Rabu, 4 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Halangi Wartawan, Oknum Kejari Ketapang Nyaris Picu Kericuhan

Halangi Wartawan, Oknum Kejari Ketapang Nyaris Picu Kericuhan

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketapang – Insiden yang mencoreng demokrasi kembali terjadi. Sejumlah wartawan nyaris terlibat dalam kericuhan setelah mendapat larangan peliputan oleh oknum Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang pada Kamis, 6 Februari 2025. Peristiwa ini menuai kritik tajam dari kalangan jurnalis dan pemerhati kebebasan pers.

Ketegangan bermula ketika tim Persatuan Wartawan Kalbar (PWK) hendak meliput pertemuan antara Direktur PT Putra Berlian Indah (PT PBI) dan tim kuasa hukumnya dengan pihak Kejari Ketapang.

Kedatangan mereka bertujuan untuk mempertanyakan perkembangan kasus dugaan perampasan lahan PT PBI oleh PT Cita Mineral Investindo, Tbk. (PT CMI).

Pihak PT PBI ingin mendapatkan klarifikasi terkait disposisi yang telah diteruskan oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) kepada Kejari Ketapang beberapa waktu lalu. Mereka juga meminta kepastian mengenai tindak lanjut atas laporan yang telah diajukan sebelumnya.

Namun, ketegangan terjadi ketika petugas kejaksaan melarang wartawan yang hadir untuk meliput pertemuan tersebut.

Pihak kejaksaan beralasan bahwa diskusi tersebut bersifat internal dan tidak boleh dipublikasikan. Pernyataan tersebut langsung mendapat protes dari wartawan yang merasa hak mereka telah dilanggar.

Upaya Penghalangan Tugas Jurnalistik

Tak hanya melarang peliputan, pihak kejaksaan bahkan meminta wartawan menghapus rekaman video yang telah dibuat dan menyerahkan ponsel mereka.

Permintaan ini ditolak oleh para wartawan, yang menganggap tindakan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kebebasan pers dalam mencari dan menyampaikan informasi.

Situasi memanas dan nyaris memicu kericuhan. Adu argumen sempat terjadi antara wartawan dan petugas kejaksaan.

Beruntung, ketegangan dapat diredam setelah pihak PT PBI dan tim kuasa hukumnya melakukan musyawarah dengan pihak kejaksaan. Kedua belah pihak akhirnya menyepakati jalur komunikasi yang lebih baik tanpa menghalangi peran media.

Baca juga :  Kodim 0506/Tangerang Gencarkan Patroli Malam, TNI dan Komduk Jaga Keamanan Wilayah

Ketua Persatuan Wartawan Kalbar (PWK), Ali Muhamad, mengecam keras tindakan oknum Kejari Ketapang yang diduga menghalangi tugas jurnalistik.

Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk intervensi terhadap kebebasan pers yang telah diatur dalam undang-undang.

“Menghalangi tugas wartawan sudah diatur dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menyatakan bahwa siapa pun yang menghalangi wartawan dapat dikenakan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp500 juta,” ujar Ali Muhamad.

Ali menegaskan bahwa pers nasional memiliki hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan serta informasi tanpa ada tekanan dari pihak mana pun. Ia juga menyayangkan sikap aparat hukum yang seharusnya memahami tugas dan fungsi wartawan.

“Sebagai aparat penegak hukum, mereka seharusnya memahami pentingnya kebebasan pers. Mestinya mereka memberikan akses kepada wartawan yang hendak memperoleh informasi, bukan malah menghalangi. Apalagi sampai meminta handphone dan menghapus video liputan. Itu adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ali menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik. “Kita hidup di era keterbukaan informasi, yang sejalan dengan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat, kecuali informasi tertentu yang bersifat ketat dan terbatas,” jelasnya.

Kasus ini kembali menyoroti perlunya transparansi dalam proses hukum, terutama yang menyangkut kepentingan publik. Pihak PT PBI menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal perkembangan kasus dugaan perampasan lahan mereka oleh PT CMI.

“Kami ingin memastikan bahwa ada kejelasan dalam tindak lanjut laporan yang telah kami ajukan. Masyarakat berhak mengetahui perkembangan kasus ini, mengingat dampaknya yang luas terhadap berbagai pihak,” ujar kuasa hukum PT PBI.

Baca juga :  Panglima TNI Ajak Polisi Militer Adaptif Hadapi Era Dinamis

Kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang menjadi kunci dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum. Upaya menghalangi wartawan dalam menjalankan tugasnya justru menimbulkan kecurigaan publik terhadap penanganan suatu kasus.

Kesimpulan

Peristiwa yang terjadi di Kejari Ketapang menjadi peringatan serius mengenai ancaman terhadap kebebasan pers di Indonesia. Pers memiliki peran penting dalam mengawal transparansi, terutama dalam proses hukum yang menyangkut kepentingan publik.

Oleh karena itu, segala bentuk penghalangan terhadap tugas jurnalistik harus ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

PWK dan berbagai organisasi jurnalis lainnya berencana mengadukan insiden ini kepada Dewan Pers serta meminta perhatian khusus dari aparat terkait agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kebebasan pers harus tetap dijaga sebagai pilar utama demokrasi, demi terciptanya keterbukaan dan akuntabilitas dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.**(sumber: Ali Muhama dan Sahrianto PWK Ketapang)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Syahrul Aidi: Judi Online Hancurkan Keluarga dan Masa Depan Bangsa

    Syahrul Aidi: Judi Online Hancurkan Keluarga dan Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya judi online yang terus memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya menguras ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keutuhan keluarga, kesehatan mental, dan stabilitas sosial. Pernyataan itu disampaikan Syahrul dalam forum diskusi publik bertajuk “Bijak Digital Tanpa […]

  • Pemerintah Blokir DigitalOcean, Langkah Tegas Berantas Judi Online

    Pemerintah Blokir DigitalOcean, Langkah Tegas Berantas Judi Online

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Banyak korban judi online yang terjerat utang besar hingga kehilangan aset berharga akibat permainan yang merugikan ini

  • Dilatih di Lapangan, Saka Wira Kartika Pondok Aren Disiapkan Jadi Garda Tanggap Darurat

    Dilatih di Lapangan, Saka Wira Kartika Pondok Aren Disiapkan Jadi Garda Tanggap Darurat

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, Minggu, 31/5/2026 – Sebanyak 30 anggota Saka Wira Kartika Koramil 07/Pondok Aren mengikuti pelatihan lapangan untuk memperkuat kemampuan tanggap darurat dan kepedulian sosial. Kegiatan berlangsung di wilayah Pondok Aren sebagai bagian pembinaan teritorial Kodim 0506/Tangerang terhadap generasi muda. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi persoalan lingkungan dan potensi bencana. Instruktur memberikan materi […]

  • Warung Emak Rata, Tabungan Lebaran Hilang

    Warung Emak Rata, Tabungan Lebaran Hilang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Kecamatan Bekasi Timur menertibkan bangunan liar di Lapangan Multiguna Margahayu dengan alat berat. Petugas mengerahkan beko lalu merobohkan sejumlah warung milik warga dalam operasi tersebut. Seorang pemilik warung yang akrab disapa Emak mengaku kehilangan dagangan dan tabungan Lebaran. Ia datang ke lokasi setelah alat berat meratakan bangunannya. […]

  • Resolusi Tahun 2026: Menata Harapan, Menyusun Langkah, dan Membangun Masa Depan Lebih Baik

    Resolusi Tahun 2026: Menata Harapan, Menyusun Langkah, dan Membangun Masa Depan Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    Tahun 2026 adalah kesempatan baru untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi lebih baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

  • BNN Ungkap Modus Baru, Publik Beri Apresiasi Komjen Pol. Suyudi

    BNN Ungkap Modus Baru, Publik Beri Apresiasi Komjen Pol. Suyudi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI terus menunjukkan komitmen kuat memberantas peredaran gelap narkotika, di bawah kepemimpinan Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, aparat berhasil membongkar jaringan narkoba internasional dengan modus penyamaran terbaru. Melalui operasi yang terencana dan presisi, BNN mengungkap narkotika cair yang pelaku kemas menyerupai liquid vape dan sachet minuman […]

expand_less