Babinsa Potowaiburu Ajak Warga Cegah Karhutla Lewat Komunikasi Sosial
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 41 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mimika – Babinsa Pos Ramil Potowaiburu Kodim 1710/Mimika, Kopka Arisoi, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui komunikasi sosial di Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (25/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kopka Arisoi menjalin silaturahmi dengan warga sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dari risiko kebakaran.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar hutan ketika membuka lahan maupun membakar sampah secara sembarangan.
Imbauan itu menekankan pentingnya pencegahan sejak dini, terutama ketika kondisi musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran dan memperbesar potensi penyebaran api.
Melalui komunikasi sosial atau Komsos, Babinsa berupaya membangun kepedulian warga terhadap lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengantisipasi potensi karhutla di Distrik Mimika Barat Jauh.
Pembakaran Lahan dan Sampah Perlu Diwaspadai
Kebiasaan membakar lahan untuk membuka area baru maupun membakar sampah tanpa pengawasan dapat memicu kebakaran, terutama ketika vegetasi mengering dan kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.
Karena itu, Kopka Arisoi mengingatkan warga agar menghindari tindakan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar, sehingga warga dapat mengenali potensi bahaya dan mengambil langkah pencegahan lebih awal.
Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat karena aktivitas sehari-hari di sekitar kawasan hutan dan lahan dapat memengaruhi risiko munculnya api.
Selain menghindari pembakaran sembarangan, kepedulian terhadap kondisi lingkungan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kawasan tetap aman.
Meski demikian, keterangan kegiatan tersebut belum memuat data mengenai jumlah titik kebakaran, luas kawasan rawan, maupun kejadian karhutla yang tercatat di Distrik Mimika Barat Jauh.
Informasi tersebut diperlukan untuk menggambarkan tingkat risiko kebakaran secara lebih terukur di wilayah setempat.
Oleh karena itu, imbauan Babinsa dalam kegiatan Komsos ini berfokus pada langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat, bukan pada penanganan kejadian kebakaran tertentu.
Komsos Perkuat Hubungan TNI dan Masyarakat
Komunikasi sosial menjadi salah satu sarana Babinsa untuk berinteraksi dengan warga sekaligus menyampaikan pesan terkait keamanan dan kondisi lingkungan di wilayah binaan.
Dalam kegiatan di Distrik Mimika Barat Jauh, Kopka Arisoi memanfaatkan silaturahmi untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah karhutla.
Pendekatan tersebut menempatkan warga sebagai bagian penting dalam menjaga lingkungan, mengingat pencegahan kebakaran membutuhkan perhatian bersama.
Selain itu, hubungan yang baik antara aparat kewilayahan dan masyarakat dapat mendukung penyampaian informasi mengenai potensi gangguan lingkungan.
Namun, keterangan yang tersedia belum merinci jumlah warga yang mengikuti kegiatan, lokasi pertemuan secara spesifik, maupun tindak lanjut setelah penyampaian imbauan.
Meski begitu, kegiatan Komsos tersebut menunjukkan upaya Babinsa menggabungkan pembinaan wilayah dengan penyampaian pesan pencegahan kebakaran.
Melalui pendekatan langsung, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menghindari pembakaran yang berisiko memicu karhutla.
Pada saat yang sama, kewaspadaan warga perlu berjalan bersama kepedulian terhadap kelestarian lingkungan agar risiko kebakaran dapat ditekan.
Kopka Arisoi berharap kegiatan tersebut mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan lingkungan di Distrik Mimika Barat Jauh.
Dengan demikian, silaturahmi melalui Komsos tidak hanya memperkuat komunikasi antara Babinsa dan warga, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan pesan pencegahan karhutla secara langsung.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

