Kolonel Boy Hendrik Sosialisasikan Bela Negara dan Rekrutmen TNI di Mentawai

Kesempatan menjadi prajurit TNI terbuka bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa. Karena itu, para siswa perlu mempersiapkan diri sejak dini

Kolonel Boy Hendrik Sosialisasikan Bela Negara dan Rekrutmen TNI di Mentawai – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Kepulauan Mentawai – TNI Angkatan Darat terus memperkuat pembinaan generasi muda di wilayah terluar melalui kegiatan sosialisasi bela negara dan rekrutmen prajurit.

Dalam rangka Karya Bakti TNI AD Skala Besar Tahun Anggaran 2026, Kolonel Infanteri Boy Hendrik memberikan penyuluhan kepada ratusan pelajar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar di SMAS 2 Penabur Berkat dan SMPN 2 Sipora dengan melibatkan masing-masing 80 siswa.

Sosialisasi difokuskan pada penguatan kesadaran bela negara, pembentukan karakter generasi muda, serta pemberian informasi mengenai mekanisme rekrutmen TNI yang disebut berlangsung secara transparan dan terbuka.

Dalam pemaparannya, Kolonel Boy Hendrik menegaskan bahwa bela negara tidak semata dimaknai sebagai keterlibatan dalam aktivitas militer.

Menurut dia, sikap disiplin, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, hingga kontribusi positif di lingkungan sekolah dan masyarakat merupakan bagian penting dari implementasi nilai-nilai kebangsaan.

“Generasi muda harus memiliki semangat cinta tanah air, disiplin, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa. Bela negara dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Boy Hendrik di hadapan para pelajar.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.

Menurutnya, pelajar harus mampu menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah bangsa.

Selain memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi terkait proses penerimaan prajurit TNI.

Para siswa diberikan penjelasan mengenai tahapan seleksi, persyaratan administrasi, hingga pentingnya kesiapan fisik, mental, akademik, dan kepribadian.

Pilihan Editor :  TNI Gelar Penyuluhan Bela Negara dan Rekrutmen di Dua SMA Mentawai

Kolonel Boy Hendrik menegaskan bahwa rekrutmen TNI dilaksanakan secara objektif dan tanpa pungutan biaya.

Ia meminta para pelajar tidak mudah percaya terhadap praktik percaloan atau pihak yang menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi.

“Kesempatan menjadi prajurit TNI terbuka bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa. Karena itu, para siswa perlu mempersiapkan diri sejak dini dengan belajar, menjaga kesehatan, dan membangun karakter yang baik,” katanya.

Kegiatan penyuluhan tersebut berlangsung interaktif.

Sejumlah pelajar tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar syarat masuk TNI, tahapan pendidikan militer, hingga peluang pengabdian di berbagai matra TNI.

Penguatan SDM di Wilayah Kepulauan

Program nonfisik yang dijalankan dalam Karya Bakti TNI AD ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia, khususnya di daerah kepulauan dan wilayah terdepan.

Selain pembangunan infrastruktur, TNI AD juga mendorong pembinaan mental dan karakter generasi muda melalui pendekatan edukatif.

Wilayah Kepulauan Mentawai dinilai memiliki posisi strategis sekaligus tantangan tersendiri dalam pembangunan sumber daya manusia.

Faktor geografis dan keterbatasan akses pendidikan di sejumlah wilayah menjadi perhatian dalam berbagai program pembinaan yang melibatkan aparat negara.

Melalui kegiatan tersebut, TNI AD berupaya mempererat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, terutama kalangan pelajar sebagai calon generasi penerus bangsa.

Kehadiran aparat TNI di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya memberikan edukasi kebangsaan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan penyuluhan tersebut.

Selain memberikan wawasan kebangsaan, kegiatan itu dinilai mampu menambah motivasi dan semangat para siswa dalam merencanakan masa depan.

Para pelajar juga diingatkan agar menjaga kedisiplinan, menjauhi perilaku negatif, serta memanfaatkan pendidikan sebagai sarana membangun masa depan yang lebih baik.

Pilihan Editor :  Bakti TNI AD 2026 Dimulai, Infrastruktur dan RTLH Jadi Prioritas di Mentawai

Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang tangguh dan berkarakter.

Melalui sosialisasi bela negara dan rekrutmen TNI ini, TNI AD berharap pelajar di Kepulauan Mentawai memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang siap berkontribusi bagi negara, baik melalui jalur pendidikan, pengabdian sosial, maupun profesi keprajuritan.**/Fais

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *