Koramil Pamulang Edukasi Siswa SMK Sasmita Jaya 1 soal Bullying dan Rekrutmen TNI
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tangerang Selatan – Koramil 08/Pamulang, Kodim 0506/Tangerang, menggelar program Army Go To School di SMK Sasmita Jaya 1, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini menyasar penguatan wawasan kebangsaan dan pembentukan karakter pelajar melalui sosialisasi rekrutmen TNI serta edukasi pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Melalui program tersebut, personel TNI memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peluang bergabung menjadi prajurit sekaligus pentingnya membangun hubungan sosial yang saling menghormati.
Peltu Sriadi, yang mewakili Danramil 08/Pamulang, mengatakan materi kegiatan mencakup informasi rekrutmen TNI dan upaya meningkatkan kesadaran pelajar terhadap dampak perundungan.
“Dalam sosialisasi rekrutmen TNI, para siswa diberikan informasi dan pemahaman mengenai kesempatan untuk bergabung menjadi prajurit TNI,” kata Sriadi.
Ia menjelaskan, materi tentang bullying juga bertujuan mendorong siswa menjaga persaudaraan dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.
Rekrutmen TNI dan Pencegahan Perundungan
Sosialisasi rekrutmen TNI menjadi salah satu bagian kegiatan untuk memperkenalkan kesempatan pengabdian kepada negara melalui jalur militer.
Melalui penyampaian materi tersebut, siswa memperoleh informasi awal mengenai peluang menjadi prajurit TNI.
Sementara itu, edukasi tentang perundungan menekankan pentingnya sikap saling menghormati dalam pergaulan sehari-hari, baik antara sesama siswa maupun dengan warga sekolah lainnya.
Sriadi menegaskan, pemahaman mengenai perundungan perlu ditanamkan agar siswa ikut menjaga suasana belajar yang kondusif.
“Materi tentang bullying bertujuan meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan,” ujarnya.
Pesan tersebut menempatkan siswa sebagai bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang positif.
Sikap saling menghargai, kepedulian terhadap teman, serta keberanian mencari bantuan ketika menghadapi perundungan dapat mendukung terciptanya hubungan sosial yang sehat di sekolah.
Libatkan Pihak Sekolah dan Babinsa
Kegiatan Army Go To School berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembukaan dan sambutan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, hingga penutupan.
Sesi tanya jawab memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan pemateri dan menyampaikan pertanyaan terkait informasi yang mereka terima.
Koramil 08/Pamulang melibatkan sejumlah personel dalam kegiatan tersebut.
Peltu Sriadi hadir mewakili Danramil 08/Pamulang, didampingi Peltu Ahmad selaku Babinsa, Serka Amran S selaku Bati Komsos, dan Serda Sarman selaku Babinsa.
Dari pihak sekolah, kegiatan dihadiri Wakil Kepala Sekolah SMK Sasmita Jaya 1, Zainuddin, serta guru bidang kesiswaan, Gayatri.
Kehadiran unsur sekolah dan personel TNI mendukung pelaksanaan kegiatan edukasi yang menyasar pembentukan karakter pelajar.
Dorong Nasionalisme dan Disiplin Pelajar
Koramil 08/Pamulang berharap program ini dapat mendorong siswa meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan semangat nasionalisme, dan menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pembentukan karakter tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi juga tercermin dalam sikap siswa saat berinteraksi di sekolah maupun di tengah masyarakat.
Edukasi pencegahan perundungan juga diharapkan memperkuat kesadaran bersama bahwa lingkungan belajar yang aman membutuhkan kepedulian seluruh warga sekolah.
Melalui program Army Go To School, Koramil 08/Pamulang, Kodim 0506/Tangerang, melanjutkan pendekatan edukatif kepada generasi muda melalui pengenalan wawasan kebangsaan, informasi rekrutmen TNI, dan penguatan karakter.
Informasi mengenai jumlah siswa yang mengikuti kegiatan serta tindak lanjut program pencegahan perundungan di sekolah tersebut belum dirinci dalam keterangan yang tersedia.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

