Rise The Ranger 2 Cetak Rekor MURI, 1.397 Peserta Ikuti Kompetisi Siber

Jakarta – Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026 mencatat rekor MURI setelah menarik 1.397 peserta dalam kompetisi keamanan siber di Mabes TNI. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menutup...

-AA+

Jakarta – Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026 mencatat rekor MURI setelah menarik 1.397 peserta dalam kompetisi keamanan siber di Mabes TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menutup kompetisi tersebut melalui Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat, Senin, 24 Agustus 2026.

Penutupan berlangsung di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, setelah kompetisi berjalan selama dua hari.

Panitia menggelar kompetisi pada 23 hingga 24 Agustus 2026 dengan melibatkan peserta dari kategori umum dan mahasiswa.

Antusiasme peserta terlihat dari 638 tim yang mendaftar, sedangkan 543 tim mengikuti seluruh kategori perlombaan.

Advertisement

Secara keseluruhan, penyelenggara mencatat 1.397 peserta terdaftar dalam ajang kompetisi keamanan siber tersebut.

Peserta Terbanyak Antar Kompetisi Siber

Capaian tersebut mengantarkan Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026 meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

MURI memberikan penghargaan dengan kategori “Kompetisi Keamanan Cyber dengan Peserta Terbanyak”.

Direktur Marketing MURI Awan Rahargo menyerahkan penghargaan tersebut dalam rangkaian penutupan kompetisi.

Panglima TNI melalui amanat yang dibacakan Askomlek menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perkembangan ancaman di ruang siber.

“Patut disadari bahwa menguasai teknologi dan menjaga ruang Siber tidak semudah membalik telapak tangan,” ujar Agus.

Menurut Panglima TNI, penguasaan teknologi membutuhkan kerja keras, konsistensi, dan dedikasi untuk menghadapi perubahan ancaman.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman modern tidak hanya menyasar infrastruktur jaringan, tetapi turut memengaruhi cara berpikir dan persepsi manusia.

“Terlebih saat ini, kita berada di era kognitif warfare,” kata Agus dalam amanatnya.

Karena itu, kompetisi keamanan siber memiliki peran penting untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun kesiapan menghadapi ancaman yang semakin kompleks.

Pilihan Editor :  Kunjungan Ketum LSM LPPAS RI Dalam Undangan Acara Pelantikan Presiden, Dan Wakil Presiden 2024-2029

Universitas Indonesia Raih Juara Attack Defense

Pada kategori umum, OozmaKappa meraih juara pertama Attack Defense dalam Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026.

Sementara itu, unsigned long long memenangkan juara pertama Digital Forensik dan Patient Zero menjadi juara pertama Incident Response.

Pada kategori mahasiswa, leftshots dari Universitas Indonesia meraih juara pertama Attack Defense.

Kemudian, TelSec – lord have mercy on us dari Universitas Telkom memenangkan juara pertama Digital Forensik.

Adapun Sandi Cygnus dari Politeknik Siber dan Sandi Negara meraih juara pertama Incident Response.

Kompetisi tersebut tidak hanya menjadi arena persaingan antarpeserta, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kemampuan menghadapi berbagai persoalan keamanan siber.

Selain itu, penyelenggaraan ajang tersebut membantu menjaring talenta potensial yang dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang siber.

Perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut peningkatan kemampuan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi dinamika ancaman digital.

Melalui kompetisi seperti Rise The Ranger 2, peserta memperoleh ruang untuk menguji kemampuan, mengembangkan strategi, serta meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan keamanan siber.

Penyelenggaraan kompetisi dengan jumlah peserta yang besar sekaligus menunjukkan tingginya minat terhadap pengembangan kompetensi keamanan siber di Indonesia.

TNI mendorong penguatan kemampuan tersebut sebagai bagian dari kesiapan menghadapi ancaman yang berkembang di ruang siber dan lingkungan strategis.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti