Babinsa Cireundeu Dukung Penilaian Lomba Sekolah Sehat Provinsi Banten
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Senin, 14 Sep 2026
- print Cetak

Tangerang Selatan – Babinsa Cireundeu Koramil 05/Ciputat mendukung penilaian Lomba Sekolah Sehat jenjang SMA tingkat Provinsi Banten 2026.
Kegiatan berlangsung di SMAN 8 Kota Tangerang Selatan, Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Senin (14/9/2026).
Sertu Mu’ajat Sujana menghadiri kegiatan tersebut mewakili Danramil 05/Ciputat sebagai bentuk dukungan TNI terhadap pembinaan lingkungan pendidikan.
Penilaian tersebut melibatkan Tim Penilai LSS Provinsi Banten bersama unsur pemerintah daerah, sekolah, TNI-Polri, dan masyarakat.
Kehadiran Babinsa memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong lingkungan sekolah yang sehat, bersih, aman, dan nyaman.
Program tersebut juga menempatkan kondisi lingkungan sekolah sebagai bagian penting dalam mendukung kesehatan serta aktivitas belajar siswa.
Kegiatan menghadirkan Maria, S.Pd., M.Pd., dari Biro Kesra Provinsi Banten yang mewakili Ketua TP PKK Provinsi Banten.
Plt. Kepala SMAN 8 Kota Tangerang Selatan Yanto, S.Pd., M.M., turut hadir bersama jajaran sekolah dan unsur terkait.
Perwakilan Pengawas SMA Kota Tangerang Selatan serta unsur Kelurahan Cireundeu juga mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Penilaian Menyasar Fasilitas dan Lingkungan Sekolah
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan kepala sekolah.
Pihak sekolah kemudian menyampaikan profil SMAN 8 Kota Tangerang Selatan kepada Tim Penilai LSS Provinsi Banten.
Selanjutnya, Ketua Tim Penilai menyampaikan sambutan sebelum proses penilaian terhadap lingkungan dan fasilitas sekolah berlangsung.
Dalam rangkaian tersebut, pihak terkait juga menyerahkan bantuan beasiswa kepada siswa.
Tim Penilai kemudian melakukan pemeriksaan terhadap berbagai fasilitas yang mendukung penerapan lingkungan sekolah sehat.
Pemeriksaan mencakup aula, ruang bimbingan konseling, ruang pembina dan kesiswaan, serta ruang kelas.
Selanjutnya, tim memeriksa toilet siswa, laboratorium IPA, perpustakaan, ruang piket, taman, dan ruang UKS.
Penilaian juga mencakup musholla, kantin, ruang guru, ruang tata usaha, hingga ruang kepala sekolah.
“Sehat, bersih, aman, dan nyaman” menjadi unsur penting dalam pembinaan lingkungan pendidikan melalui kegiatan Lomba Sekolah Sehat.
Melalui penilaian tersebut, tim dapat melihat berbagai aspek lingkungan sekolah yang berkaitan dengan penerapan budaya hidup sehat.
Kegiatan ini juga mendorong pihak sekolah untuk terus memperhatikan fasilitas yang menunjang kesehatan warga sekolah.
Selain itu, keterlibatan berbagai unsur memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
Sinergi Dukung Budaya Hidup Sehat
Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat.
Pada saat yang sama, sinergi tersebut memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat.
Lingkungan sekolah yang terjaga dapat memberikan ruang yang lebih nyaman bagi siswa dalam menjalankan kegiatan pendidikan.
Karena itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat perlu menjadi kebiasaan seluruh warga sekolah.
Lomba Sekolah Sehat tidak hanya menilai fasilitas, tetapi juga mendorong perhatian berkelanjutan terhadap lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak diharapkan semakin aktif menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Upaya itu pada akhirnya dapat mendukung kualitas kesehatan siswa sekaligus menunjang kelancaran proses belajar mengajar.
Kegiatan penilaian LSS tingkat Provinsi Banten 2026 di SMAN 8 Kota Tangerang Selatan berlangsung dengan dukungan berbagai unsur secara terpadu.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

