Jembatan Garuda Rampung, Warga Jimbi Siap Jaga Infrastruktur
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- print Cetak

Mimika – Jembatan Garuda di Kampung Jimbi, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, rampung setelah masyarakat bergotong royong bersama prajurit TNI.
Koramil 1710-03/Kuala Kencana kemudian menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus syukuran bersama masyarakat, Jumat (11/9/2026).
Danramil 1710-03/Kuala Kencana Kapten Inf Agustinus Samba Palangiran memimpin langsung kegiatan tersebut bersama masyarakat Kampung Jimbi.
Syukuran tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi kepada warga yang turut mendukung pembangunan Jembatan Garuda hingga selesai.
Agustinus juga menyampaikan terima kasih kepada aparat kampung, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang berperan dalam proses pembangunan.
“Atas nama Koramil 1710-03/Kuala Kencana dan mewakili Bapak Dandim 1710/Mimika, saya mengucapkan terima kasih,” kata Agustinus.
Ia menilai semangat gotong royong masyarakat bersama prajurit membantu kelancaran pembangunan jembatan tersebut.
“Berkat kebersamaan kita, dalam waktu sekitar satu bulan lebih Jembatan Garuda dapat selesai dibangun dengan baik, aman, dan lancar,” ujarnya.
Membuka Akses dan Mendorong Ekonomi Warga
Agustinus menjelaskan, Jembatan Garuda menjadi bagian dari program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas wilayah.
Menurutnya, keberadaan jembatan dapat menghubungkan daerah, kota, dan kampung sehingga masyarakat memperoleh akses mobilitas yang lebih mudah.
Selain itu, akses tersebut dapat mendukung aktivitas warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menjalankan kegiatan ekonomi.
Jembatan itu juga diharapkan memperlancar perdagangan dan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Kampung Jimbi.
Selanjutnya, kemudahan konektivitas dapat mendukung sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.
Dengan akses yang semakin terbuka, masyarakat dapat memanfaatkan infrastruktur tersebut untuk menunjang berbagai kebutuhan secara lebih efektif.
Agustinus menegaskan, pembangunan jembatan juga mencerminkan kehadiran negara dan TNI dalam membantu kebutuhan masyarakat.
“Jembatan ini adalah wujud nyata kehadiran negara dan TNI di tengah masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, ia berharap masyarakat memanfaatkan Jembatan Garuda sekaligus menjaga keberadaannya agar manfaatnya berlangsung dalam jangka panjang.
“Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga dan menjadi pendorong kemajuan Kampung Jimbi,” katanya.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut turut mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.
Warga Berkomitmen Merawat Jembatan
Perwakilan masyarakat Kampung Jimbi menyambut rampungnya pembangunan Jembatan Garuda dengan rasa syukur dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak.
Menurutnya, jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.
“Kami sangat bersyukur karena Jembatan Garuda kini telah selesai dibangun,” ungkap tokoh masyarakat tersebut.
Ia mengatakan, jembatan juga membantu memperlancar pengangkutan hasil pertanian serta pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Karena itu, masyarakat menilai keberadaan Jembatan Garuda memberikan kemudahan yang sebelumnya dibutuhkan warga dalam menjalankan aktivitas.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden, Kodim 1710/Mimika, Koramil 1710-03/Kuala Kencana, dan seluruh prajurit,” katanya.
Menurutnya, sinergi prajurit TNI dan masyarakat turut mendukung penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.
Masyarakat Kampung Jimbi kemudian menyatakan komitmennya untuk menjaga serta merawat Jembatan Garuda secara bersama-sama.
“Kami siap menjaga dan merawat jembatan ini agar manfaatnya tetap dirasakan oleh generasi mendatang,” pungkasnya.
Dengan rampungnya Jembatan Garuda, masyarakat Kampung Jimbi kini memiliki akses penghubung yang diharapkan mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

