SPMB SMPN 9 Kota Bekasi Berjalan Lancar, Sekolah Minta Orang Tua Proaktif

BEKASI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 9 Kota Bekasi hingga memasuki tahap berjalan dilaporkan berlangsung lancar tanpa kendala signifikan. Pihak sekolah menyebut seluruh...

SPMB SMPN 9 Kota Bekasi Berjalan Lancar, Sekolah Minta Orang Tua Proaktif – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

BEKASI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 9 Kota Bekasi hingga memasuki tahap berjalan dilaporkan berlangsung lancar tanpa kendala signifikan.

Pihak sekolah menyebut seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai jadwal dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Bekasi, termasuk dukungan infrastruktur jaringan internet yang dinilai stabil selama proses berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala SMPN 9 Kota Bekasi Bidang Hubungan Masyarakat dan Sarana Prasarana, Syahruddin, S.Pd., saat ditemui di lingkungan sekolah, Senin (22/6/2026).

Menurut Syahruddin, sejauh ini pihak sekolah belum menemukan hambatan berarti yang berpotensi mengganggu jalannya proses SPMB.

Salah satu faktor yang kerap menjadi kendala dalam sistem pendaftaran berbasis daring, yakni gangguan jaringan internet, juga disebut tidak terjadi di SMPN 9 Kota Bekasi.

“Kalau untuk SPMB di SMPN 9 Kota Bekasi terkait dengan kendala, sampai dengan saat ini alhamdulillah tidak ada. Semua berjalan baik. Kendala biasanya di internet, tetapi kebetulan di sekolah kami untuk internet aman sampai hari ini,” ujarnya.

Pelaksanaan SPMB tahun ini menjadi salah satu agenda penting di sektor pendidikan Kota Bekasi karena menyangkut proses seleksi dan penerimaan peserta didik baru pada jenjang sekolah negeri.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kota Bekasi sebelumnya telah menetapkan mekanisme, jadwal, serta petunjuk teknis yang menjadi pedoman bagi sekolah dan masyarakat selama proses penerimaan berlangsung.

Syahruddin menjelaskan, upaya sosialisasi telah dilakukan jauh sebelum tahapan pendaftaran dimulai.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi, kata dia, telah mengundang para kepala sekolah tingkat SD dan SMP untuk mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme SPMB.

Pilihan Editor :  Sense Laundry Bekasi Buang Air ke Selokan, Pak RT : Kata Mereka Sudah Aman

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada siswa, orang tua, dan masyarakat melalui masing-masing satuan pendidikan.

Langkah sosialisasi tersebut dinilai penting guna meminimalkan kesalahan informasi yang dapat berujung pada keterlambatan pendaftaran maupun ketidaksesuaian berkas administrasi calon peserta didik.

“Dinas Pendidikan sudah melakukan sosialisasi kepada kepala SD dan kepala SMP di wilayah Kecamatan Jatiasih. Saya rasa informasi itu juga sudah disampaikan kepada orang tua oleh guru-guru di sekolah dasar masing-masing,” katanya.

Pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan peserta didik baru dilakukan secara terbuka dan mengacu pada ketentuan resmi yang berlaku.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan setiap tahapan yang telah diumumkan, mulai dari pra-pendaftaran, pendaftaran, verifikasi data, hingga pengumuman hasil seleksi.

Syahruddin mengatakan jadwal dan mekanisme pelaksanaan telah dipublikasikan secara luas melalui berbagai saluran informasi.

Oleh sebab itu, calon peserta didik maupun orang tua diharapkan aktif mencari informasi agar tidak tertinggal dalam mengikuti proses yang telah ditentukan.

Sekolah Akui Masih Ada Keluhan Orang Tua

Meski secara umum pelaksanaan SPMB berjalan lancar, pihak SMPN 9 Kota Bekasi mengakui masih terdapat sejumlah orang tua yang menyampaikan keluhan atau merasa belum puas terhadap pelayanan yang diberikan selama proses penerimaan berlangsung.

Menurut Syahruddin, kondisi tersebut tidak sepenuhnya dapat dihindari mengingat tingginya antusiasme masyarakat dan beragamnya pemahaman orang tua terhadap mekanisme SPMB.

Namun demikian, pihak sekolah berkomitmen terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman selama proses penerimaan peserta didik baru.

Pilihan Editor :  Pansus 8 Hapus Angka Tetap Modal BUMD

“Kalaupun ada beberapa orang tua yang tidak puas dengan pelayanan, mungkin itu menjadi kekurangan dari kami. Namun kami akan terus berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau para orang tua agar tidak bersikap pasif ketika menemukan informasi yang dianggap kurang jelas.

Menurutnya, panitia SPMB dan pihak sekolah membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan terkait prosedur maupun persyaratan pendaftaran.

“Orang tua juga harus proaktif, jangan pasif. Jika ada informasi yang belum dipahami, silakan bertanya kepada pihak sekolah atau panitia agar tidak terjadi kesalahpahaman,” katanya.

Dengan masih berlangsungnya tahapan SPMB di berbagai sekolah negeri Kota Bekasi, SMPN 9 Kota Bekasi berharap seluruh proses dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Sekolah juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan saluran informasi resmi agar memperoleh informasi yang akurat serta menghindari kesalahan persepsi yang berpotensi menghambat proses pendaftaran calon peserta didik baru.**/Frm

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *