serta hak-hak terkait pesangon.

Setelah putusan ini, langkah selanjutnya yang akan diambil Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) adalah melakukan koordinasi dengan serikat pekerja, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta pemangku kepentingan lainnya.

Menteri Yassierli menambahkan bahwa forum dialog akan diadakan melalui berbagai lembaga, seperti Lembaga Kerja Sama Tripartit dan Dewan Pengupahan Nasional.

Pilihan Editor :  Dinas Pendidikan Nias Selatan Buka Ruang Kritik Publik Lewat FKP 2026

“Kami akan memanfaatkan forum-forum dialog ini untuk memastikan tindak lanjut yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pekerja,” jelasnya.

Pemerintah juga menggarisbawahi pentingnya mengelola perubahan ini dengan hati-hati agar tidak menimbulkan multitafsir terhadap pasal-pasal baru. Praktisi Hukum Ketenagakerjaan, Johan Imanuel, yang juga merupakan anggota Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia, menjelaskan bahwa tindak lanjut atas putusan ini memang sebaiknya dilakukan dengan bijak dan tidak tergesa-gesa.

Menurutnya, perubahan yang tergesa dapat menimbulkan kerancuan interpretasi yang berpotensi memicu judicial review ulang terhadap pasal-pasal tersebut.

Johan juga menekankan bahwa tindak lanjut atas Putusan MK harus memenuhi asas-asas pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik, sebagaimana diatur dalam UU No.12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

“Jika ada asas yang tidak terpenuhi, seperti asas dapat dilaksanakan, maka pasal tersebut dapat diuji ulang dan dinyatakan tidak sah oleh MK,” jelas Johan.

Sejumlah ketentuan lain dalam UU Cipta Kerja dan peraturan turunannya, seperti Peraturan Pemerintah (PP) No.35 Tahun 2021, juga perlu disesuaikan untuk mencerminkan perubahan yang telah ditetapkan. PP ini, yang selama ini menjadi dasar untuk ketentuan ketenagakerjaan dalam UU Cipta Kerja, kini harus diperbarui agar sejalan dengan putusan MK.

Johan menegaskan bahwa peraturan ini perlu segera disesuaikan dan disosialisasikan kepada pengusaha, pekerja, serta serikat pekerja agar implementasinya berjalan baik.

Pemerintah menyadari bahwa persoalan ketenagakerjaan di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan para pekerja yang sudah aktif bekerja. Persoalan yang lebih besar menyangkut penciptaan lapangan kerja baru untuk generasi mendatang, serta perlindungan bagi pekerja yang rentan terhadap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Oleh karena itu, Yassierli mengajak semua pihak, baik pengusaha maupun pekerja, untuk turut berperan aktif dalam membangun iklim ketenagakerjaan yang sehat.

Pilihan Editor :  Revania Tampilkan Tari Lenggang Bekasi dalam Acara Rantang Lebaran

Langkah pemerintah untuk menghormati dan menindaklanjuti putusan MK merupakan bukti komitmen dalam menjaga iklim hukum dan ketenagakerjaan yang sehat di Indonesia. Pemerintah berharap agar proses ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk pekerja dan pengusaha, sehingga tercipta regulasi ketenagakerjaan yang adil, transparan, dan dapat menjawab tantangan ke depan.

Red/*

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
  • Penulis: Gensa Media

Berita Untuk Anda

  • Babinsa Kodim 0504 Pererat Kemanunggalan Lewat Nobar Bersama Warga

    Babinsa Kodim 0504 Pererat Kemanunggalan Lewat Nobar Bersama Warga

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Selatan, 19 Juli 2026 – Babinsa jajaran Kodim 0504/Jakarta Selatan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola bersama masyarakat di wilayah binaan masing-masing, Minggu (19/7/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi sosial sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui suasana yang hangat, akrab, dan penuh kebersamaan. Babinsa mengajak masyarakat menikmati pertandingan sepak […]

  • Tim Poomsae Putra Indonesia Sabet Medali di China Open Taekwondo Championship 2025

    Tim Poomsae Putra Indonesia Sabet Medali di China Open Taekwondo Championship 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Changsha, Tiongkok — Tim Poomsae Putra Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang China Open Taekwondo Championship 2025, yang berlangsung pada 26–29 November 2025 di Changsha, Tiongkok. Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) sekaligus Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, menyampaikan apresiasi atas pencapaian atlet-atlet Indonesia. Tim berhasil meraih medali emas di […]

  • Trinovi Khairani Sitorus Minta Pemerintah Utamakan Keamanan WNI di Thailand–Kamboja

    Trinovi Khairani Sitorus Minta Pemerintah Utamakan Keamanan WNI di Thailand–Kamboja

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Juli 2025 — Ketegangan yang meningkat di perbatasan Thailand–Kamboja, yang sudah menelan korban jiwa dan memicu krisis kemanusiaan, mendapat perhatian serius dari anggota Komisi I DPR RI, Trinovi Khairani Sitorus. Legislator Partai Golkar dari Dapil Sumut II ini mendesak pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) segera melakukan langkah diplomasi mendalam demi memastikan […]

  • Dandim 1710/Mimika Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Papua Tengah

    Dandim 1710/Mimika Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Papua Tengah

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika – Suasana Hotel Grand Tembaga, Kelurahan Nawaripi, Distrik Mimika Baru, terasa khidmat sekaligus penuh semangat. Ratusan pasang mata menyaksikan momen penting bagi dunia olahraga Papua Tengah: pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah periode baru. Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, ini mengusung tema […]

  • Panglima TNI Jadi Dewan Pembina IPSI Periode 2026–2030

    Panglima TNI Jadi Dewan Pembina IPSI Periode 2026–2030

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyakto memperkuat dukungan TNI terhadap pembinaan pencak silat setelah masuk jajaran Dewan Pembina IPSI periode 2026–2030. Agus Subiyakto menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Masa Bakti 2026–2030 di Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru IPSI yang membawa mandat memperkuat organisasi serta meningkatkan pembinaan […]

  • Yayasan Jalakanya Serahkan Beasiswa untuk Putra-Putri Purnawirawan TNI AL Rayon Bandung

    Yayasan Jalakanya Serahkan Beasiswa untuk Putra-Putri Purnawirawan TNI AL Rayon Bandung

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung — Masa depan anak-anak purnawirawan TNI Angkatan Laut kini mendapat suntikan semangat baru. Yayasan Bakti Jalakanya, yang dipimpin oleh Ny. Tetty Agus Suhartono, menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan kepada putra-putri Purnawirawan TNI AL Rayon Bandung, dalam acara penuh kehangatan yang digelar di Mess TNI AL R.E. Martadinata, Jalan Setiabudi No. 73, Kota Bandung, Senin (23/6/2025). […]

expand_less