BMW dan PS Maju di Kongres PIKI, Usung Agenda Penguatan Kajian Strategis

Jakarta Pusat, 25 April 2026 – Dr. Michael Wattimena dan Pdt. Penrad Siagian mendeklarasikan pencalonan Ketua Umum dan Sekjen PIKI dengan fokus penguatan kajian ilmiah. Deklarasi berlangsung menjelang Kongres VII...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta Pusat, 25 April 2026 – Dr. Michael Wattimena dan Pdt. Penrad Siagian mendeklarasikan pencalonan Ketua Umum dan Sekjen PIKI dengan fokus penguatan kajian ilmiah.

Deklarasi berlangsung menjelang Kongres VII Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia yang akan digelar pada 30 April hingga 2 Mei 2026.

Michael Wattimena, yang akrab disapa BMW, maju sebagai calon Ketua Umum berpasangan dengan Penrad Siagian sebagai calon Sekretaris Jenderal.

Keduanya menyatakan komitmen untuk mengembalikan peran PIKI sebagai wadah pemikir Kristen yang berkontribusi bagi bangsa.

BMW menegaskan bahwa organisasi harus fokus pada produksi kajian ilmiah yang relevan dengan kebutuhan gereja dan negara.

“PIKI harus kembali pada fungsi utamanya sebagai lembaga kajian, bukan organisasi pergerakan,” ujar BMW dalam deklarasi.

Ia menilai penguatan riset dan diskusi strategis menjadi langkah penting untuk meningkatkan kontribusi intelektual organisasi.

Targetkan Peran Strategis di Proses Legislasi

BMW menjelaskan bahwa PIKI akan mengambil posisi sebagai mitra strategis lembaga legislatif dalam pembahasan Program Legislasi Nasional.

Ia menyebut organisasi akan menyusun naskah akademik sebagai dasar teoritis dalam memberikan masukan kebijakan.

“Setiap RUU harus kita respons dengan kajian yang kuat agar kontribusi pemikiran kita terasa,” kata BMW.

Ia menambahkan bahwa PIKI akan menggelar seminar, webinar, dan diskusi rutin untuk memperkaya perspektif kebijakan publik.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi organisasi dalam proses pengambilan keputusan di tingkat nasional.

Sementara itu, Penrad Siagian menyoroti menurunnya kontribusi pemikiran cendekiawan Kristen dalam beberapa tahun terakhir.

Pilihan Editor :  Patroli Gabungan Brimob Jaktim Tekan Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Ia menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan serius yang harus segera direspons melalui pendekatan berbasis riset.

“Kontribusi pemikiran umat Kristen mengalami penurunan dan perlu kita bangkitkan kembali,” ujar Penrad.

Ia menilai sejarah mencatat peran signifikan umat Kristen dalam menentukan arah kebijakan nasional sejak masa awal kemerdekaan.

Namun demikian, ia menilai kontribusi tersebut mulai berkurang dalam dua dekade terakhir.

Penrad menegaskan bahwa pencalonan mereka menjadi upaya untuk mengembalikan peran strategis tersebut.

“Kami ingin menghadirkan kembali pemikiran yang memberi arah bagi bangsa melalui riset dan kajian,” katanya.

Keduanya sepakat bahwa PIKI harus aktif merespons isu nasional melalui pendekatan ilmiah yang terukur.

Mereka juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat kualitas kajian organisasi.

Kongres VII PIKI menjadi momentum penentuan arah baru organisasi dalam menghadapi dinamika sosial dan politik nasional.

Dengan demikian, pasangan BMW–PS menawarkan pendekatan berbasis intelektual sebagai strategi utama memajukan organisasi.

Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan relevansi PIKI sebagai lembaga pemikir yang berkontribusi nyata bagi negara.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *