Dandim Mentawai Tinjau Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa Terpencil
MENTAWAI – Komandan Kodim (Dandim) 0319/Kepulauan Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, meninjau langsung pengerjaan jembatan penghubung Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga dalam program Satgas Karya Bakti TNI AD...

MENTAWAI – Komandan Kodim (Dandim) 0319/Kepulauan Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, meninjau langsung pengerjaan jembatan penghubung Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga dalam program Satgas Karya Bakti TNI AD Tahun Anggaran 2026, Sabtu (23/5/2026).
Peninjauan dilakukan saat personel satgas tengah merakit kerangka besi lantai jembatan yang menjadi bagian penting dari pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan moril kepada personel Satgas Karya Bakti TNI AD yang bertugas di lapangan.
Dalam peninjauan itu, Dandim memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana, mengutamakan faktor keselamatan kerja, serta menjaga kualitas konstruksi agar dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Program Karya Bakti TNI AD TA 2026 untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi.
Jembatan yang dibangun di Bukit Pamewa tersebut dinilai strategis karena menjadi jalur penghubung utama antara Desa Bukit Pamewa dengan Desa Betumonga.
Selama ini, akses antarwilayah di kawasan tersebut kerap terkendala kondisi geografis yang cukup berat, terutama saat musim hujan.
Kehadiran jembatan permanen diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi kebutuhan pokok.
“Pembangunan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jembatan ini nantinya menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” kata Letkol Inf Bambang Budi Hartanto di sela peninjauan kegiatan.
Ia juga meminta seluruh personel Satgas Karya Bakti TNI AD tetap menjaga semangat kerja serta mengedepankan profesionalisme selama proses pembangunan berlangsung.
Menurutnya, kualitas hasil pembangunan harus menjadi prioritas utama karena infrastruktur tersebut akan digunakan masyarakat dalam jangka waktu panjang.
Di lokasi pembangunan, personel satgas terlihat bekerja bersama warga setempat menyelesaikan tahap perakitan kerangka besi lantai jembatan.
Keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan mencerminkan kolaborasi antara TNI dan warga dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah terpencil.
Selain membantu pekerjaan teknis, masyarakat sekitar juga memberikan dukungan logistik dan tenaga agar pembangunan dapat selesai tepat waktu.
Kondisi itu memperlihatkan tingginya antusiasme warga terhadap pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan.
Infrastruktur Penunjang Aktivitas Warga
Pembangunan jembatan penghubung Bukit Pamewa–Betumonga menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program Karya Bakti TNI AD Skala Besar TA 2026 di wilayah Kepulauan Mentawai.
Program tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yang dinilai mendesak dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Wilayah Kepulauan Mentawai dikenal memiliki tantangan geografis berupa perbukitan, sungai, dan akses jalan yang terbatas.
Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah desa masih mengalami kesulitan konektivitas, terutama untuk transportasi hasil pertanian dan kebutuhan harian masyarakat.
Melalui pembangunan jembatan ini, pemerintah bersama TNI berharap hambatan transportasi antarwilayah dapat dikurangi secara signifikan.
Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi masyarakat pedesaan.
Kehadiran Satgas Karya Bakti TNI AD di Mentawai juga menjadi bagian dari penguatan peran TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di wilayah terluar dan terpencil.
Selain membangun fasilitas fisik, program tersebut turut memperkuat hubungan sosial antara aparat TNI dan masyarakat.
Dandim 0319/Kepulauan Mentawai menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat setelah infrastruktur digunakan.
Ia berharap pembangunan jembatan penghubung Bukit Pamewa dan Betumonga dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan warga untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial lainnya.
Dengan terus berlangsungnya pengerjaan di lapangan, Satgas Karya Bakti TNI AD bersama masyarakat setempat optimistis pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu solusi peningkatan konektivitas di Kabupaten Kepulauan Mentawai.**/Fais









