Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Kali Bancong Bekasi Utara

"Dugaan sementara belum ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun untuk memastikan penyebab kematiannya masih akan didalami"

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Kali Bancong Bekasi Utara – Foto Istimewa
-AA+

BEKASI – Warga Bekasi Utara digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Kali Bancong, Kelurahan Harapan Jaya, Kota Bekasi

Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja proyek yang melintas di sekitar lokasi sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Ia mengatakan, saat proses evakuasi petugas menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan korban.

Advertisement

“Beberapa barang yang ditemukan di lokasi antara lain satu unit telepon seluler, sandal, topi, bungkus obat tramadol, serta satu unit sepeda motor,” kata Tono saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/3/2026).

Peristiwa ini terjadi di aliran Kali Bancong yang berada di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Lokasi tersebut diketahui berada tidak jauh dari area permukiman warga dan sejumlah proyek pembangunan.

Menurut keterangan polisi, jasad pria tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja proyek yang sedang melintas di sekitar kali.

Saat itu saksi melihat tubuh seseorang dalam kondisi mengapung di aliran air.

Menyadari adanya kejanggalan, saksi kemudian mendekat untuk memastikan kondisi tersebut.

Setelah memastikan bahwa yang dilihatnya merupakan jasad manusia, saksi langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Petugas kepolisian yang menerima laporan kemudian segera mendatangi lokasi kejadian bersama tim untuk melakukan pengecekan sekaligus mengevakuasi jasad korban dari aliran kali.

Proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah kerumunan warga yang ingin melihat langsung kejadian tersebut.

Pilihan Editor :  Air Kiriman Bogor Picu Siaga Banjir Satopati

Sejumlah warga sempat berkumpul di sekitar lokasi setelah kabar penemuan mayat itu menyebar.

Setelah berhasil diangkat dari aliran kali, jasad korban kemudian diperiksa secara awal oleh petugas di lokasi.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban.

“Dugaan sementara belum ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun untuk memastikan penyebab kematiannya masih akan didalami oleh pihak yang lebih ahli,” ujar Tono.

Polisi juga masih berupaya mengidentifikasi identitas korban yang hingga kini belum diketahui.

Barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi, termasuk telepon seluler dan sepeda motor, saat ini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Lakukan Penyelidikan dan Identifikasi Korban

Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban telah dibawa ke RSUD Kota Bekasi guna menjalani proses identifikasi serta pemeriksaan medis lebih lanjut.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui identitas korban sekaligus memastikan penyebab pasti kematian.

Pihak kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk pekerja proyek yang pertama kali menemukan jasad tersebut.

Selain itu, polisi akan menelusuri kepemilikan barang-barang yang ditemukan di lokasi, termasuk sepeda motor dan telepon seluler yang diduga milik korban.

Penelusuran ini diharapkan dapat membantu mengungkap identitas korban maupun kronologi kejadian sebelum jasad tersebut ditemukan.

Keberadaan bungkus obat tramadol yang ditemukan di lokasi juga menjadi salah satu temuan yang akan didalami lebih lanjut oleh penyidik.

Namun demikian, polisi belum dapat memastikan apakah barang tersebut berkaitan langsung dengan penyebab kematian korban.

Hingga saat ini, kasus penemuan mayat tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh Polsek Bekasi Utara.

Pilihan Editor :  Pemotor Tewas, Lalin Martadinata Tersendat

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor.

Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya, sekaligus memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.**/red

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti