Jembatan Garuda di Pinang Buka Akses Baru, Warga Bidik Lonjakan Ekonomi

Tangerang, 27 April 2026 – Jembatan Garuda di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, segera beroperasi dan langsung menyasar percepatan mobilitas serta aktivitas ekonomi warga. Kodim 0506/Tgr melalui Koramil...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Tangerang, 27 April 2026 – Jembatan Garuda di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, segera beroperasi dan langsung menyasar percepatan mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.

Kodim 0506/Tgr melalui Koramil 01/Tgr membangun jembatan sepanjang 8 meter dan lebar 2 meter untuk menghubungkan Panunggangan Utara dengan Panunggangan Timur.

Selama ini, warga menghadapi keterbatasan akses karena harus memutar cukup jauh untuk menjangkau pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Kini, jembatan tersebut menghadirkan jalur alternatif yang lebih singkat, sehingga warga dapat menghemat waktu, biaya transportasi, dan tenaga dalam beraktivitas sehari-hari.

Danramil 01/Tgr Mayor Inf Jefresen Sipayung menegaskan bahwa pembangunan ini menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah tersebut.

“Jembatan ini mempercepat mobilitas warga dan mendukung aktivitas ekonomi, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat,” ujar Sipayung, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, proyek tersebut memasuki tahap akhir berupa pengecatan sebelum segera difungsikan untuk masyarakat luas.

Selain itu, ia menekankan bahwa proses pembangunan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak awal hingga tahap akhir pengerjaan.

“Kerja sama TNI dan masyarakat mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan,” tambahnya.

Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan

Pengerjaan jembatan berlangsung hampir satu bulan dan melibatkan berbagai elemen masyarakat setempat secara langsung.

Warga ikut menyumbang tenaga, material, serta dukungan logistik selama proses pembangunan berlangsung.

Keterlibatan ini mendorong efisiensi waktu sekaligus menekan biaya pembangunan tanpa mengurangi kualitas konstruksi.

Sipayung menilai semangat gotong royong menjadi faktor utama keberhasilan proyek tersebut.

Pilihan Editor :  Cara Sembunyikan Nomor HP di Getcontact agar Tidak Terlihat

“Gotong royong memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, warga Panunggangan Utara menyambut positif kehadiran Jembatan Garuda sebagai solusi konkret atas persoalan akses.

Mereka berharap jembatan tersebut dapat memperlancar distribusi barang dan jasa di lingkungan sekitar.

Selain itu, warga juga menilai akses pendidikan dan layanan kesehatan akan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Sekarang kami tidak perlu memutar jauh. Aktivitas jadi lebih cepat dan hemat biaya,” ujar salah satu warga.

Di sisi lain, pemerintah dan aparat kewilayahan terus mendorong pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan akses antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara merata.

Dengan demikian, kehadiran Jembatan Garuda tidak hanya menjadi penghubung fisik, tetapi juga pemicu perubahan sosial dan ekonomi warga.

Ke depan, masyarakat berharap pembangunan serupa terus berlanjut untuk memperkuat konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan di Kecamatan Pinang.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *