Indonesia Koleksi Sembilan Emas di Kejuaraan Taekwondo Asia

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Kontingen Indonesia mengumpulkan sembilan medali emas dalam 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026). Tambahan...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Kontingen Indonesia mengumpulkan sembilan medali emas dalam 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026). Tambahan emas dari nomor kyorugi memperkokoh dominasi Merah Putih setelah sebelumnya tim poomsae merebut gelar juara umum.

Muhammad Raihan Fadhila menjadi salah satu penyumbang medali emas melalui nomor kyorugi putra kelas Under 80 kilogram.

Atlet pelatnas tersebut mengalahkan taekwondoin India Akshay Hooda dengan skor 2-0 pada partai final.

Kemenangan itu mengukuhkan Raihan sebagai juara sekaligus menambah perolehan emas Indonesia pada ajang bertaraf G2 World Taekwondo.

Kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pengumpulan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Keberhasilan Raihan memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan taekwondo Asia sekaligus membuka peluang menambah prestasi pada nomor lainnya.

Raihan Tampil Konsisten Hingga Final

Raihan menunjukkan performa meyakinkan sejak babak awal pertandingan.

Ia lebih dulu menyingkirkan taekwondoin Kazakhstan Aburakhmon Maripov dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut sekaligus membalas kekalahan dua wakil Indonesia, Arya Danu Susilo dan I Nyoman Narayana Divta, yang sebelumnya menghadapi Maripov.

Raihan kemudian menjaga konsistensi penampilannya hingga partai final.

Ia mengendalikan jalannya pertandingan dan memastikan kemenangan dua ronde langsung atas Akshay Hooda.

“Alhamdullillah bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Sejak awal saya sudah optimistis bisa meraih kemenangan di sini. Ini laga final yang sangat berkesan karena bisa naik podium di hadapan supporter sendiri,” kata Raihan usai pertandingan.

Raihan menilai dukungan penonton memberikan tambahan motivasi sepanjang pertandingan.

Pilihan Editor :  Lanal Nias Matangkan Transisi Kepemimpinan, Jelang Sertijab

Ia juga berharap prestasi tersebut menjadi awal untuk meraih hasil lebih baik pada kejuaraan internasional berikutnya.

Indonesia Tambah Emas dan Pimpin Persaingan

Selain Raihan, Indonesia juga mencatat prestasi melalui nomor kyorugi putri kelas 57 kilogram.

Aqila Ramadani asal Jawa Barat meraih medali emas setelah mengalahkan atlet pelatnas Silvana Lamanda dengan skor 2-0 pada partai final.

Sementara itu, tim poomsae Indonesia terus mempertahankan dominasinya sepanjang kejuaraan.

Keberhasilan tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai kontingen paling produktif pada ajang tersebut.

Hingga Senin (3/8/2026), Indonesia mengoleksi 27 medali yang terdiri atas sembilan emas, lima perak, dan 13 perunggu.

Panitia masih mempertandingkan nomor kyorugi hingga Rabu (5/8/2026).

Karena itu, Indonesia masih memiliki peluang menambah koleksi medali melalui sejumlah atlet yang belum menjalani pertandingan.

Muhammad Bassam Raihan menjadi salah satu atlet yang akan memperkuat Indonesia pada pertandingan berikutnya.

Kontingen Indonesia berharap tren positif tersebut terus berlanjut sehingga mampu memperbesar peluang mempertahankan dominasi hingga akhir kejuaraan.

Capaian sementara itu memperlihatkan keberhasilan pembinaan atlet nasional sekaligus mempertegas daya saing Indonesia pada level taekwondo internasional.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *