Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan: Batalyon B Pelopor PMJ Turunkan Dapur Lapangan Pasca Kebakaran Kemayoran
Jakarta, 2 Juni 2026 – Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggelar dapur lapangan dan menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran. Aparat bergerak cepat merespons dampak...

Jakarta, 2 Juni 2026 – Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggelar dapur lapangan dan menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran.
Aparat bergerak cepat merespons dampak kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya. Personel fokus memenuhi kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian.
Kegiatan berlangsung pada Selasa di kawasan terdampak. Brimob mendistribusikan bantuan langsung kepada warga yang masih bertahan di posko.
Sebanyak 200 kotak makanan siap saji dibagikan kepada pengungsi. Petugas menyasar tenda-tenda darurat untuk memastikan distribusi merata.
Selain makanan siap saji, petugas menyalurkan bantuan logistik. Bantuan berasal dari Kapolda Metro Jaya untuk mendukung kebutuhan korban.
Rinciannya mencakup sembilan karung beras masing-masing 50 kilogram. Petugas juga menyalurkan 25 dus air mineral serta makanan ringan.
Langkah tersebut menindaklanjuti arahan Dansat Brimob Kombes Henik Maryanto. Ia menekankan pentingnya kehadiran cepat aparat di tengah masyarakat.
“Brimob harus hadir membantu masyarakat yang mengalami musibah,” ujar Henik Maryanto dalam keterangannya.
Selain distribusi bantuan, personel mendirikan posko siaga. Posko berfungsi mendukung pengamanan dan penanganan pascakebakaran.
Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Koordinasi ini memastikan penanganan berjalan efektif dan terarah.
Kebakaran yang terjadi pada Senin malam berdampak luas. Api menghanguskan ratusan bangunan di kawasan padat penduduk tersebut.
Data sementara mencatat 304 bangunan terdampak kebakaran. Selain itu, 354 kepala keluarga atau 679 jiwa terdampak langsung.
Para korban kini menempati posko pengungsian. Pemerintah daerah menyediakan fasilitas darurat untuk kebutuhan dasar warga.
Komitmen Kemanusiaan dan Pemulihan Warga
Danyon B Pelopor Kompol Eko Supriyanto menegaskan komitmen pengabdian personel. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai implementasi nilai kemanusiaan.
“Motto ‘Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan’ kami wujudkan dalam tindakan nyata,” ujar Eko Supriyanto.
Ia menjelaskan bahwa personel fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar korban. Selain itu, aparat menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Kehadiran Brimob juga memberikan dukungan moral kepada warga. Bantuan langsung memperkuat semangat korban dalam menghadapi situasi sulit.
Selain itu, aparat memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran. Pengawasan dilakukan untuk mencegah ketimpangan penyaluran.
Personel juga menjaga keamanan lingkungan pengungsian. Langkah ini mencegah potensi gangguan selama masa penanganan bencana.
Kegiatan ini menunjukkan peran aktif Polri dalam misi kemanusiaan. Aparat hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga pelayan masyarakat.
Brimob terus memantau perkembangan kondisi di lokasi. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan warga terdampak.
Dengan langkah cepat ini, aparat memperkuat kepercayaan publik. Kehadiran negara terasa nyata di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Upaya kemanusiaan ini diharapkan meringankan beban korban. Selain itu, bantuan tersebut mempercepat pemulihan kehidupan warga pascakebakaran.









